Seperti diberitakan Football Italia, Capello sebelumnya berujar Juventus hanya terlihat hebat di pentas Liga Italia. Hal itu disebut pria 67 tahun itu, lantaran Juve tak memiliki lawan sepadan di liga sehingga mampu mendominasi Liga Italia dalam dua tahun terakhir. “Lihat saja susuan skuat (tim Italia) – musim lalu Roma, Fiorentina dan Napoli semuanya menjual pemain terbaik mereka ke luar. Jovetic, Cavani dan Lamela semua pergi, sementara Juventus menambah (pemain) berkualitas,” kata Capello kepada Gazzetta dello Sport. “Juve gagal di Liga Champions, namun pada faktanya final Liga Europa berada di Turin harusnya bisa jadi perangsang mereka dalam kompetisi itu.” Sepertinya, komentar Capello itu telah memancing amarah Antonio Conte. Pelatih 44 tahun itu lantas membalas komentar pedas tersebut dengan mengatakan Juventus saat ini lebih baik ketimbang Juve saat dilatih Capello berapa waktu lalu. “Mungkin tahun depan saya akan meminta kami untuk mendaftar di Liga Inggris... Saya akan katakan seseorang yang membuat komentar ini menjengkelkan dan tidak sopan atas pemecahan rekor musim selama dua tahun ini,” papar Conte dengan nada sinis seperti dilansir Sky Sports. “Pasukan Capello memecahkan rekor dan dua gelar mereka dicabut, tapi saya tidak ingat gaya sepak bola mereka. Saya ingat tim Marcello Lippi dan bahkan Giovanni Trapattoni, karena mereka bermain baik, tapi era Capello terkenal hanya dengan pencabutan (gelar).” Conte kemudian menyebutkan, Capello bukan sosok senior yang patut dicontoh. “Ketika seorang ahli sepak bola berbicara, kita harus berlutut dan berkata, ‘baik pak!’ Capello berbicara banyak hal. Dalam pandangannya kami sedang bermain di turnamen amatir,” “Saya pikir Juventus ini lebih komplit di setiap area dari musim pertama saya. Kami menangani pertama kali dan satu-satunya tim yang menghentikan tim Milan Zlatan untuk memenangkan Scudetto.” Demikian Conte.
Conte: Capello Banyak Omong!
BolaSkor - Minggu, 16 Februari 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 18 September 2026
Juventus Pesta Gol: Spalletti Bahagia, Debut Kiper Baru Il Bianconeri
Jumat, 18 September 2026
Klasemen Terbaru Liga Europa: Juventus Urutan Satu, AC Milan Terdampar di Peringkat 29
Jumat, 18 September 2026
Hasil Pertandingan: Juventus dan Manchester City Sama-sama Pesta Gol
Kamis, 17 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Laga Liga Europa, Juventus vs NEC
Kamis, 17 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Juventus vs NEC: Tiga Poin di Depan Mata Il Bianconeri
Kamis, 17 September 2026
Antonio Conte Nonton Langsung AC Milan vs Benfica, Isu Gantikan Ruben Amorim Berembus Kencang
Selasa, 15 September 2026
Kejutan, Bukan Juventus atau AC Milan, Klub Ini Diprediksi Superkomputer Juara Liga Europa 2026-2027
Selasa, 15 September 2026
Masalah Juventus Jadi Cerminan Buruknya Sepak Bola Italia
Senin, 14 September 2026
Rating Jay Idzes saat Sassuolo Menang 3-2 atas Juventus di Serie A
Senin, 14 September 2026
Klasemen Serie A Terbaru: Juventus Merosot, AC Milan Peringkat Kelima
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026