BolaSkor.com - Langkah impresif tim nasional Norwegia yang berhasil mengunci tiket fase gugur Piala Dunia 2026 mengejutkan banyak pihak.
Selain faktor materi pemain bintang, rahasia di balik performa bertenaga mereka ternyata terletak pada manajemen diet ketat berbasis salmon dan keju cokelat.
Setelah melibas Irak 4-1 di laga pembuka, armada Stale Solbakken sukses menumbangkan Senegal dengan skor 3-2 di New Jersey Stadium.
Baca Juga:
Piala Dunia 2026 Disebut Kehilangan Kredibilitas, Presiden FIFA Dikritik Legenda Jerman
Lupakan Musim Buruk dengan Liverpool, Isak Fokus ke Timnas Swedia di Piala Dunia 2026
Media Amerika Serikat seperti TBS dan CNN melaporkan bahwa strategi nutrisi yang tepat menjadi kunci utama Erling Haaland dan kolega tetap berada dalam kondisi fisik puncak.
Pasokan Logistik Nutrisi dari Kampung Halaman
Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) tidak mau ambil risiko dengan kuliner lokal di negara tuan rumah selama turnamen berlangsung.
Mereka memutuskan untuk menerbangkan lebih dari 500 kilogram bahan makanan premium langsung dari negaranya, termasuk 300 kilogram salmon, 116 kilogram keju, serta lebih dari 6.000 buah jeruk.
Langkah ekstrem ini diambil agar para pemain bisa lebih mudah beradaptasi dengan kondisi setempat tanpa mengalami gangguan pencernaan.
Salah satu menu andalan mereka adalah brunost, keju cokelat ikonik Norwegia yang kaya akan kandungan zat besi, riboflavin, dan vitamin B untuk mengubah makanan menjadi energi tubuh.
Meskipun kaya nutrisi, konsumsi keju ini tetap diawasi ketat karena memiliki kandungan lemak dan karbohidrat yang relatif tinggi.
Selain itu, keju tradisional ini juga perlu diwaspadai bagi beberapa pemain yang memiliki riwayat intoleransi laktosa agar tidak mengganggu kebugaran fisik mereka.
Manfaat Super Salmon dan Komitmen sang Koki
Komponen utama lainnya dalam menu harian skuad Norwegia adalah ikan salmon premium yang menjadi salah satu komoditas ekspor terbesar negara mereka.
Bahan makanan ini dipilih karena merupakan sumber nutrisi luar biasa yang mengandung 20 hingga 23 gram protein per 100 gram dengan kalori rendah.
Salmon juga kaya akan asam lemak tak jenuh (omega-3) yang sangat baik untuk menjaga kesehatan kardiovaskular serta fungsi otak pemain di lapangan.
Kendati demikian, porsinya tetap dibatasi karena kandungan lemaknya berisiko memicu gangguan lambung jika dikonsumsi secara berlebihan selama kompetisi.
Aaron Espeland, koki yang telah mengawasi asupan makanan timnas Norwegia selama 35 tahun, mengakui proses pengiriman logistik ini sangat menantang namun krusial.
"Memindahkan 500 kilogram bahan berkualitas tinggi itu sulit, tetapi itu sangat sepadan," ungkap Espeland kepada surat kabar Inggris, The Sun.
Espeland menegaskan bahwa kalkulasi nutrisi yang presisi merupakan fondasi penting demi mendukung performa maksimal para pemain di atas lapangan hijau.
"Dengan diet yang diperhitungkan secara sempurna, kami bertujuan untuk mencapai hasil terbaik yang dimungkinkan," pungkas sang koki menyudahi penjelasan.