Catania yang berani memainkan permainan menyerang tak mengendurkan tempo permainannya memasuki babak kedua. Baru 5 menit interval kedua dimulai, pemain pinjaman Catania dari Bordueaux Jaroslav Plasil, mampu mengancam gawang Marco Strorari. Namun sepakan keras Plasil masih mampu dibendung barisan bertahan Juventus. Begitu juga dengan peluang yang diciptakan Fabian Monzon di menit 52 masih jauh dari sasaran. Juventus mampu menciptakan peluang emas lewat tendangan akrobatik Pablo Osvaldo di menit 58. Memanfaatkan umpan sundulan Stephan Lichtsteiner bola sepakan Osvaldo tipis berada di atas mistar gawang Mariano Andujar. Bianconerri akhirnya mampu memecah kebuntuan di menit 59 lewat gol yang dicetak Carlos Tevez. Carlitos sukses membobol gawang Andujar memanfaatkan umpan dari sundulan Pablo Osvaldo. Tertinggal satu gol, Catania harus kembali menerima kenyataan pahit saat penyerang andalannya Gonzalo Bergessio di kartu merah wasit. Bergessio menerima kartu kuning kedua lantaran melanggar Giorgio Chiellini. Unggul jumlah pemain membuat Juventus lebih leluasa menyerang, sepakan bola lob Carlos Tevez di menit 73 masih tipis di atas mistar gawang. Begitu juga peluang lewat tendangan bebas Andrea Pirlo di menit 75 yang masih mampu ditinju Andujar. Sepakan Arturo Vidal di menit 81 juga masih melambung di atas mistar gawang. Bianconerri kembali mendapatkan peluang emas lewat Carlos Tevez di menit 84, Tevez mampu memanfaatkan kesalahan bek Catania Norbert Gyoember. Sayang Tevez yang menggiring bola tanpa pengawalan, tak mampu membobol gawang Catania, bola sepakannya malah melebar ke sisi kiri gawang. Memasuki injury time, Juventus malah membuang peluang emasnya. Kerjasama Fernando Llorente dan Andrea Pirlo tak mampu membobol gawang Andujar yang keluar jauh dari gawangnya untuk membantu serangan. Gol tunggal Carlos Tevez mengunci kemenangan Juventus hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan. Hasil ini kian memperkokoh posisi Juve di puncak klasemen Liga Italia dengan raihan 78 poin, terpaut 14 poin dari posisi kedua AS Roma. Sementara untuk Catania, kekalahan ini semakin membenamkan tim asuhan Rolando Maran di posisi juru kunci dengan poin 20 dari 29 laga. Susunan Pemain : Catania (4-3-3) : 21. Mariano Andujar (GK); 14. Giuseppe Bellusci (Sebastian Leto'66), 24. Norbert Gyoember, 5. Alexis Rolin, 13. Mariano Izco; 8. Jaroslav Plasil, 10. Francesco Lodi, 15. Fabian Rinaudo; 18. Luciano Monzon, 9. Gonzalo Bergessio, 28. Pablo Barrientos (Keko'84). Pelatih : Rolando Maran (Italia) Juventus (3-5-2) : 30. Marco Storari (GK), 4. Martin Caceres, 19. Leonardo Bonucci, 3. Giorgio Chiellini; 26. Stephan Lichtsteiner, 23. Arturo Vidal, 21. Andrea Pirlo, 20. Simone Padoin, 33. Mauricio Isla (Kwadwo Asamoah'67); 18. Pablo Osvaldo (Fernando Llorente'64), 10. Carlos Tevez (Sebastian Giovinco'87). Pelatih : Antonio Conte (Italia)
Gol Tunggal Tevez Benamkan Catania
BolaSkor - Minggu, 23 Maret 2014
- #Liga Italia
- #Pablo Osvaldo
- #Catania Vs Juventus
- #Antonio Conte
- #Rolando Maran
- #Stadio Angelo Massimino
- #Marco Storari
- #Juru Kunci Serie A
- #Serie A Giornata Ke-26
- #Carlos Tevez
- #Catania Vs Juventus 0-1
- #Babak Kedua
- #Mariano Andujar
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 10 September 2026
Gelar Juara Premier League Chelsea Musim 2016-2017 Seharusnya Dicabut, Diberikan kepada Tottenham Hotspur
Senin, 24 Agustus 2026
Bukan Mancini, Ternyata Conte yang Diharapkan Jadi Pelatih Timnas Italia
Selasa, 28 Juli 2026
Andrea Pirlo Batal, Roberto Mancini dan Antonio Conte Jadi Kandidat Kuat Pelatih Baru Timnas Italia
Kamis, 25 Juni 2026
Antonio Conte Kembali Latih Timnas Italia, Dikontrak hingga Piala Dunia 2030
Senin, 01 Juni 2026
Kevin De Bruyne Blak-blakan Mengaku Senang Antonio Conte Tinggalkan Napoli
Selasa, 26 Mei 2026
Palu Sudah Diketuk, AC Milan Tidak Akan Menunjuk Antonio Conte Menjadi Pelatih
Senin, 25 Mei 2026
Antonio Conte Beberkan Alasan Mundur dari Napoli
Kamis, 21 Mei 2026
Antonio Conte Jadi Kandidat Pengganti Allegri di AC Milan
Selasa, 19 Mei 2026
Antonio Conte Tinggalkan Napoli, Kembali Latih Timnas Italia?
Selasa, 12 Mei 2026
Napoli Terancam Gagal ke Liga Champions, Antonio Conte Frustrasi
PILIHAN EDITOR
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026
5 Calon Top Skor Premier League 2026/2027: Siapa Bisa Hentikan Erling Haaland?
Selasa, 18 Agustus 2026