Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958

Enrique Macaya Marquez, jurnalis Argentina berusia 91 tahun, mencetak rekor meliput 18 edisi Piala Dunia sejak 1958 hingga Piala Dunia 2026.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Enrique Macaya Marquez (Foto: Buenos Aires Times)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Momen langka dan penuh rasa hormat terjadi dalam sesi konferensi pers tim nasional Argentina menjelang laga kontra Yordania di Piala Dunia 2026.

Pelatih Albiceleste, Lionel Scaloni, membuat pengecualian besar demi menjawab pertanyaan rahasia tim yang biasanya selalu ia hindari.

Pengecualian itu dilakukan karena sang penanya adalah Enrique Macaya Marquez, jurnalis legendaris Argentina berusia 91 tahun.

Dengan penuh percaya diri, jurnalis senior tersebut melontarkan pertanyaan krusial yang paling diburu oleh seluruh awak media di ruangan tersebut.

Baca Juga:

Rating Pemain Yordania vs Argentina: Main Babak Kedua, Messi Tetap yang Terbaik

Klasemen Akhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi dan Argentina Sempurna

Hasil Pertandingan Terakhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi Bawa Argentina Menang, Aljazair Kubur Mimpi Iran

"Saya ingin mengajukan dua pertanyaan yang akan merangkum seluruh konferensi pers ini, dan rekan-rekan saya akan membunuh saya," kata Marquez dikutip dari Marca.

"Tetapi saya ingin Anda menjawabnya. Yang pertama adalah: Apakah Messi bermain? Dan yang lainnya adalah: bagaimana Anda akan menyusun tim?"

Respek Scaloni dan Bocoran Rencana Cadangan Messi

Enrique Macaya Marquez dengan Lionel Scaloni (Foto: TN)

Scaloni yang tampak sangat tersentuh melihat kehadiran Marquez langsung memberikan apresiasi tinggi sebelum menjawab pertanyaan tersebut.

Ia merasa sangat terhormat karena sosok yang menjadi panutannya sejak berkarier sebagai pemain di Argentina tersebut masih aktif meliput hingga kini.

"Sebelum saya menjawab Anda, Enrique, adalah suatu kegembiraan bagi saya bahwa Anda mengajukan pertanyaan, suatu kegembiraan melihat Anda di sini," puji Scaloni dengan penuh rasa hormat.

"Terima kasih telah datang. Kita sekarang berbicara tentang 18 Piala Dunia. Luar biasa."

Scaloni pun mengaku tidak akan pernah membocorkan taktik ini kepada jurnalis lain jika bukan Marquez yang memintanya langsung.

"Ketika saya bermain di Argentina, saya selalu melihat Anda sepanjang waktu. Dan setiap kali Anda berbicara, itu adalah inspirasi bagi kami. Dan masih tetap demikian."

"Saya hanya akan menjawab pertanyaan ini karena itu Anda. Jika tidak, saya akan menghindarinya. Saya hanya menjawab karena Anda layak mendapatkannya. Messi tidak akan menjadi starter."

Sang pelatih kemudian membeberkan rencana matang untuk kaptennya tersebut dalam laga yang pada akhirnya dimenangi Argentina dengan skor 3-1 itu.

"Leo kemungkinan besar akan masuk di babak kedua," ungkapnya. "Kami berbicara dan sepakat bahwa itu lebih baik seperti itu, tetapi jelas itu juga baik baginya untuk tetap berada dalam performa kompetitif."

Rekor Abadi 18 Edisi Piala Dunia Sejak Era Pele

Enrique Macaya Marquez (Give Me Sport)

Untuk memahami rasa hormat mendalam dari Scaloni, publik perlu melihat rekam jejak abadi Enrique Macaya Marquez.

Jurnalis kelahiran Buenos Aires ini mengukir rekor mutlak dalam sejarah jurnalisme olahraga global dengan meliput 18 edisi Piala Dunia berturut-turut.

Dimulai sejak Swedia 1958 saat ia masih berusia 23 tahun setelah menempuh penerbangan turbulen selama 30 jam demi meliput Pele muda.

Selama hampir tujuh dekade, pria yang dikenal lewat program televisi ikonik "Futbol de Primera" ini telah menyaksikan langsung berbagai momen magis sejarah sepak bola dunia.

Ia menjadi saksi mata kelahiran legenda Johan Cruyff pada 1974, pesta juara Diego Maradona di Meksiko 1986, hingga keberhasilan Messi di Qatar 2022.

