Football

Sport

Feature

Result

Show

Lainnya Sports Berita

Borong Gelar Juara Campus League Futsal Bandung, UPI Siapkan Skuad Terbaik di The Nationals

Tengku Sufiyanto - Sabtu, 07 November 2026

BolaSkor.com - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) tampil gemilang dalam gelaran Campus League Futsal Regional Bandung 2026 yang digelar di GOR ITB Sports Center, Jatinangor, pada 30 Oktober - 6 November 2026.

Tidak hanya berjaya di sektor putra, UPI juga berhasil menguasai persaingan sektor putri sekaligus memastikan memborong dua gelar juara di gelaran bergengsi antar kampus tersebut.

Baca Juga:

UPI dan STKIP Pasundan Lolos ke Final, Campus League Futsal Bandung Sajikan Super Bigmatch

Di sektor putra, UPI harus melewati perlawanan sengit STKIP Pasundan sebelum akhirnya keluar sebagai juara usai menang tipis 2-1 pada partai final yang digelar, Jumat (6/11).

Sementara itu, tim putri UPI menunjukkan dominasi yang lebih meyakinkan. Mereka mengakhiri kompetisi dengan catatan sempurna, mengumpulkan 18 poin dari enam pertandingan dalam format double round robin.

Keberhasilan UPI menguasai kedua sektor sekaligus menjadi gambaran menarik tentang dinamika persaingan futsal antar kampus.

Baca Juga:

Gemilang, UNS Surakarta Juara Sektor Beregu dan Individu Campus League 2026 Badminton The Nationals

Head of Competition Campus League, Dave Leopold, menilai munculnya kekuatan baru di setiap penyelenggaraan menjadi salah satu daya tarik utama kompetisi tersebut. Menurutnya, persaingan Campus League selalu menghadirkan cerita berbeda karena setiap kampus harus menghadapi tantangan regenerasi pemain. Kelulusan student-athlete setiap tahunnya membuat kekuatan sebuah tim bisa berubah drastis, sehingga mempertahankan prestasi bukan perkara mudah.

Ia mencontohkan UIN Sunan Gunung Djati (UIN SGD) yang berhasil menjadi juara nasional pada 2025. Namun, pada regional Bandung tahun ini, UIN SGD harus puas menempati posisi ketiga setelah tersingkir di semifinal.

"Jadi yang menarik di Campus League itu peta kekuatan timnya setiap tahun pasti berbeda karena akan selalu ada pemain-pemain yang lulus, jadi gold moment masing-masing tim berbeda. Di Bandung, UIN SGD sebagai juara nasional 2025, tahun ini kalah di semifinal regional dan melaju ke The Nationals sebagai juara ketiga Bandung, itu karena skuadnya tidak sama. Jadi uniknya main di Campus League itu adalah kalau timnya tidak bisa me-manage perekrutan pemain, akan mulai dari nol lagi," ujarnya.

Tim putra Universitas Pendidikan Indonesia (jersey merah) menang atas Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan (jersey kuning-hijau) di laga terakhir Campus League Futsal Regional Bandung 2026. Berlangsung di GOR Futsal ITB Kampus Jatinangor, Jumat (6/11) UPI menjadi juara setelah menang 2-1 atas STKIP Pasundan. (Media Campus League)

Karena itu, Dave menekankan pentingnya membangun sistem regenerasi yang berkelanjutan. Setiap kampus dituntut tidak hanya mengandalkan pemain yang sudah ada, tetapi juga aktif mencari talenta-talenta muda potensial, bahkan sejak mereka masih duduk di bangku SMA.

Hal tersebut menjadi salah satu alasan Campus League menghadirkan kompetisi antar sekolah di sela-sela penyelenggaraan futsal pada setiap regional. Ajang tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pelatih tim kampus untuk menemukan calon pemain potensial sekaligus membuka jalan bagi para pelajar melanjutkan pendidikan melalui jalur prestasi olahraga.

"Kami melihat bahwa perlunya regenerasi. Makanya kami coba kasih pilihan sekolah yang terbaik dari masing-masing regional untuk pelatih-pelatih tim kampus melakukan talent scouting, kami sediakan semua datanya. Sementara untuk para pelajar, kami ingin mereka melanjutkan kuliah setelah lulus SMA. Dengan mereka berprestasi di futsal, membuka kans mendapat beasiswa. Kami juga bisa membantu cari kampus yang memang buka jalur beasiswa dari olahraga seperti futsal ini," jelasnya.

