Football

Sport

Feature

Result

Show

Liga Indonesia Indonesia Berita

Campur Aduk Perasaan Stefan Keeltjes Usai Tambah Penderitaan Persebaya

Arief Hadi - Rabu, 04 November 2026

Bolaskor.com - Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, tak sepenuhnya bahagia usai timnya menang dramatis atas Persebaya Surabaya 3-2 dalan laga pembuka I.League Cup 2026-2027 grup G di Stadion Sriwedari Solo, Selasa (03/11).

Di satu sisi, kemenangan tersebut merupakan prestasi besar bagi timnya yang berstatus tim kasta kedua.

Namun di sisi lain, hasil tersebut menambah derita Persebaya yang memang sedang dikritik suporter setianya.

Baca Juga:

Cegat Bus Pemain, Bonek Ajukan Tuntutan Kepada Manajemen & Pelatih Persebaya Surabaya

Di Super League, Persebaya belum tampil layaknya tim yang memasang target juara.

Mereka masih tercecer di peringkat tujuh dengan 13 poin atau selisih lima poin dengan sang pemuncak klasemen, Persija Jakarta.

Sementara kekalahan ini membuat peluang Persebaya lolos ke fase selanjutnya sangat tipis.

Campur Aduk Perasaan Stefan Keeltjes

Kendal Tornado FC vs Persebaya Surabaya (Foto: Dok Kendal Tornado FC)

Stefan Keeltjes pun menggambarkan perasaan campur aduk yang dialaminya usai laga berakhir.

Ia mengingat lagi perjalanan keluarganya yang sangat identik dengan Persebaya, terutama sang ayahanda (Alm) Rudy Keltjes.

Rudy Keltjes merupakan legenda hidup tim Persebaya. Ia pernah membawa Persebaya menjadi juara Liga Indonesia 1977 dan menyabet gelar pemain terbaik musim itu.

Baca Juga:

Hasil dan Klasemen Super League 2026/2027: Persebaya Amankan Poin, Bhayangkara Telan Kekalahan Perdana

Selain itu, Opa Rudy, sapaan akrabnya, pernah membesut tim Bajul Ijo.

Jujur hati saya juga gak terlalu gembira ya, karena keluarga saya dari Surabaya, papi saya pemain Persebaya, saya juga mantan pemain Persebaya.

"Dengan kondisi yang seperti ini saya gak terlalu gembira," kata Stefan Keltjes.

Beri Waktu untuk Bernardo Tavares

Bernardo
Bernardo Tavares, pelatih Persebaya Surabaya (Foto: Laman Resmi Persebaya)

Stefan berharap, usai kekalahan ini Persebaya bisa mencapai prestasi yang lebih baik.

Ia pun berpesan kepada suporter setia Persebaya agar memberikan waktu bagi pelatih Bernardo Tavares untuk meningkatkan performa timnya.

Sebagai sesama pelatih, Ia tahu Tavares masih membutuhkan waktu untuk menemukan performa terbaik Persebaya, karena belum lama bergabung plus ada banyak pemain baru musim ini.

Harapan saya, semoga Persebaya bisa lebih bagus. Kasih kesempatan coach Tavares untuk bisa meramu tim ini karena pegang tim enggak instan, harus diberi kesempatan.

"Mudah-mudahan saya berdoa Persebaya nanti bisa ada di papan atas," tutur Stefan.

Sementara itu, kemenangan atas Persebaya membuat Kendal Tornado FC tinggal selangkah lagi lolos ke babak 16 besar mewakili grup G.

Kendal Tornado hanya perlu hasil imbang saat menjamu tim terlemah di kompetisi Championship, PSBS Biak.

Pada musim ini, mereka bertemu di kompetisi dan Kendal Tornado FC menang telak 6-0. (Laporan kontributor Putra Wijaya/Solo)

Baca Artikel Asli