BolaSkor.com – Panggung putaran ketiga Piala Liga menjadi saksi munculnya bintang muda baru Manchester City, Floyd Samba, yang tampil luar biasa di Etihad Stadium.
Striker berusia 17 tahun itu sukses mencetak dua gol untuk membawa The Citizens menang telak 5-0 atas Norwich City, Jumat (18/09) dini hari WIB, sekaligus menyabet penghargaan Man of the Match.
Baca Juga:
Hasil Pertandingan: Juventus dan Manchester City Sama-sama Pesta Gol
Penampilan memukau tersebut langsung mencuri perhatian publik sepak bola Inggris, terlebih Floyd merupakan putra dari mantan bek tangguh Blackburn Rovers dan QPR, Christopher Samba.
1. Peran Baru dan Pujian dari Enzo Maresca

Enzo Maresca (Laman resmi Manchester City)
Dipercaya tampil sejak menit awal oleh manajer Enzo Maresca, Floyd Samba menunjukkan ketenangan luar biasa meski dimainkan pada posisi penyerang tengah yang bukan posisi alaminya.
Maresca mengakui eksperimen memasang Samba sebagai penyerang nomor sembilan membuahkan hasil yang sangat memuaskan bagi permainan tim.
"Saya puas bukan hanya karena gol-golnya, tetapi juga untuk performanya," kata Maresca di BBC Sport.
Saya bertanya kepadanya dalam tiga, empat hari terakhir saat memutuskan memainkannya sebagai penyerang, dia bilang tidak pernah bermain di sana.
Baca juga:
Old Trafford Taman Bermain Manchester City, Erling Haaland Raja di Derby Manchester
"Dia jelas bukan pemain nomor sembilan, tetapi dia tampil bagus," ujar Maresca.
Dia masih muda, penuh energi, kuat, bisa menuntaskan peluang, dan memanjakan pemain lain.
"Saya senang, tetapi mereka masih muda dan kami harus melangkah perlahan. Semoga kami bisa memberinya lebih banyak kesempatan," tambahnya.
2. Sosok Lincah yang Berbeda dari Sang Ayah
Berbeda dengan sang ayah (Christopher Samba) yang dikenal sebagai bek tengah jangkung dan lugas di Premier League, Floyd tumbuh menjadi penyerang lincah dengan naluri mencetak gol yang sangat tinggi.
Musim lalu, ia mengemas 24 gol dan 10 assists bersama tim U-18 City, termasuk mencetak gol indah lewat sepakan bebas saat menjuarai FA Youth Cup melawan Manchester United.
Mantan penyerang Norwich City, Chris Sutton, turut memberikan pujian atas pencapaian luar biasa remaja 17 tahun tersebut di panggung profesional.
Baca Juga:
"Momen yang benar-benar luar biasa bagi Floyd. Ayahnya ada di stadion dan akan sangat bangga."
"Dia memberi Enzo Maresca sedikit bahan pertimbangan untuk melangkah ke depan. Tentu saja dia tidak akan bermain di depan Erling Haaland, tetapi ini malam yang hebat baginya dan bagus untuk perkembangannya," tutur Sutton.
3. Lompatan Besar dan Harapan Masa Depan
Keberhasilan mencetak dua gol pada laga debutnya, diakui Samba sebagai awal dari perjalanan panjang kariernya bersama tim utama Manchester City.
"Saya tahu akan ada kesempatan untuk mendapatkan menit bermain pertama kali bersama tim utama. Mendapatkan debut seperti itu sangat luar biasa."
"Saya sendiri hampir tidak mempercayainya – tetapi ini baru permulaan, saya memiliki karier besar di masa depan," kata Samba.
Samba juga menceritakan bagaimana proses adaptasinya dari level junior ke level senior yang menuntut ketahanan fisik, serta kedisiplinan jauh lebih tinggi.
"Datang dari tim U-21 ke latihan tim utama adalah lompatan yang besar."
"Sesi latihannya lebih melelahkan, Anda harus berlari lebih banyak – mereka menuntut lebih banyak dari Anda dan Anda harus mengatasinya," pungkas penyerang muda berbakat tersebut.