Drama Final Putra: Sempat Tertinggal, UPI Bangkit dan Kunci Gelar Juara

Gelar juara sektor putra tidak didapatkan UPI dengan mudah. Menghadapi STKIP Pasundan di partai final, mereka justru harus menghadapi kenyataan tertinggal ketika pertandingan baru berjalan satu menit.

Sejumlah peluang berhasil diciptakan, meski belum mampu mengubah kedudukan. Perjuangan UPI akhirnya membuahkan hasil beberapa detik sebelum babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, UPI semakin agresif menekan pertahanan lawan. Mereka terus mengalirkan serangan dan berusaha mencari celah untuk mencetak gol kedua.

Momen penentu datang pada menit ke-27. STKIP Pasundan harus kehilangan Muhammad Yusup Muharam setelah sang kapten menerima kartu merah akibat pelanggaran yang dilakukannya. Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan UPI dengan sangat baik.

Muhammad Ihsan Ikhwansyah (kiri) dari Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati dan Indah Aulia Ardana (kanan) dari Universitas Pendidikan Indonesia menjadi top scorer Campus League Futsal Regional Bandung 2026. Ihsan berhasil mencetak 9 gol sementara Indah membukukan 15 gol sepanjang kompetisi berlangsung. (Media Campus League)

Melalui permainan kolektif dan sirkulasi bola cepat dari kaki ke kaki, UPI berhasil membongkar pertahanan lawan. Sebuah umpan matang di depan gawang kemudian diselesaikan Ilham Maulana Shalman untuk membawa UPI berbalik unggul 2-1.

Pelatih Kepala Tim Putra UPI, Fachmy, mengapresiasi mentalitas anak asuhnya yang mampu bangkit setelah kebobolan pada menit awal. Baginya, respons para pemain terhadap situasi sulit menjadi bukti bahwa mereka memiliki karakter kuat untuk bersaing di level tertinggi.

“Saya percaya dengan kualitas para pemain meski kecolongan gol di menit awal pertandingan. Pemain memperlihatkan mental yang sangat luar biasa, berani memegang kendali permainan dengan ball possession, dan akhirnya kami bisa mencetak gol kemenangan. Untuk The Nationals, kami harap tidak ada lagi masalah fokus pertandingan. Dengan lawan yang pastinya lebih kompetitif, kami tidak boleh seri atau kalah,” ungkap Fachmy.

Salah satu sosok yang turut mencuri perhatian dalam pertandingan tersebut adalah Fachry Tiftazani Taufik. Selain menjadi pencetak gol penyama kedudukan, pemain bernomor punggung 3 itu juga dinobatkan sebagai Player of the Match.

Pencapaian tersebut terasa semakin istimewa karena Fachry masih berstatus mahasiswa semester pertama di UPI. Kepercayaan yang diberikan pelatih untuk tampil dalam pertandingan sebesar final regional menjadi pengalaman berharga sekaligus kesempatan untuk membuktikan kualitasnya.

Ia mengaku bersyukur bisa berkontribusi dalam kemenangan tim, terlebih setelah UPI sempat berada dalam situasi sulit. Fachry juga memiliki tekad untuk meneruskan perjuangan para pemain senior dan menjaga tradisi prestasi kampusnya di dunia futsal.

“Alhamdulillah diberi kesempatan bermain dengan teman-teman senior saya di laga final dan membantu mencetak gol untuk kemenangan tim. Menurut saya regenerasi pemain di tim itu sangat penting dan saya ingin meneruskan perjuangan para senior untuk membawa nama besar kampus terus harum di olahraga futsal. Saya akan terus belajar dan berlatih untuk mencapai titik yang lebih tinggi lagi ke depannya,” ucapnya.

Putri UPI Sempurna: Enam Laga, 51 Gol, Hanya Sekali Kebobolan

Jika tim putra harus berjuang melalui drama hingga menit terakhir, tim putri UPI justru memperlihatkan dominasi luar biasa sepanjang kompetisi.

Mereka menuntaskan enam pertandingan dengan hasil sempurna, mengoleksi 18 poin tanpa sekalipun menelan kekalahan. Produktivitas gol mereka juga sangat mengesankan dengan torehan 51 gol dan hanya satu kali kebobolan.

Kepastian gelar juara didapat setelah UPI menundukkan STKIP Pasundan dengan skor tipis 1-0 pada pertandingan terakhir, Jumat (6/11). Gol tunggal Najwa Nabila Qurrotun Aini pada menit keenam menjadi penentu kemenangan sekaligus menyempurnakan perjalanan UPI di regional Bandung.

