Juventus menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 berkat sontekan Arturo Vidal pada menit ke-17. Si Nyonya Tua menambah dua gol pada paruh selanjutnya, masing-masing melalui gol Leonardo Bonucci di menit ke-48 dan penalti Mirko Vucinic di menit ke-77. Dengan demikian, Juve menjadi tim pertama yang berhasil mengalahkan AS Roma di Liga Italia musim ini. Juve juga kian menjauhka diri dari kejaran Roma. Andrea Pirlo dan kawan-kawan kokoh di puncak klasemen sementara Liga Italia dengan 49 angka, unggul delapan angka dari Serigala Ibukota yang menempati posisi kedua. Pertarungan akbar bertajuk battle of Scudetto tersaji pada pekan ke-18 Liga Italia, Senin (6/1) dini hari WIB. Juventus menjamu AS Roma di markasnya, Juventus Stadium. Alasan mengapa laga ini disebut battle of Scudetto disebabkan persaingan ketat kedua tim di klasemen sementara. Juve duduk di posisi puncak dengan 46 poin. Adapun, Roma duduk di posisi kedua berbekal 41 poin dan menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Liga Italia musim ini. Formasi 4-4-2 menjadi pilihan pelatih Juvetus, Antonio Conte, di partai ini. Duet Carlos Tevez dan Fernando Llorente menjadi andalan lini serang Si Nyonya Tua. Sementara, Roma menurunkan skema 4-3-3 dengan mengandalkan trio Gervinho, Francesco Totti, dan Adem Ljajic di lini depan. Meski bertindak sebagai tim tamu, AS Roma sedikit lebih dominan sepanjang babak pertama dengan memiliki 54 persen penguasaan bola. Namun, Juventus terlihat lebih unggul dalam efektifitas serangan. Peluang pertama di pertandingan super panas ini dibuka AS Roma melalui Miralem Pjanic pada menit kelima. Tembakan kerasnya dar luar kotak penalti masih menyamping di sisi kanan gawang Juve yang dikawal Gianluigi Buffon. Menit ke-17, publik Turin bersorak. Arturo Vidal berhasil membawa Si Nyonya Tua memimpin. Menerima umpan terobosan Carlos Tevez, Vidal menembak bola ke tiang dekat di sisi kiri gawang. Kiper Morgan de Sanctis gagal menjangkaunya. 1-0 Juve unggul. Gol tersebut tak menyurutkan mental bertanding Roma. Pasukan Serigala Ibukota justru tertantang untuk menyamakan kedudukan. Dua peluang mereka ciptakan di interval menit ke-21 dan 23. Tembakan jarak dekat Pjanic mampu ditahan Buffon. Dua menit berselang, giliran tembakan Dodo dari luar kotak penalti yang berhasil Buffon tepis. Arturo Vidal nyaris menggandakan golnya saat pertandingan menginjak menit ke-32. Tembakannya dari luar kotak penalti ke arah kiri gawang berhasil ditepis satu tangan oleh de Sanctis. Keunggulan 1-0 Juve bertahan hingga babak pertama usai. Pertarungan babak kedua berlangsung lebih menarik. Semakin banyak drama dan gol tercipta. Hal itu tak lepas dari pola permainan menyerang yang diusung kedua tim. Tiga menit babak kedua bergulir, Juventus berhasil menggandakan keunggulannya. Tembakan bebas Andrea Pirlo dari sisi kiri pertahanan Roma disambut sontekan Leonardo Bonucci di depan gawang. Morgan de Sanctis hanya mampu menyaksikan bola menembus jalanya. 2-0 Juve memimpin. AS Roma harus bermain dengan sepuluh orang pada menit ke-75. Tekel dua kaki yang dilancarkan Daniele de Rossi kepada Leonardo Bonucci langsung diganjar kartu merah oleh wasit Nicola Rizzoli. Mimpi buruk Roma tak hanya sampai di situ. Tak sampai semenit, Rizzoli kembali mengusir pemain Roma lainnya. Penyebabnya, Leonardo Castan dengan sengaja menyentuh bola sebelum melewati garis gawang. Tak hanya kehilangan dua pemain saja, Rizzoli juga memberikan hadiah penalti bagi Juventus. Mirko Vucinic yang tampil sebagai algojo penalti sukses menggetarkan jala mantan timnya. Juventus unggul jauh tiga gol tanpa balas. Keunggulan tiga gol ini dirasa sudah cukup bagi pelatih Juve, Antonio Conte. Juru racik berkebangsaan Italia itu kemudian memasukkan Claudio Marchisio yang lebih memiliki naluri bertahan menggantikan Vidal pada menit ke-81. Hingga laga usai, kemenangan 3-0 Juve tetap bertahan. Susunan Pemain: Juventus: 1-Gianluigi Buffon, 3-Giorgio Chiellini, 15-Andrea Barzagli, 19-Leonardo Bonucci, 6-Paul Pogba, 21-Andrea Pirlo, 22-Kwadwo Asamoah, 23-Arturo Vidal (8-Claudio Marchisio 78), 26-Stephan Lichtsteiner, 10-Carlos Tevez (9-Mirko Vucinic 60), 14-Fernando Llorente (22-Fabio Quaglierella 81) Pelatih: Antonio Conte Roma: 26-Morgan De Sanctis, 3-Dodo (35-Vasilis Torosidis 55), 5-Leandro Castan, 13-Maicon, 17-Mehdi Benatia, 6-Kevin Strootman, 15-Miralem Pjanic (22-Mattia Destro 55), 16-Daniele De Rossi, 8-Adem Ljajic, 10-Francesco Totti (24-Alessandro Florenzi 73), 27-Gervinho Pelatih: Rudi Garcia
Diwarnai Dua Kartu Merah, Juventus Beri AS Roma Kekalahan Perdana
BolaSkor - Minggu, 05 Januari 2014
- #Juventus Stadium
- #Liga Italia
- #Leonardo Bonucci
- #AS Roma
- #Bing
- #Yahoo
- #Mar-00
- #Juventus
- #Arturo Vidal Mirko Vucinic
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 18 September 2026
Juventus Pesta Gol: Spalletti Bahagia, Debut Kiper Baru Il Bianconeri
Jumat, 18 September 2026
Klasemen Terbaru Liga Europa: Juventus Urutan Satu, AC Milan Terdampar di Peringkat 29
Jumat, 18 September 2026
Hasil Pertandingan: Juventus dan Manchester City Sama-sama Pesta Gol
Kamis, 17 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Laga Liga Europa, Juventus vs NEC
Kamis, 17 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Juventus vs NEC: Tiga Poin di Depan Mata Il Bianconeri
Selasa, 15 September 2026
Kejutan, Bukan Juventus atau AC Milan, Klub Ini Diprediksi Superkomputer Juara Liga Europa 2026-2027
Selasa, 15 September 2026
Masalah Juventus Jadi Cerminan Buruknya Sepak Bola Italia
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Selasa, 15 September 2026
Klasemen Serie A Terbaru: AS Roma di Puncak, Juventus Tergelincir
Senin, 14 September 2026
Rating Jay Idzes saat Sassuolo Menang 3-2 atas Juventus di Serie A
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026