Football

Sport

Feature

Result

Show

Sosok Ragam Feature Inggris Berita

10 Hal yang Mungkin Tidak Banyak Diketahui dari Bek Baru Chelsea, Maxence Lacroix

Arief Hadi - Kamis, 30 Juli 2026

BolaSkor.comChelsea secara resmi merampungkan kepindahan bek tengah asal Prancis, Maxence Lacroix, dari sesama klub Premier League, Crystal Palace.

Pemain berusia 26 tahun tersebut dikontrak hingga 2031 (kontrak enam tahun) dan dibeli senilai 52 juta poundsterling.

Setelah diperkenalkan di Cobham, menarik untuk mengulas lebih dalam mengenai sisi lain dari sang pemain bertahan.

Baca Juga:

Dibeli Senilai 52 Juta Poundsterling, Bek Timnas Prancis Resmi Tambah Kekuatan Chelsea di Lini Belakang

Melansir laman resmi klub, berikut adalah 10 fakta menarik yang mungkin belum banyak diketahui tentang Maxence Lacroix.

1. Transformasi Posisi

Maxence
Maxence Lacroix gabung Chelsea (Foto: Laman Resmi Chelsea)

Sebelum mantap mengawal jantung pertahanan, Lacroix mengawali karier sepak bolanya di posisi penjaga gawang demi mengikuti jejak sang ayah. Kecepatan lari yang luar biasa kemudian membuatnya bergeser menjadi seorang penyerang.

Peran sebagai bek tengah yang membesarkan namanya baru ia jalani saat membela tim U-17 bersama klub Prancis, Sochaux.

2. Jejak Sepak Bola Tingkat Regional

Pemain asal Prancis ini merintis kariernya dari tim-tim desa di kompetisi sepak bola regional Dordogne, tempat ia dibesarkan. Lacroix sempat menimba ilmu di tim lokal Thenon sebelum pindah ke Limeyrat Les Croquants.

Nama klub Limeyrat Les Croquants sendiri diambil dari pahlawan rakyat revolusioner lokal yang ikonis, Jacques Le Croquant.

3. Tumbuh Besar di Desa Pertanian Kecil

Meskipun lahir di pinggiran kota Paris, Lacroix menghabiskan masa kecilnya jauh dari hiruk-pikuk kota besar. Ia tumbuh di desa pertanian Ajat di wilayah Dordogne yang hanya berpenduduk sekitar 300 orang.

Baca Juga:

Ketimbang Chelsea, Pemuda Berbakat Bosnia-Herzegovina Pilih Gabung Juventus

Pada masa-masa awalnya di sana, Lacroix dan keluarganya bahkan sempat tinggal di area pertanian milik wali kota setempat.

4. Cita-cita Menjadi Dokter Hewan

Lingkungan perdesaan yang dikelilingi alam dan hewan ternak membentuk imajinasi masa kecil Lacroix. Cita-cita awalnya bukanlah menjadi pesepak bola profesional maupun mengikuti jejak orang tuanya di bidang medis.

Berkat kecintaannya pada satwa, Lacroix kecil bercita-cita untuk menjadi seorang dokter hewan.

5. Gemar Membaca Buku Ekonomi

Di luar kesibukannya di lapangan hijau, bek jangkung ini dikenal sebagai sosok yang gemar membaca buku.

Lacroix sangat menikmati waktu luangnya dengan membaca buku-buku yang membahas mengenai topik ekonomi.

6. Abadi sebagai Nama Stadion Desa

Lacroix mendapat penghormatan luar biasa dari tempat ia pertama kali mengenal sepak bola terorganisir, Desa Thenon.

Baca Juga:

5 Rekrutan Teraneh Chelsea di Era BlueCo

Pada tahun 2022, lapangan olahraga serba guna baru di desa tersebut secara resmi dinamai Stade Maxence Lacroix.

7. Peran sebagai 'Pastor' Tim

Maxence
Maxence Lacroix (X/Humphrey_Pato)

Selama membela Crystal Palace, Lacroix memegang peran unik di luar taktik permainan sebagai 'pastor' tidak resmi tim.

Ia secara rutin menginisiasi serta memimpin sesi doa dan pembacaan Alkitab bersama rekan-rekan setimnya sebelum bertanding.

8. Pengaruh Besar Josuha Guilavogui

Seniornya di timnas Prancis, Josuha Guilavogui, memegang peranan kunci di balik keputusan Lacroix berkarier di Premier League.

Saat bermain bersama di Wolfsburg, Guilavogui yang menjabat kapten mendorong Lacroix untuk belajar bahasa Inggris.

Ketika keduanya pindah ke Inggris pada 2024, Guilavogui membantu Lacroix beradaptasi dengan baik.

9. Barang Bawaan Unik di Piala Dunia 2026

Saat terbang menyeberangi Samudra Atlantik bersama skuad Prancis untuk Piala Dunia 2026, Lacroix membawa barang bawaan yang terbilang unik.

Selain Alkitab sebagai benda paling penting, ia membawa papan catur dan kubus Rubik atas saran sang istri untuk mengisi waktu luang.

10. Penantian Panjang di Timnas Senior

Maxence
Maxence Lacroix saat memperkuat Prancis di Piala Dunia 2026. (Instagram/lacroix_maxence)

Lacroix harus menunggu dengan sangat sabar untuk mendapatkan kesempatan membela timnas senior Prancis. Hampir tepat satu dekade setelah debutnya di level usia muda, ia baru mendapatkan panggilan perdana dari Didier Deschamps pada Maret 2026.

Debutnya tercipta saat Prancis menang atas Brasil, sebelum mencatatkan starter pertamanya saat menumbangkan Kolombia beberapa hari berselang.

Baca Artikel Asli