Tim putri Universitas Pendidikan Indonesia (jersey merah muda) menang atas Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan (jersey putih) dengan skor 1-0 di laga terakhir Campus League Futsal Regional Bandung 2026 yang berlangsung di GOR Futsal ITB Kampus Jatinangor, Jumat (6/11). Kemenangan ini mengantarkan UPI menjadi juara dengan perolehan poin sempurna, 18 dari enam pertandingan yang dilakoni. (Media Campus League)

Kendati berhasil tampil tanpa cela di tingkat regional, Pelatih Tim Putri UPI, Asep Sumpena, menegaskan bahwa anak asuhnya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah sebelum menghadapi persaingan di The Nationals.

"Sebetulnya di matchday awal kami masih menganalisa pertandingan lawan, melihat kekurangan dan kelebihan masing-masing tim, baru kami terapkan strategi tertentu. Alhamdulillah kami bisa menang tahun ini. Menuju The Nationals, persaingannya pasti lebih seru. Dari hasil di regional kami harus tetap evaluasi terutama dalam hal finishing dan ketenangan di depan gawang. Karena di The Nationals itu sudah best of the best timnya, tidak ada yang lemah, jadi kami harus siap. Kalau tahun lalu UPI peringkat ketiga, tahun ini harus jadi yang pertama," ujarnya.

Baca Juga:

Persib Menang Comeback di Markas Melbourne Victory FC, Igor Tolic: Bukan Sekadar Kebetulan

Ambisi besar juga diusung Indah Aulia Ardana, motor serangan UPI yang tampil gemilang sepanjang kompetisi. Pemain yang menempati posisi flank tersebut berhasil keluar sebagai pencetak gol terbanyak dengan koleksi 15 gol.

Bagi Indah, pencapaian individu tersebut tidak terlepas dari kerja keras dan kekompakan seluruh anggota tim. Ia mengaku sejak awal memiliki target untuk selalu menyumbangkan gol dalam setiap pertandingan, tetapi keberhasilan membawa UPI menjadi juara tetap menjadi hal paling utama.

“Dari aku pribadi memang menargetkan untuk selalu mencetak gol setidaknya satu di setiap pertandingan. Alhamdulillah di Campus League kali ini, kami tampil luar biasa, kompak dan saya bisa menjadi top scorer. Semoga itu bisa berlanjut ke The Nationals yang pasti lebih kompetitif. Kami ingin fokus sama tim kami dulu, yang penting kami sudah siap untuk menghadapi tim manapun dan memenuhi target juara di Campus League tahun ini,” ujar Indah.

UIN SGD Amankan Tiket Terakhir Bandung ke The Nationals

Persaingan Campus League Futsal Regional Bandung 2026 tidak hanya menyajikan drama di partai final. Perebutan posisi ketiga sektor putra juga berlangsung sengit karena menjadi penentu satu tiket terakhir wakil Bandung menuju The Nationals.

Pada laga tersebut, UIN SGD memastikan kemenangan dengan skor 5-2. Hasil tersebut mengantarkan mereka ke posisi ketiga sekaligus mengamankan tiket terakhir wakil Bandung ke The Nationals yang akan berlangsung di Yogyakarta.

Baca Juga:

Klasemen ACL 2 2026/2027 Usai Persib Kalahkan Melbourne Victory: Unbeaten, Maung Bandung ke 16 Besar

Perjalanan Berlanjut ke The Nationals

Setelah persaingan regional Bandung berakhir, Campus League Futsal 2026 akan melanjutkan rangkaian kompetisi ke wilayah Jabodetabek pada 10-17 November.

Selanjutnya, panggung tertinggi akan berlangsung melalui fase The Nationals di Yogyakarta pada 25 November hingga 2 Desember 2026. Sebanyak 10 tim putra dan 10 tim putri terbaik dari berbagai regional akan saling berhadapan untuk memperebutkan gelar juara nasional.

Yogyakarta sebagai tuan rumah akan mengirimkan tiga tim putra dan tiga tim putri. Bandung diwakili tiga tim putra dan dua tim putri, sementara Jabodetabek mengirimkan dua tim putra dan tiga tim putri. Adapun Surabaya akan diwakili masing-masing dua tim putra dan putri. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)

Daftar pemenang Campus League Futsal Regional Bandung 2026:

Tim Futsal Putra

Tim Futsal Putri

Top Scorer

Baca Artikel Asli