BolaSkor.com - Kabar mengejutkan datang dari Piala Asia 2027 yang secara resmi mengalami penundaan hingga akhir tahun mendatang.
Sejatinya, turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia itu dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari-5 Februari 2027 di Arab Saudi.
Namun, karena satu dan lain hal, ajang tersebut terpaksa diundur hingga ke akhir tahun ini hingga awal tahun depan.
Baca Juga:
Erick Thohir Bicara Nasib Piala Asia 2027 yang Terancam Mundur ke 2028
"Setelah melalui serangkaian diskusi dan konsultasi intensif dengan Komite Organisasi Lokal (LOC) AFC Asian Cup Saudi Arabia 2027™ serta Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF), Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mengonfirmasi bahwa edisi mendatang Piala Asia, yang semula dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027, resmi mengalami perubahan jadwal," tulis keterangan di laman resmi AFC, Selasa (3/11).
Turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia tersebut kini akan digelar pada 23 Desember 2027 hingga 21 Januari 2028,
tambahnya.
Situasi Luar Biasa di Arab Saudi

Para pemain Timnas Indonesia menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya saat melawan Thailand di Stadion Utama GBK, Jakarta, Senin (5/10). (MP Media/BolaSkor.com/Didik Setiawan)
AFC menjelaskan bahwa alasan diundurnya gelaran tersebut ialah karena situasi dan kondisi Arab Saudi yang membuat adanya kompleksitas dalam beberapa hal.
"Komite Penyelenggara Piala Asia AFC menyetujui penjadwalan ulang turnamen utama antartim nasional tersebut dengan mempertimbangkan situasi luar biasa yang tengah terjadi di kawasan, termasuk kompleksitas logistik yang cukup besar serta gangguan perjalanan," jelas AFC.
"Kondisi tersebut menimbulkan tantangan luar biasa dalam persiapan dan penyelenggaraan kompetisi sesuai jadwal semula. Oleh karena itu, penundaan dinilai perlu dilakukan demi kepentingan seluruh tim peserta, ofisial, penonton, serta pihak-pihak lain yang terlibat," terangnya.
Baca Juga:
Persiapan Piala Asia 2027, Indonesia Hadapi Yordania Bulan Depan
AFC juga akan terus bekerja sama dengan LOC, seluruh asosiasi anggota peserta, sponsor, mitra penyiaran dan komersial, serta para pemangku kepentingan lainnya.
"Hal tersebut dilakukan untuk memastikan Piala Asia tetap terselenggara sebagai turnamen yang mencerminkan status dan standar operasional tinggi dari kompetisi tim nasional putra paling bergengsi di Asia, sekaligus meminimalkan dampak perubahan jadwal tersebut," tutup keterangan tersebut.