BolaSkor.com - Musim panas 2026 tidak akan berjalan biasa saja dengan kesibukan di bursa transfer hingga tur pramusim klub-klub Eropa.
Perhelatan akbar sepak bola dunia, Piala Dunia 2026, akan meramaikan musim panas 2026. Turnamen dihelat dari pertengahan Juni hingga Juli di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko.
Timnas Argentina selaku juara bertahan akan menghadapi ujian besar untuk mempertahankan titel. Terlebih, banyak tim favorit yang akan bertarung untuk trofi Piala Dunia 2026.
Baca Juga:
Bintang Arsenal Bicara soal Kansnya Membela Brasil dan Bermain di Piala Dunia 2026
Timnas Italia Harus Menghalalkan Berbagai Cara untuk Bermain di Piala Dunia 2026
Kemenangan Barcelona Harus Dibayar Mahal, Lamine Yamal Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Peran pelatih dalam hal tersebut akan krusial. Mereka diandalkan untuk memimpin tim dengan karakter, pengetahuan sepak bola, dan pengalaman. Berikut tujuh pelatih dengan bayaran tertinggi di Piala Dunia 2026.
1. Carlo Ancelotti (Rp192 Miliar)

Carlo Ancelotti (The Independent)
Menerima bayaran 8,28 juta poundsterling atau sekira Rp192 miliar sebagai pelatih timnas Brasil.
Hal tersebut memperlihatkan betapa besarnya harapan Brasil kepada Carlo Ancelotti, setelah Brasil terakhir kali juara dunia pada 2002 (24 tahun lalu).
Sudah malang melintang melatih di level klub seperti AC Milan, Chelsea, Paris Saint-Germain (PSG), dan Real Madrid, dengan meraih sukses besar, pengalaman Ancelotti diharapkan dapat membawa Brasil ke puncak dunia pada Piala Dunia 2026.
2. Thomas Tuchel (Rp117 Miliar)
Thomas Tuchel (Mirror)
FA selaku Federasi Sepak Bola Inggris membuat keputusan kontroversi saat menunjuk Thomas Tuchel sebagai pelatih timnas Inggris.
Tuchel bukan dari Inggris melainkan Jerman, tetapi sarat pengalaman melatih di Inggris bersama Chelsea. Tuchel juga pernah menangani PSG dan Bayern Munchen.
Kepercayaan FA itu menjadi bukti keseriusan mereka mengakhiri penantian panjang trofi Inggris sejak 1966. Tuchel diharapkan menjadi juru selamat.
3. Mauricio Pochettino (Rp105 Miliar)

Mauricio Pochettino (Twitter MenInBlazers)
Tanggung jawab ditanggung Mauricio Pochettino. Peramu taktik asal Argentina menangani timnas AS, yang notabene tuan rumah, dengan target bertahan selama mungkin di turnamen.
Pochettino terkenal sebagai pelatih dengan filosofi sepak bola yang menghibur, ofensif, dan enerjik seperti saat melatih Tottenham Hotspur.
4. Julian Nagelsmann (Rp97 Miliar)

Julian Nagelsmann (Foto: Getty Images)
Pelatih berusia 38 tahun yang sudah menangani timnas Jerman dari 2023. Tiga tahun berlalu, hasil dari kerja keras Julian Nagelsmann akan dilihat di Piala Dunia 2026.
Jerman kini tak lagi sama seperti saat lalu, khususnya saat menjadi juara pada Piala Dunia 2014, tetapi Die Mannschaft tidak pernah bisa diremehkan.
5. Fabio Cannavaro (Rp81 Miliar)
Fabio Cannavaro (UEFA)
Italia tak lolos Piala Dunia 2026 tetapi salah satu legenda mereka, Fabio Cannavaro, akan berpatisipasi sebagai pelatih tim debutan, Uzbekistan.
Tugas Cannavaro (52 tahun) tidak akan mudah. Cannavaro melatih Uzbekistan, menggantikan Timur Kapadze, setelah Uzbekistan memastikan tempat di Piala Dunia 2026.
Terlebih, Cannavaro tidak terkenal sebagai pelatih dengan karier kepelatihan bagus meski punya CV melatih di Al-Nassr, Guangzhou Evergrande, timnas China, Benevento, Udinese, hingga Dinamo Zagreb.
6. Roberto Martinez (Rp81 Miliar)
Cristiano Ronaldo dan Roberto Martinez (UEFA)
Sejak meninggalkan Everton pada 2016, Roberto Martinez lebih dikenal sebagai pelatih spesialis timnas. Ia menangani Belgia dari 2016 hingga 2022 dan sejak 2023, sampai saat ini, melatih timnas Portugal.
Kualitas kepelatihannya juga akan menjadi sorotan, mengingat Martinez tak sukses saat melatih Belgia dengan generasi emas mereka. Kini, Martinez melatih bintang lainnya seperti Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Vitinha, hingga Cristiano Ronaldo.
7. Didier Deschamps (Rp77 Miliar)
Didier Deschamps (@_BeFootball)
Satu-satunya pelatih yang sudah teruji meraih trofi dengan timnas dalam daftar ini. Didier Deschamps meraih titel Piala Dunia 2018, mencapai final pada 2022.
Selain itu, Deschamps juga membawa Prancis ke final Euro 2016 sebelum kalah saat melawan Portugal. Piala Dunia 2026 dapat menjadi 'tarian terakhir' bagi Deschamps yang sudah melatih Prancis sejak 2012.