BolaSkor.com - Di tengah performa inkonsisten dan naik turun Manchester United, klub tetap menatap positif persaingan di liga dan saat ini mengintip empat besar atau zona Liga Champions. Red Devils berada di urutan enam klasemen.
Dengan tujuh kemenangan, nol hasil imbang, dan lima kekalahan, anak-anak asuh Erik ten Hag ada di urutan enam dengan 21 poin, terpaut lima poin dengan Tottenham Hotspur di peringkat empat, serta tujuh poin dengan Manchester City di puncak klasemen.
Man United melakukannya dengan badai cedera pemain yang tak berakhir sampai saat ini, plus inkonsistensi performa. Selain itu hal lain yang menjadi sorotan adalah jumlah 13 gol dan kebobolan 16 gol, membuat perbedaan gol menjadi -3.
Selain itu, Man United banyak meraih kemenangan dengan cara yang tidak meyakinkan musim ini, menang dengan skor tipis seperti 1-0 kontra Luton Town, Fulham, Burnley, Wolverhampton Wanderers.
Baca Juga:
Harry Maguire Tak Sesali Keputusan Bertahan di Manchester United
Saran Menohok untuk Antony: Jangan Kebanyakan Gocek seperti Ronaldinho dan Zidane
Sederhananya, Man United bak bermain pragmatis untuk mendapatkan hasil positif meski itu diraih dengan cara yang tidak meyakinkan dari sisi performa. Ten Hag bahkan tak membantahnya.
"Anda memerlukan penampilan dan kemudian poin akan datang. Saya selalu ingin meningkatkan prosesnya dan poin-poinnya akan datang," ucap Ten Hag selepas laga melawan Fulham beberapa waktu lalu.
"Kadang-kadang Anda harus lebih pragmatis tetapi hari ini ada peningkatan performa."
"Di Manchester United, kami harus memenangkan setiap pertandingan. Kami akan mengambil waktu 24 jam dan kemudian kami akan melanjutkan ke pertandingan berikutnya. Itulah pekerjaannya."
Bermain pragmatis bukan cara Man United meraih kemenangan di masa lalu, sebab klub bermain dengan passion, semangat, dan menghibur penonton dengan permainan ofensif.
Bek Man United, Harry Maguire, mengakui timnya kurang mencetak gol, tetapi ia yakin peruntungan itu bisa diubah.
"Kami ingin memainkan sepak bola yang bagus dan kami ingin tampil bagus," ucap Maguire kepada ESPN.
"Kami harus sedikit lebih kejam dalam hal niat menyerang dan dalam hal mendapatkan gol kedua yang akan mengakhiri pertandingan, dan kemudian kami dapat menikmati sepak bola kami."
"Itulah yang akan dibicarakan semua orang. Tapi saya melihat para penyerang hari demi hari dalam latihan. Semua pemain top memiliki kemampuan mencetak gol."
"Saat ini kami tidak cukup mencetak gol dan kami tahu itu. Namun kami juga tidak mampu mencatatkan clean sheet yang cukup."
"Saya pikir di masa lalu Anda telah melihat penyerang kami adalah pemain berkualitas tinggi dan mampu melakukannya. Mungkin sedikit keberuntungan akan berubah dan mereka akan mendapatkan gol pertama dan gol (lainnya) akan menyusul."
"Saya yakin mereka akan melakukannya karena mereka semua adalah pemain yang sangat bagus," yakin Maguire.
Kesulitan Man United mencetak gol tak lepas dari turunnya performa Marcus Rashford, yang musim lalu mencetak 30 gol dan musim ini baru satu gol. Selain itu striker lainnya, Rasmus Hojlund, juga belum mencetak gol di Premier League dan masih dalam proses adaptasi.
"Ras adalah pemain top. Anda telah melihat etos kerjanya dan apa yang dia bawa ke tim dalam beberapa pekan terakhir," imbuh Maguire.
"Dia melakukan lebih dari sekadar mencetak gol. Dia mencetak gol dalam latihan, dia mencetak gol di Liga Champions dan saya yakin ini hanya masalah waktu sebelum dia juga mencetak beberapa gol di Premier League," urainya.