BolaSkor.com - Piala Dunia 2022 menjadi edisi ke-22 dalam sejarah turnamen dan mencatatkan tonggak penting sebagai pertama yang digelar di kawasan Timur Tengah.
Untuk edisi ini, Qatar menjadi tuan rumah ajang terbesar sepak bola dunia yang berlangsung dari 20 November hingga 18 Desember 2022. Sebanyak 32 negara ambil bagian dalam turnamen yang dimainkan di delapan stadion.
Baca Juga:
Kilas Balik Piala Dunia 2018: Kejayaan Bocah Bernama Kylian Mbappe dan Debut VAR
Kilas Balik Piala Dunia 2014: Tragedi Mineirazo, Gol Ikonik Van Persie, Gelar Keempat Jerman
Kilas Balik Piala Dunia 2010: Fenomena Lagu Waka Waka dan Sejarah Sepak Bola Spanyol

Sejak pertandingan pertama hingga laga penutup, Piala Dunia 2022 menghadirkan banyak kejutan yang membuat para penggila sepak bola di seluruh dunia terus terpaku pada setiap pertandingan.
Kejutan Sejak Fase Grup
Babak grup langsung menyajikan hasil-hasil yang sulit diprediksi. Sejumlah tim unggulan, khususnya dari Eropa dan Amerika Selatan, dibuat kerepotan oleh wakil-wakil Asia dan Afrika.
Salah satu kejutan terbesar terjadi pada hari-hari awal turnamen ketika Argentina secara mengejutkan kalah 1-2 dari Arab Saudi.
Meski Lionel Messi sempat membawa timnya unggul lewat penalti, Argentina gagal mempertahankan keunggulan dan harus mengawali turnamen dengan hasil yang mengejutkan.

Sehari kemudian, giliran Jerman yang merasakan pahitnya kejutan Piala Dunia. Juara dunia empat kali itu tumbang 1-2 di tangan Jepang. Kekalahan tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Jerman kembali gagal lolos dari fase grup setelah hanya mampu finis di posisi ketiga grup.
Kejutan tidak berhenti di situ. Belgia dan Uruguay, dua tim yang diprediksi mampu melangkah jauh, juga harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat setelah gagal menembus babak 16 besar.
Namun jika berbicara tentang kisah paling mengejutkan di Qatar, nama Maroko tentu tidak bisa dilewatkan.
Tim asal Afrika Utara itu tampil luar biasa dengan menjuarai Grup F, mengungguli Kroasia, Belgia, dan Kanada. Perjalanan mereka kemudian berlanjut dengan menyingkirkan Spanyol dan Portugal secara beruntun di fase gugur.
Keberhasilan tersebut mengantarkan Maroko menjadi negara Afrika pertama yang mampu mencapai semifinal Piala Dunia. Sebelumnya, pencapaian terbaik wakil Afrika hanya sampai perempat final, yang pernah diraih Kamerun pada 1990, Senegal (2002), dan Ghana (2010).
Final Spektakuler

Semua drama yang tersaji sepanjang turnamen mencapai puncaknya pada laga final antara Argentina dan Prancis. Pertandingan yang hingga kini banyak dianggap sebagai salah satu final terbaik dalam sejarah Piala Dunia.
Final itu juga menjadi panggung persaingan dua bintang besar, Lionel Messi dan Kylian Mbappe, yang sama-sama memburu Sepatu Emas. Menjelang partai puncak, keduanya telah mengoleksi lima gol, sementara Olivier Giroud dan Julian Álvarez membuntuti dengan empat gol.
Di laga puncak, Argentina sempat unggul 2-0 lewat gol Lionel Messi dari titik penalti dan tembakan Angel di Maria.
Namun, Kylian Mbappe menipiskan selisih setelah mencetak gol penalti pada menit ke-79. Kurang dari satu menit kemudian, Mbappe kembali mencetak gol yang membuat pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Pada babak perpanjangan, Messi menambah satu gol di menit ke-107, yang kemudian dibalas Kylian Mbappe pada menit ke-117 melalui eksekusi penalti.
Skor 3-3 bertahan dan pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Empat penendang Argentina; Lionel Messi Paulo Dybala, Leandro Paredes, dan Gonzalo Montiel sukses menjalankan tugasnya.
Di kubu Prancis hanya Kylian Mbappe dan Randal Kolo Muani yang sukses, sedangkan Kingsley Coman dan Aurelien Tchouameni gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor.
Argentina unggul 4-2 di babak adu penalti, sekaligus mengakhiri penantian selama 36 tahun, sejak Diego Maradona membawa mereka juara di Meksiko 1986.
Piala Dunia 2022
- Juara: Argentina
- Runner-Up: Prancis
- Peringkat Ketiga: Kroasia
- Peringkat Keempat: Maroko
- Jumlah Pertandingan: 64
- Jumlah Gol: 172
- Pencetak Gol Terbanyak: Kylian Mbappe (Prancis, 8 gol)
- Pemain Terbaik: Lionel Messi (Argentina)
- Pemain Muda Terbaik: Enzo Fernandez (Argentina)
- Kiper Terbaik: Emiliano Martínez (Argentina)
- Fair Play Award: Inggris