Tak Konsisten Mencetak Gol, Gabriel Jesus Dikritik

Gabriel Jesus tidak konsisten mencetak gol.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 18 Oktober 2023
Tak Konsisten Mencetak Gol, Gabriel Jesus Dikritik
Gabriel Jesus (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pada musim panas 2022 Arsenal merekrut penyerang asal Brasil, Gabriel Jesus, dari Manchester City dengan mahar diperkirakan mencapai 45 juta poundsterling. Jesus (26 tahun) dikontrak lima tahun.

Dengan pengalaman sukses bersama Man City, Jesus - bersama dengan Oleksandr Zinchenko - memberi pengaruh di klub hingga Arsenal bertarung merebutkan titel Premier League musim lalu.

Jesus juga mencetak 11 gol musim lalu meski banyak menepi karena cedera. Sebagai penyerang, Jesus memiliki tugas utama mencetak gol tetapi hal itu tidak dilakukannya dengan konsisten kala bermain.

Tak ayal pandit sepak bola, Alan Shearer, mengkritiknya. Shearer, yang masih berstatus top skorer sepanjang masa Premier League, menilai Jesus harus konsisten mencetak gol untuk membantu Arsenal.

Baca Juga:

Arsenal 1-0 Manchester City: Catatan Buruk The Gunners Berakhir

Persaingan Sehat David Raya dengan Aaron Ramsdale di Arsenal

Sederet Fakta Menarik dari Kemenangan Dramatis Arsenal Atas Manchester City

"Tanpa bermaksud memberikan sorotan khusus kepadanya (Jesus), dia secara konsisten tampil di bawah xG-nya (gol yang diharapkan) selama beberapa tahun terakhir," ucap Shearer mengkritik Jesus, dikutip dari The Athletic.

Musim ini Jesus sudah mencetak tiga gol, hanya satu yang tercipta di liga kala Arsenal menang 3-1 atas Manchester United. Satu momen yang jadi sorotan terjadi di Derby London Utara.

Jesus punya peluang mencetak gol yang dapat memenangi laga (laga berakhir imbang 2-2) kala merebut bola dari James Maddison, punya peluang di kotak penalti tapi sepakannya melambung tinggi di atas gawang Tottenham.

"(Itu) memberi tahu Anda bahwa dia berada di posisi yang bagus dan belum menyelesaikannya," tambah Shearer.

"Tampilan A di sini (dalam hasil imbang 2-2 melawan Tottenham), Jesus melakukannya dengan sangat baik dalam mengantisipasi umpan dan merebut bola dari kaki James Maddison. Ini membuatnya berada dalam posisi ideal di tengah gawang, dengan ruang di sekelilingnya dan pilihan untuk membidik ke kedua sisi."

"Dia memilih untuk menendang dengan bagian depan kakinya, dan itu tidak masalah; itu adalah sesuatu yang sering saya lakukan. Dia juga mengincar kekuatan dan tidak ada salahnya juga karena kekuatan tidak seharusnya menghilangkan akurasi Anda."

"Saya selalu merasa bahwa jika saya memilih tempat dan melepaskan tembakan, maka semakin keras tendangan saya, semakin sulit bagi penjaga gawang untuk menghentikannya."

"Banyak gol saya tercipta dengan kuat dan tidak terlalu sulit untuk dikendalikan. Namun ini adalah contoh lain dari bersandar ke belakang untuk melakukan tembakan; tubuh dan teknik Jesus semuanya salah," pungkas Shearer.

Arsenal Gabriel Jesus Premier League
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.197

Berita Terkait

Inggris
Kesepakatan Tercapai, Liverpool Segera Umumkan Andoni Iraola Sebagai Pelatih Baru
Liverpool telah mencapai kesepakatan verbal dengan Andoni Iraola untuk mengisi kursi pelatih.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Kesepakatan Tercapai, Liverpool Segera Umumkan Andoni Iraola Sebagai Pelatih Baru
Feature
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Berikut ini BolaSkor.com menyajikan informasi lima tim yang paling banyak menyumbangkan pemainnya ke Piala Dunia 2026. Tak ada MU dan Real Madrid dalam daftar.
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Inggris
Fokus Piala Dunia, Rodri Emoh Bicarakan Masa Depan di Manchester City
Masa depan gelandang Manchester City asal Spanyol Rodri masih menjadi tanda tanya, terutama setelah kepergian sang pelatih, Pep Guardiola.
Yusuf Abdillah - Selasa, 02 Juni 2026
Fokus Piala Dunia, Rodri Emoh Bicarakan Masa Depan di Manchester City
Inggris
Calon Pengganti Arne Slot, Liverpool Segera Buka Negosiasi dengan Andoni Iraola
Liverpool akan memulai pembicaraan formal dengan Andoni Iraola pekan ini untuk menjadi pelatih baru mereka.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Calon Pengganti Arne Slot, Liverpool Segera Buka Negosiasi dengan Andoni Iraola
Inggris
Resmi Tinggalkan Liverpool, Ibrahima Konate Kenang Diogo Jota
Liverpool resmi mengumumkan kepergian Ibrahima Konate setelah kontraknya berakhir pada 30 Juni 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Resmi Tinggalkan Liverpool, Ibrahima Konate Kenang Diogo Jota
Inggris
Xabi Alonso Harus Meraih Trofi di Musim Pertamanya Melatih Chelsea
Legenda Chelsea, Michael Essien, menegaskan bahwa manajer baru Xabi Alonso wajib mempersembahkan minimal satu trofi di musim pertamanya melatih The Blues.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Xabi Alonso Harus Meraih Trofi di Musim Pertamanya Melatih Chelsea
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Bagikan