BolaSkor - Tak hanya pecinta balap Indonesia yang ingin melihat Rio Haryanto kembali ke sirkuit. Sejumlah tokoh balap dunia juga tak rela talenta pembalap Indonesia pertama di Formula 1 itu sia-sia.
CEO Formula Electric (FE) Alejandro Agag menyatakan, siap membantu Rio agar bisa membalap lagi. Rio telah mengikuti uji coba FE 3 Oktober lalu. Saat itu dia menjajal mobil yang memang biasa dipakai untuk tes atau development test car, SRT 14. Jadi bukan mobil spek balap yang dipakai tim-tim peserta. Hasilnya, kabarnya memuaskan dan Agag ingin Rio membalap di FE.
"Kami ingin memiliki Rio (di Formula E)," kata Agag kepada Motorspor di Circuit Ricardo Tormo, Valencia. Agag sudah lama mengenal Rio - pada tahun 2013, ia memimpin tim Addax tempat Rio bernaung di ajang GP2 Series.
Bersama Addax, Rio berhasil finis kedua dan naik podium sprint race di Silverstone, Inggris. Selain itu, Rio menyumbangkan semua perolehan poin tim karena rekannya dari Amerika Serikat, Jake Rosenzweig, gagal mendulang poin di sepanjang musim.
Datangnya Rio ke FE diharapkan bisa meningkatkan popularitas FE mengingat fanbase Rio yang sangat besar. Terutama di sosial media.
"Kami akan berusaha (mendukung Rio ke Formula E) dan mencoba membuat itu menjadi kenyataan. Saya rasa itu akan sangat, sangat bagus untuk kejuaraan (Formula E). Rio orang yang ramah, pembalap yang hebat. Kami ingin dia bergabung dan tentu kesempatan untuk pasar itu (di Indonesia) penting untuk motorsport.
Mesku begitu kaeputusan akhir untuk mengontrak Rio sebagai pembalap ada di tangan tim-tim peserta. Sementara sejauh ini hanya tersisa 1-2 kursi saja yang kosong.
"Saya berharap bisa memiliki semua tim sehingga bisa menempatkan pembalap-pembalap yang saya inginkan di tim, tapi para pemilik tim (di Formula E) mereka adalah orang-orang yang keras kepala jadi merekalah yang menentukan (pilihan pembalap]," tukasnya. (k-1/ysf)