Sejak pluit kick-off berbunyi kedua tim langsung bermain dalam tempo tinggi. Baik Arsenal maupun Bayern bermain terbuka sehingga pertandingan berlangsung menarik. Dalam starting line-up, Arsene Wenger tidak mencantumkan nama Oliver Giroud yang sedang tersandung kasus perselingkuhan, posisinya digantikan oleh Yaya Sanogo. Meski bertindak sebagai tim tamu, peluang pertama pada laga ini dibuat sang juara bertahan saat laga belum genap tiga menit. Mendapat ruang tembak di depan kotak penalti, Toni Kroos melepas tendangan kaki kiri, bola meluncur deras ke pojok kiri atas gawang Arsenal namun Wojciech Sczezsny terbang untuk menepis bola, sehingga hanya menghasilkan sepak pojok bagi Bayern. Penalti! Menit tujuh wasit menunjuk titik putih setelah Jerome Boateng melanggar Mesut Ozil di dalam kotak terlarang. Ozil sendiri yang bertindak sebagai eksekutor, namun Manuel Neuer tampil gemilang dengan membaca arah bola ke tengah gawang. Meski terlanjur menjatuhkan diri ke kiri, tangan kanan kiper timnas Jerman ini masih sanggup menepis bola. Jual beli serangan terus terjadi, kedua kubu mengalirkan bola dengan cepat, dominan lewat umpan-umpan pedek. Die Roten cukup nyaman saat memegang bola dan lebih menguasai lini tengah. Namun rapatnya barisan pertahanan tuan rumah, membuat Bayern keram bermain melebar. Tanpa Franck Ribery, praktis serangan Bayern lebih banyak lewat sisi kanan tempat Arjen Robben beroperasi. Menit 23 Arsenal berpeluang membuka keunggulan. Menerima umpan jauh dari lini tengah, Alex Oxlade-Chamberlain menggunakan kecepatannya untuk menyongsong bola. Namun Neuer cepat keluar dari sarangnya untuk membuang bola. Petaka bagi Arsenal hadir saat babak pertama tersisa 10 menit. Robben lolos jebakan off-side saat menerima umpan terobosan. Gelandang serang asal Belanda ini sanggup mengejar bola dan mengontrolnya dengan satu sentuhan, namun lajunya dihentikan Szcz?sny. Wasit langsung menunjuk titik penalti dan mengeluarkan kartu merah lansung untuk Szcz?sny.Wenger terpaksa menarik Santi Cazorla dan memasukkan kiper pengganti, Lukasz Fabianski. Drama pun terjadi, David Alaba selaku eksekutor gagal menjalankan tugasnya, bola membentur tiang kanan gawang Arsenal. Hingga jeda skor tetap 0-0. Susunan Pemain Arsenal (4-2-3-1): Szcz?sny (GK), Sagna, Mertesacker (C), Koscielny, Gibbs (Monreal 31'), Wilshere, Özil, Oxlade-Chamberlain, Santi Cazorla (Fabianski 39'), Flamini, Sanogo. Bayern Munchen (4-1-4-1):Neuer (GK), Dante, Boateng, Lahm (C), Thiago Alcántara, Javi Martínez, Robben, Götze, Alaba, Kroos, Mandžuki?.
Dua Penalti, Satu Kartu Merah, Skor KacamataBabak I Arsenal vs Bayern Muenchen
BolaSkor - Rabu, 19 Februari 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 27 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Fleetwood vs Arsenal, Live di Sini!
Selasa, 27 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Fleetwood Town vs Arsenal: Rotasi Jadi Kunci
Minggu, 25 Oktober 2026
Klasemen Terbaru Premier League: Tottenham Salip Manchester United, Arsenal Tempel Manchester City
Sabtu, 24 Oktober 2026
Cara Menonton, Jadwal, dan Link Streaming Arsenal vs Everton, Live di Mana?
Sabtu, 24 Oktober 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Arsenal vs Everton: Tiga Poin di Depan Mata The Gunners
Jumat, 23 Oktober 2026
Gelandang Arsenal: Harry Kane Layak Dapat Penghargaan Ballon d'Or 2026
Kamis, 22 Oktober 2026
Hasil Liga Champions: Arsenal Tahan Bayern Munchen, Madrid dan Inter Tambah Tiga Poin
Rabu, 21 Oktober 2026
5 Hal Menarik yang Harus Diperhatikan dari Laga Bayern Munchen vs Arsenal
Rabu, 21 Oktober 2026
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Como vs Man United dan Bayern vs Arsenal Disiarkan TV
Rabu, 21 Oktober 2026
Superkomputer Prediksi Skor Bayern Munchen vs Arsenal: The Gunners Tersandung
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026