BolaSkor.com - Piala Dunia sudah dimulai sejak 1938 yang notabene sudah berusia 88 tahun. Setiap edisi Piala Dunia memiliki ceritanya masing-masing.
Akan tapi dari banyaknya edisi Piala Dunia yang berkesan di hati dan benak pikiran fans, Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan paling berkesan.
Dimulai dari atmosfer yang dibangun jelang Piala Dunia hingga lagu resmi yang mendunia, seperti "Waka Waka" hingga drama yang terjadi selama turnamen termasuk Uruguay yang menembus semifinal.
Baca Juga:
Skuad Spanyol Punya Keterikatan Kuat, Berambisi Memenangi Piala Dunia 2026
5 Pemain dari Klub ASEAN yang Akan Tampil di Piala Dunia 2026, Dua Berkaitan dengan Persib
Kabar Piala Dunia 2026: Wesley Cedera, Brasil Panggil Gelandang Baru Manchester United
Puncak dari Piala Dunia 2010 adalah kejayaan Spanyol yang menahbiskan mereka sebagai tim terbaik dunia, juga mendefinisikan era sepak bola Spanyol.
Afrika dan Waka Waka
Piala Dunia edisi ke-19 itu pertama kali dihelat di Benua Afrika dan Afrika Selatan (Afsel) terpilih sebagai tuan rumah.
32 tim berpatisipasi dengan Eropa (UEFA) mengirim perwakilan terbanyak. Berikut 32 tim di Piala Dunia 2010:
- Afrika (CAF): Afrika Selatan (Tuan Rumah), Aljazair, Ghana, Pantai Gading, Nigeria, Kamerun.
- Asia (AFC): Australia, Jepang, Korea Utara, Korea Selatan.
- Eropa (UEFA): Belanda, Denmark, Inggris, Jerman, Italia, Prancis, Portugal, Serbia, Slowakia, Slovenia, Spanyol, Swiss, Yunani.
- Amerika Utara dan Tengah (CONCACAF): Amerika Serikat, Honduras, Meksiko.
- Amerika Selatan (CONMEBOL): Argentina, Brasil, Cile, Paraguay, Uruguay.
- Oseania (OFC): Selandia Baru.
Terpilihnya Afsel sebagai tuan rumah menjadi semakin menarik dengan adanya hiburan dari suporter tuan rumah, seperti Vuvuzuela yang ikonik.
Vuvuzuela sejatinya trompet biasa yang biasa digunakan fans Afsel untuk mendukung timnas, tetapi saat digunakan di turnamen, suara dari Vuvuzuela sangat bising hingga terdengar yang menonton dari layar televisi.
Vuvuzuela bukan satu-satunya momen yang dikenang dari Piala Dunia 2010 melainkan lagu ikonik "Waka Waka" yang dinyanyikan diva asal Kolombia, Shakira.
16 tahun berlalu, pengamatan dari BolaSkor.com melihat video Waka Waka Shakira telah disaksikan oleh 4,5 miliar penonton di YouTube.
"Hingga hari ini, banyak yang masih menganggapnya sebagai lagu Piala Dunia paling sukses sepanjang masa. Di forum musik, banyak pendengar percaya bahwa belum ada lagu yang benar-benar melampaui pengaruh Waka Waka," demikian tulisan di Vietnam News Portal.
Era Sepak Bola Spanyol
Akan tapi dari segala pembicaraan mengenai Piala Dunia 2010, tidak ada yang membantah apabila di tahun tersebut Spanyol mendefinisikan era sepak bola dunia.
Sukses memenangi Euro 2008 di era Luis Aragones saat menang 1-0 di final melawan Jerman asuhan Joachim Low.
Sepak bola Spanyol mencapai puncak pada Piala Dunia 2010. Melanjutkan pekerjaan Aragones, Vicente del Bosque mempersembahkan titel Piala Dunia pertama sepanjang masa untuk Spanyol.
Spanyol memuncaki grup H Piala Dunia 2010 yang berisikan Swiss, Chile, dan Honduras. Dalam perjalanan menuju final, di fase gugur, menyingkirkan Portugal (1-0), Paraguay (1-0), Jerman (1-0).
Di final yang dihelat di Soccer City, Johannesburg, dua tim yang belum pernah menjadi juara dunia: Belanda dan Spanyol bertemu.
Pertandingan berjalan ketat di antara kedua tim. Spanyol mendominasi permainan tetapi menemui kesulitan menerobos permainan terorganisir Belanda asuhan Bert vam Marwijk.
Di tengah dua gelandang jangkar, Nigel de Jong dan Mark van Bommel, sulit ditembus. Belanda juga menyimpan bahaya melalui serangan balik yang diorkestrai Wesley Sneijder, serta eksistensi Arjen Robben dan Robin van Persie di lini depan.
Laga terus berjalan hingga babak tambahan dan di momen tersebut Andres Iniesta menjadi pahlawan Spanyol melalui golnya di menit 116.
Belanda punya peluang emas melalui Robben, tetapi Iker Casillas, kiper sekaligus kapten Spanyol, berada dalam kondisi prima dan menepis peluang emas tersebut.
Skor 1-0 bertahan hingga akhir laga dan Spanyol juara Piala Dunia untuk kali pertama.
Kemenangan itu menahbiskan Spanyol sebagai tim terbaik dunia. Terkenal dengan kombinasi permainan tiki taka khas Barcelona, juga dengan kualitas serta pengalaman dari bintang lainnya seperti Sergio Ramos, Xabi Alonso, Cesc Fabregas, dan Fernando Torres.
Spanyol meraihnya usai memenangi Euro 2008 dan empat tahun setelahnya, dua tahun setelah Piala Dunia, La Roja mempertahankan titel Euro di ajang Euro 2012.