BolaSkor.com – Kabar mengejutkan datang dari panggung Premier League menjelang bergulirnya musim 2026-2027. Pasca lima tahun mengabdi sebagai juru taktik Newcastle United, Eddie Howe, mengambil keputusan besar untuk mengundurkan diri dari jabatannya.
Pelatih berusia 48 tahun tersebut memilih untuk beristirahat sejenak dari dunia kepelatihan sepak bola.
Keputusan tersebut terbilang mendadak, mengingat manajemen The Magpies dan Howe sebenarnya sempat sepakat untuk terus melanjutkan kerja sama.
Baca Juga:
Ambisius, Arsenal Inginkan Dua Gelandang Andalan Newcastle United
Aktifkan Klausul Pembelian Victor Munoz, Liverpool Kalahkan Newcastle United
Cari Opsi Berbeda untuk Lini Serang, Winger Newcastle United dalam Pantauan Barcelona
Koresponden The Athletic, David Ornstein, membeberkan dinamika kepindahan Howe melalui unggahannya.
"Eksklusif: Eddie Howe bersiap meninggalkan Newcastle United," ucap Ornstein.
Semua pihak awalnya memilih untuk melanjutkan kerja sama, tetapi pelatih 48 tahun itu telah memberi tahu Newcastle tentang keputusannya untuk mengambil waktu istirahat dan akan pergi setelah lima tahun sebagai pelatih kepala,
terangnya.
Potensi Kedatangan Matthias Jaissle
Ornstein juga membocorkan sosok calon pengganti yang sudah disiapkan manajemen Newcastle. "Matthias Jaissle dari Al Ahli disiapkan sebagai penggantinya," lanjut sang jurnalis.
Kepergian Howe dipastikan berlangsung secara baik-baik tanpa ada konflik internal.
Manajemen Newcastle sendiri sudah bergerak cepat, dan kini dalam tahap negosiasi tingkat lanjut untuk mendaratkan Matthias Jaissle sebagai nahkoda anyar.
Jaissle bukanlah sosok sembarangan. Pelatih berusia 38 tahun tersebut mencatatkan prestasi gemilang dengan membawa Al-Ahli menjuarai Liga Champions Asia secara beruntun pada edisi 2025 dan 2026.
Faktor keberadaan Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi sebagai pemilik mayoritas kedua klub memuluskan proses negosiasi ini.
Kembali ke Howe, sejak 2021, ia sukses mengangkat derajat Newcastle dari posisi ke-19 hingga menembus zona Liga Champions. Momen paling manis terjadi ketika ia mengakhiri dahaga trofi domestik Newcastle selama 70 tahun dengan menjuarai Piala Liga 2025.
Namun, penurunan performa drastis di musim 2025-2026, saat Newcastle hanya finis di peringkat 12 Premier League, menjadi titik balik yang menguji ketahanan mental Howe.
Keputusan mundur ini juga bertepatan dengan goncangan bursa transfer usai kepergian bintang utama seperti Anthony Gordon dan Sandro Tonali, serta rumor transfer Bruno Guimaraes ke Arsenal.