Di motori oleh Freedo, Indo Barca mendominasi laga sejak kick off dilakukan. Bermodal materi pemain yang sering menggelar latihan bersama, Indo Barca tidak memberi kesempatan anak-anak MCSCI mengembangkan permainan.
Hasilnya, Indo Barca berhasil menyarangkan 9 gol ke gawang MCSCI melalui Dwi Arif (2), Fredo (1), Fitra (2), Ardi (3), Yogi (1). Di sisi lain, sebiji gol MCSCI dilesakkan Denny.
"Kami lebih banyak mengandalkan pengalaman menghadapi lawan yang masih kalah jam terbang dibandingkan kami. Anda lihat sendiri kami bermain lebih kompak dalam menyerang maupun bertahan," ujar Freedo usai laga.
Menanggapi tentang diunggulkannya Indo Barca sebagai calon juara, Freedo mengaku biasa-biasa saja. Menurutnya, hal itu akan dijadikan motivasi para pemainnya untuk bisa menjadi yang terbaik di kejuaraan ini.
Di babak perempat final, Minggu (2/2), Indo Barca ditantang Juventini Kaskus yang pada babak pertama menang tipis 6-5 atas The Jak Kaskus.
"Lawan pasti lebih berat di babak kedua. Tetapi kami akan main sebaik mungkin dan melakukan yang terbaik," tukas Freedo yang dua kali membawa Indo Barca meraih prestasi juara kedua dan ketiga di kejuaraan futsal yang digelar media nasional di Jakarta beberapa waktu lalu.



