Empat tahun lalu, selain berkonvoi keliling Malang Raya dan menggelar nonton bareng di empat titik, Aremania juga merayakan hari bersejarah itu dengan menggelar "Upacara Proklamasi". Aksi teaterikal tersebut dilakukan di alun-alun kota Malang, Sabtu (16/1/2010).
Upacara yang dikemas secara sederhana itu juga turut dihadiri Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid, Sekjen PSSI Noegraha Besoes, ketua Komdis, Hinca Pandjaitan, dan CEO PT. Liga Indonesia Joko Driyono. Semua pejabat PSSI itu diperankan oleh para Aremania itu sendiri.
Tokoh Nurdin Halid yang diperankan oleh Faisal dari kampus UMM membacakan teks Pancasila pada upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB itu. Sang tokoh Ketua Umum PSSI "jadi-jadian" pun membacakan sambutan tertulisnya di hadapan Aremania yang hadir.
Yuli Sumpil sang dirijen Aremania menjadi komandan upacara sekaligus membacakan teks "Proklamasi Kemerdekaan Aremania". Kemudian diikuti dengan penyerahan atribut Aremania secara simbolis kepadanya yang menandai bebasnya Aremania dari sanksi dilarang memakai atribut di seluruh stadion di Indonesia.