Dengan demikian, Blatter siap untuk mengingkari janjinya dengan berniat mencalonkan diri lagi dalam pemilihan Presiden FIFA tahun depan. Jika benar-benar terpilih lagi, pria berusia 77 tahun itu akan melakoni periode kelimanya sebagai Presiden FIFA. Blatter pertama kali menjadi Presiden FIFA pada 1998 silam. 16 tahun dipimpin oleh seorang presiden yang sama, publik tentu ingin adanya sebuah penyegaran. Namun agaknya, Blatter seolah cuek dengan hal tersebut. Saat ini Blatter sedang menjalani periode keempatnya sebagai orang nomor satu di FIFA. Dan pada saat terpilih kala itu, Blatter berjanji bahwa ini akan menjadi periode terakhirnya menjadi presiden. "Jangan hanya bicara. Keluar dan lawan saya. Lalu, kita lihat saja apa yang bakal terjadi. Semua orang bilang saya tak boleh jadi kandidat. Mereka bisa ikut dalam pemilihan," tegas Blatter dilansir situs resmi FIFA. "Saya katakan kepada orang-orang yang mengritik saya bahwa mereka boleh mengambili risiko. Itu adalah hal yang baik. Saya akan senang bertarung dengan Anda. Tapi jika berani mengambil risiko, maka Anda harus siap kalah," ia menambahkan. Sementara itu, Presiden UEFA, Michel Platini, mengungkapkan telah kehilangan kepercayaan kepada Blatter. Presiden asal Prancis itu juga mengaku takkan memilih Blatter pada pemilihan presiden nanti. "Saya mendukungnya pada tahun 1998, tapi saya takkan mendukungnya pada 2014. Saya takkan lagi memberi dukungan pada Blatter. Saya sudah memberitahunya tentang hal ini. Saya rasa FIFA membutuhkan udara segar," tegas Platini.
Blatter Masih Ingin Berkuasa di FIFA
BolaSkor - Minggu, 10 Agustus 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 30 September 2026
Satu Kandidat Hilang, Supremo PSG Tak Tertarik Jadi Presiden FIFA
Sabtu, 26 September 2026
FIFA Ungkap Alasan Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Selasa, 22 September 2026
Alasan Mengapa Jeda Internasional Kali Ini Berlangsung Selama Tiga Pekan
Senin, 24 Agustus 2026
Pemilihan Presiden FIFA 2027: Ceferin Enggan Maju, Manuver Infantino Berlanjut ke Negara Kecil
Sabtu, 22 Agustus 2026
FIFA Sanksi Argentina Terkait Keributan di Final Piala Dunia 2026, Satu Pemain Dihukum Larangan Bermain 10 Laga
Kamis, 20 Agustus 2026
Tidak Hadir di Final Piala Dunia Putri U-17, Presiden FIFA Justru Berada di Turnamen Padel
Selasa, 18 Agustus 2026
Kritik Gianni Infantino, COO FIFA Mengundurkan Diri
Sabtu, 15 Agustus 2026
Bangladesh Bersedia Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026
Selasa, 11 Agustus 2026
Persoalan Administrasi dengan Robert Rene Alberts, Persib Kembali disanksi FIFA
Senin, 10 Agustus 2026
AFC, UEFA, dan Concacaf Bersatu Tekan FIFA
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026