BolaSkor.com - Persebaya Surabaya kembali membuat kecewa pendukungnya. Kegagalan meraih poin penuh atas Persijap Jepara, mendapatkan respons keras dari Bonek.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin (31/10), klub berjuluk Bajol Ijo itu terlihat kesulitan membongkar pertahanan lawan.
Selagi Alex Martins dkk terlihat tidak berkutik. Persijap mampu mengancam lewat ledakan serangan balik yang berhasil menjadi gol pembuka lewat sontekan Vasko Kalezic.
Baca Juga:
Upaya Persebaya untuk menyamakan skor terlihat kurang menggigit. Mereka mengandalkan umpan silang yang kerap menemui jalan buntu.
Walau begitu, Persebaya berhasil menyamakan kedudukan. Sepak pojok Francisco Rivera disambut tandukan Risto Mitrevski di masa injury time.
Pasca laga, tidak ada apresiasi yang diberikan Bonek. Saat anthem Song for Pride diperdengarkan, mereka memilih mem-boo dan menyoraki pemain, pelatih dan staf Persebaya yang melingkar di tengah lapangan.
Baca Juga:
Bernardo Tavares Harus Tanggung Jawab

Persebaya Surabaya ditahan imbang Persijap Jepara. (Media Persebaya)
Tak sampai di situ, Bonek meneruskan aksinya di depan pintu gerbang bus yang mengantarkan tim. Mereka melakukan orasi untuk menuntut pertanggungjawaban atas permainan yang menjemukan.
Manajer Persebaya, Sidik Maulana Tualeka sempat keluar pagar untuk menemui suporter. Namun, komunikasi yang dilakukan tak membuat Bonek tenang.
Setelah pemain dan pelatih tiba, massa semakin kencang meneriaki tim. Mereka meminta manajemen dan pelatih Bernardo Tavares untuk bertanggung jawab.
Kita sayang sama Persebaya. Kalau Anda target juara tapi permainan seperti itu, cuma omong kosong. Tolong evaluasinya harus lebih baik, permainan satu-dua harus ada, long ball sudah setop,
ucap salah satu pentolan suporter.
Pelatih asal Portugal itu akhirnya angkat suara dengan tuntutan suporter. Ia memahami kekecewaan mereka, tapi mengingatkan bila tim yang sama telah memenangkan gelar Piala Presiden di pramusim.
Baca Juga:
"Saya paham frustras kalian, tidak ada yang lebih frustasi daripada saya. Saya setuju denganmu dan kami akan berjuang mendapatkan hasil yang baik di laga selanjutnya," buka Tavares di depan suporter.
"Skuad ini telah memenangkan Piala Presiden musim ini dan kami telah memiliki 13 poin. Kami bermain seperti itu, karena kami ingin menang. Tolong hormati kami, kami lebih ingin menang daripada kalian," tutup eks pelatih PSM Makassar itu. (Arjuna Pratama)