Meski usianya sudah sangat senja, semangat Marquez untuk terus mewarnai dunia jurnalistik olahraga di Piala Dunia 2026 tidak pernah padam.

"Saya merasa seolah-olah memiliki kewajiban untuk melakukannya. Saya tidak tahu berapa lama lagi ini akan berlanjut, tetapi saya akan mencoba memanfaatkan sebaik-baiknya apa yang ada di depan saya," pungkas jurnalis veteran tersebut penuh dedikasi.

Sosok Piala Dunia 2026 Argentina Timnas Argentina Lionel Scaloni Messi Lionel Messi

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Spanyol
Jangan Harap Timnas Inggris Bermain Seperti Spanyol
Anthony Gordon menilai Timnas Inggris tak bisa meniru gaya bermain Spanyol. Ia meminta The Three Lions bangga dengan identitas sepak bola mereka sendiri.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Jangan Harap Timnas Inggris Bermain Seperti Spanyol
Liga Dunia
Alasan Mengapa Cristiano Ronaldo Tak Ikuti Jejak Lionel Messi, Pensiun dari Panggung Internasional
Cristiano Ronaldo sempat mempertimbangkan pensiun dari Timnas Portugal setelah Piala Dunia 2026. Namun, ia memilih bertahan dan mengejar 1.000 gol.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Alasan Mengapa Cristiano Ronaldo Tak Ikuti Jejak Lionel Messi, Pensiun dari Panggung Internasional
Piala Dunia
Virgil van Dijk Dituding Pengaruhi Taktik Belanda di Piala Dunia 2026, Apa Benar?
Virgil van Dijk membantah tudingan dirinya memengaruhi taktik lima bek Belanda di Piala Dunia 2026 dan menyebut isu tersebut sebagai omong kosong.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Virgil van Dijk Dituding Pengaruhi Taktik Belanda di Piala Dunia 2026, Apa Benar?
Spanyol
Juara Euro dan Piala Dunia, Luis de la Fuente Memburu Rekor Baru dengan Timnas Spanyol
Luis de la Fuente memperpanjang kontrak dengan Spanyol hingga 2032. Usai juara Euro dan Piala Dunia, ia memburu rekor baru bersama La Furia Roja.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
Juara Euro dan Piala Dunia, Luis de la Fuente Memburu Rekor Baru dengan Timnas Spanyol
Liga Dunia
Timnas Argentina Menatap Era Baru Tanpa Sang GOAT, Lionel Messi
Argentina memasuki era baru tanpa Lionel Messi. Alexis Mac Allister meminta Tim Tango lebih kuat sebagai tim setelah kehilangan sang GOAT.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
Timnas Argentina Menatap Era Baru Tanpa Sang GOAT, Lionel Messi
Liga Dunia
Portofolio Bisnis Lionel Messi: dari Properti, Lelang Karya Digital, hingga Rumah Sakit Anak
Lionel Messi membangun portofolio bisnis di luar sepak bola, dari properti dan perhotelan hingga seni digital serta proyek kemanusiaan.
Arief Hadi - Senin, 21 September 2026
Portofolio Bisnis Lionel Messi: dari Properti, Lelang Karya Digital, hingga Rumah Sakit Anak
Ragam
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Floyd Samba mencetak dua gol pada debut bersama Manchester City. Striker 17 tahun itu merupakan putra mantan bek Blackburn Rovers, Christopher Samba.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Liga Dunia
Koleksi Trofinya Bertambah, Lionel Messi Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Messi membawa Inter Miami juara Campeones Cup dan mencetak gol ke-100. David Beckham menilai sang megabintang layak meraih Ballon d'Or 2026.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
Koleksi Trofinya Bertambah, Lionel Messi Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Internasional
Catat! Lionel Messi Akan Mainkan Laga Terakhir dengan Argentina, Ini Tanggalnya
Lionel Messi akan menjalani laga perpisahan bersama Timnas Argentina melawan Benin pada 6 Oktober 2026 di Stadion Monumental, Buenos Aires.
Rizqi Ariandi - Rabu, 16 September 2026
Catat! Lionel Messi Akan Mainkan Laga Terakhir dengan Argentina, Ini Tanggalnya
Spanyol
Terungkap, Lamine Yamal Tidak Bahagia meski Juara Piala Dunia 2026 dengan Spanyol
Lamine Yamal mengaku tidak bahagia dengan penampilannya meski membawa Spanyol juara Piala Dunia 2026. Ia merasa masih bisa tampil lebih baik.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Terungkap, Lamine Yamal Tidak Bahagia meski Juara Piala Dunia 2026 dengan Spanyol
Bagikan