Belgia unggul 1-0 di babak pertama melalui gol Marouane Fellaini di menit ke-17. Radja Nainggolan kemudian menggandakannya di menit ke-51. Didier Drogba memperkecil ketertinggalan Pantai Gading di menit ke-74. Gol Max Gradel di detik-detik terakhir membuat skor berakhir imbang 2-2. Kedua peserta putaran final Piala Dunia 2014, Belgia dan Pantai Gading, jajal kekuatan pada laga uji coba. Pertandingan digelar di King Baudouin Stadium, Kamis (6/3) dini hari WIB. Belgia turun dengan formasi 4-5-1 di pertandingan ini dengan bertumpu pada Christian Benteke sendiri di lini serang. Sementara, sang bintang, Eden Hazard, tidak ditampilkan sejak awal. Adapun, Pantai Gading mengandalkan trio Salomon Kalou, gervinho, dan Giovanni Sio di lini depan dalam balutan formasi 4-3-3. Pertandingan secara keseluruhan di babak pertama berjalan seimbang. Pantai Gading sedikit lebih unggul dalam penguasaan bola dengan presentase 56 persen. Sementara, efektifitas serangan menjadi milik Belgia. Kevin Mirallas mengancam gawang Pantai Gading saat pertandingan berusia 14 menit. Sayang, tembakan kaki kanannya dari luar kotak penalti masih tinggi di atas mistar gawang. Namun, Belgia akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit ke-17. Berawal dari skema sepak pojok, Dries Mertens mengirim umpan ke dalam kotak penalti. Marouane Fellaini yang lolos dari penjagaan melepaskan tandukan dari jarak dekat dan gagal dihalau kiper Sayouba Mande. 1-0 Belgia unggul. Fellaini nyaris saja mencetak gol keduanya di pertandingan ini pada menit ke-37. Kembali berawal dari skema sepak pojok, kali ini tandukan gelandang asal Manchester United itu masih sedikit tinggi di atas mistar gawang Mande. Salomon Kalou memiliki kesempatan bagus menyamakan kedudukan di menit ke-44. Sayang, tembakan jarak dekat mantan pemain Chelsea itu masih melebar di sisi kanan gawang. Skor 1-0 bagi keunggulan Belgia bertahan hingga babak pertama usai. Meski sudah unggul satu gol di babak pertama, Belgia tak lantas bermain santai dan bertahan. Mereka justru meningkatkan tempo permainan dan mencoba mencari gol kedua. Alhasil, Belgia berhasil mencetak gol kedua pada menit ke-51. Memanfaatkan umpan Kevin De Bruyne, tembakan Radja 'Si Batak' Nainggolan dari sudut sempit di sisi kanan tak mampu dijangkau kiper Mande. 2-0 Belgia unggul. Pantai Gading berhasil memperkecil ketertinggalannya di menit ke-74. Memanfaatkan umpan silang Yaya Toure, sontekan kaki kanan Didier Drogba bersarang di pojok kanan gawang Courtois. Skor berubah menjadi 2-1. Belgia hampir saja menambah keunggulannya di menit ke-82. Dries Mertens meliuk-liuk dari sisi kiri pertahanan Pantai Gading dan kemudian melepaskan umpan silang. Nicolas Lombaerts menyambutnya dengan sontekan kaki kanan di depan gawang. Mande menepisnya dengan satu tangan. Pantai Gading berhasil menyamakan kedudukan saat pertandingan tinggal menyisakan waktu beberapa detik lagi. Tembakan kaki kiri Max Gradel dalam situasi tendangan bebas menembus jala Courtois. Skor 2-2 bertahan hingga pertandingan usai. Susunan Pemain: Belgia: Courtois;Alderweireld, Buyten, Kompany, Vertonghen; Witsel, De Bruyne, Fellaini, Mirallas, Mertens; Benteke. Pantai Gading: Mande; Boka, Toure, Zokora, Aurier; Tiote, Gervinho, Toure; Die, Sio, Kalou.
Dramatis! Pantai Gading Tahan Imbang BelgiaUji Coba Internasional
BolaSkor - Rabu, 05 Maret 2014
- #Belgia
- #Pantai Gading
- #Radja Nainggolan
- #Pantai Gading Ditahan Imbang Belgia
- #Piala Dunia 2014
- #Marouane Fellaini
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 29 September 2026
Hasil UEFA Nations League: Italia Pesta Gol, Prancis Menang Dramatis
Senin, 28 September 2026
Berikut Cara Menonton serta Jadwal Live Streaming Belgia vs Prancis
Senin, 28 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Belgia vs Prancis: Momentum di Era Baru Van Bommel dan Zidane
Sabtu, 26 September 2026
Belgia Akhiri Kutukan Berusia 54 Tahun atas Italia, Era Mark van Bommel Baru Dimulai
Sabtu, 26 September 2026
Italia Tumbang: Comeback Mancini Berakhir Pahit, Gli Azzurri Disiuli Fans
Sabtu, 26 September 2026
Hasil UEFA Nations League: Italia Dipermalukan di Kandang, Prancis Menang Tipis
Jumat, 25 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Italia vs Belgia: Sama-sama Memasuki Era Baru
Sabtu, 11 Juli 2026
Buat Blunder Fatal Berujung Kekalahan Belgia, Senne Lammens Dapat Wejangan dari Legenda Spanyol
Jumat, 10 Juli 2026
Jeremy Doku, Faktor X Belgia yang Dapat Mengejutkan Spanyol
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026