Football

Sport

Feature

Result

Show

Inggris Berita

Atmosfer di Anfield Harus Dimanfaatkan Liverpool saat Menjamu Manchester City

Arief Hadi - Jumat, 09 Oktober 2026

BolaSkor.com – Pandit sekaligus mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, mendesak mantan timnya untuk memanfaatkan atmosfer Stadion Anfield secara maksimal.

Hal tersebut dinilai dapat menjadi senjata utama untuk mengalahkan Manchester City, yang belum pernah tersentuh kekalahan musim ini, saat menjamu mereka di Anfield, Minggu (11/10) malam WIB.

Man City saat ini bertengger di puncak klasemen sementara Premier League di bawah arahan Enzo Maresca.

Baca Juga:

Soal Kasus Manchester City, Jose Mourinho: Putusan Akhir Keluar Ketika Saya Berumur 80 Tahun

Di sisi lain, Liverpool yang kini dilatih Andoni Iraola juga memegang rekor belum terkalahkan jelang bentrokan di pekan keenam.

Laga ini menjadi momen bersejarah, karena merupakan pertemuan perdana antara Liverpool dan Man City tanpa kehadiran Jurgen Klopp maupun Pep Guardiola di area teknik sejak Maret 2015.

Oleh sebab itu, atmosfer Anfield diharapkan kembali menjadi benteng yang angker.

Bakar Semangat Suporter demi Amankan Tiga Poin

Liverpool
Liverpool (X/Liverpool)

Carragher menilai laga besar ini sangat krusial bagi perjalanan The Reds musim ini.

Ia penasaran ingin melihat sejauh mana Iraola mampu membakar semangat para pendukung tuan rumah di stadion.

"Saya telah banyak memikirkan pertandingan ini karena kita memiliki jeda yang cukup panjang," kata Carragher dalam acara The Overlap.

"Ini terasa seperti laga krusial bagi Liverpool karena saya merasa semua orang menantikan atmosfer di Anfield."

Baca Juga:

Cedera, 2 Pemain Liverpool Berpotensi Besar Absen Lawan Manchester City

"Atmosfer itu tentu akan hadir, tetapi tim dan pelatih baru ini mungkin belum pernah memanfaatkan riuhnya pendukung Anfield untuk mendongkrak performa dan memenangi laga besar," lanjut Carragher.

"Saya sangat penasaran melihat bagaimana Liverpool menghadapinya dan bagaimana pelatih memahami cara memanfaatkan suporter."

"Saya sebenarnya tertarik mendengar pernyataannya sebelum laga, walau saya tahu menaikkan tensi bukanlah karakternya," tutur sosok berkebangsaan Inggris tersebut.

"Saya berpikir, 'Saya tidak keberatan jika dia melempar sedikit granat tangan untuk membakar semangat para pendukung dan memanfaatkan atmosfer demi meraih tiga poin, yang merupakan hal paling penting'," urai Carragher.

Baca Artikel Asli