Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Nostalgia - Semifinal Piala Dunia 1990, Tangisan Gascoigne di Delle Alpi

Piala Dunia 1990 yang digelar di Italia, Inggris berangkat dengan rasa optimisme. Publik menggantungkan harapan pada Gascoigne
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Sabtu, 04 Juli 2020
Nostalgia - Semifinal Piala Dunia 1990, Tangisan Gascoigne di Delle Alpi
Paul Gascoigne (bbc)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kiprah Inggris di Piala Dunia memang lebih banyak menyisakan kekecewaan ketimbang keriaan. Tampil di semifinal Piala Dunia 2018 lalu merupakan capaian terbaik mereka sejak 1990. Dan, 4 Juli 1990 merupakan hari paling menyedihkan bagi The Three Lions di Piala Dunia.

Inggris menjadi juara Piala Dunia 1966 ketika menjadi tuan rumah. Setelah itu, Inggris selalu pulang membawa kekecewaan. Harapan sempat muncul pada Piala Dunia 1990. Ketika itu mereka berhasil lolos ke semifinal, menantang Jerman Barat, yang merupakan finalis turnamen sebelumnya.

Pada Piala Dunia 1990 yang digelar di Italia, Inggris berangkat dengan rasa optimisme tinggi. Publik pun menggantungkan harapan tinggi kepada tim asuhan Bobby Robson yang dihuni bintang seperti Gary Lineker, Stuart Pearce, Chris Waddle, dan tentu saja Paul 'Gazza' Gascoigne.

Baca Juga:

Nostalgia - Ketika Anak Muammar Gaddafi Merumput di Serie A

Nostalgia - 24 Juni 1987, Ketika 'Messiah' Hadir ke Bumi

Gol Tendangan Bebas Toni Kroos, Satu-satunya Kenangan Manis Jerman di Piala Dunia 2018

Nama terakhir memang sedang mencuri perhatian dunia dengan pesonanya. Dengan tubuhnya yang gempal, Gascoigne bisa tampil lincah, elegan, dan flamboyan. Aksi briliannya di tengah lapangan mencuri perhatian publik dan lawan.

Pada 4 Juli 1990, Inggris bertanding melawan Jerman Barat pada semifinal di Stadion Delle Alpi, Turin, yang dipadati 62.628 penonton. Setelah imbang tanpa gol di paruh pertama, Jerman Barat unggul lebih dulu lewat gol Andreas Brehme saat laga berjalan 60 menit.

Inggris berhasil menyeimbangkan skor saat waktu normal tersisa 10 menit lewat Gary Lineker. Gol yang membawa Lineker memuncaki daftar pencetak gol terbanyak pada turnamen ini. Hasil imbang selama 90 menit mengharuskan kedua tim menjalani babak perpanjangan waktu.

Memasuki babak perpajangan waktu, optimisme Inggris masih tinggi. Pasalnya mereka selalu keluar sebagai pemenang lewat perpanjangan waktu pada dua laga sebelumnya di babak 16 besar melawan Belgia dan perempat final kontra Kamerun.

Saat pertandingan memasuki menit ke-99, Gascoigne melanggar pemain Jerman Barat Thomas Berthold. Pelanggaran keras yang membuat wasit asal Brasil Jose Roberto Wright mengeluarkan kartu kuning. Melihat kartu kuning, sontak raut wajah Gascoigne berubah. Dia terlihat terguncang.

"Dia tidak akan tampil di final jika Inggris menang di semifinal ini," ujar John Motson yang saat itu menjadi komentator BBC.

Ya, Gascoigne menyadari hal itu. Kartu kuning tersebut berarti dia tidak bisa tampil di laga puncak. Pasalnya pada laga sebelumnya Gascoigne sudah mengoleksi kartu kuning.

Dari layar televisi, tampak jelas wajah Gazza memerah dan tak kuasa menahan air mata. Dia tahu kartu kuning menghilangkan kesempatan dia tampil di Olimpico, Roma.

Laga itu pun berakhir tanpa tambahan gol dan harus diselesaikan lewat adu penalti. Di adu tos-tosan, Inggris menyerah 3-4 setelah tendangan penalti Stuart Pearce dan Chris Waddle gagal. Usai laga, Gazza kembali tak kuasa menahan tangisannya.

Kegagalan Inggris di semifinal Piala Dunia 1990 sangat menyakitkan. Bahkan Inggris sulit melupakan trauma adu penalti di ajang ini. Bayangan kegagalan dituding sebagai biang catatan buruk Inggris tiap kali melakoni adu penalti dalam turnamen besar.

Usai turnamen nama Gascoigne masuk dalam tim pilihan karena performanya yang luar biasa di lini tengah.

Nostalgia Piala Dunia

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Finalissima Akhirnya Terwujud
Final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol bukan sekadar duel perebutan trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Finalissima Akhirnya Terwujud
Piala Dunia
Final Piala Dunia 2026: Rekor Spanyol dan Argentina saat Dipimpin Wasit Slavko Vincic
Penunjukan Slavko Vincic sebagai wasit final Piala Dunia 2026 langsung menjadi perhatian publik sepak bola dunia.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
Final Piala Dunia 2026: Rekor Spanyol dan Argentina saat Dipimpin Wasit Slavko Vincic
Piala Dunia
Kabar Baik untuk Spanyol: Sempat Latihan Terpisah, Lamine Yamal dan Pedro Porro Siap Hadapi Argentina
Timnas Spanyol mendapat kabar positif jelang final Piala Dunia 2026 melawan Argentina.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
Kabar Baik untuk Spanyol: Sempat Latihan Terpisah, Lamine Yamal dan Pedro Porro Siap Hadapi Argentina
Piala Dunia
Sejarah Baru! Untuk Pertama Kalinya Pemenang Piala Dunia 2026 Akan Terima Cincin Juara
Piala Dunia 2026 akan menghadirkan tradisi baru yang belum pernah ada sebelumnya dalam sejarah turnamen.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
Sejarah Baru! Untuk Pertama Kalinya Pemenang Piala Dunia 2026 Akan Terima Cincin Juara
Piala Dunia
FIFA Tunjuk Slavko Vincic Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina
FIFA resmi menunjuk wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, untuk memimpin final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
FIFA Tunjuk Slavko Vincic Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina
Piala Dunia
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Kyle Walker buka suara terkait kegagalan timnas Inggris ke final Piala Dunia 2026 usai dikalahkan Argentina.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Piala Dunia
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Lionel Scaloni memuji mentalitas Argentina yang selalu mengeluarkan kemampuan terbaik saat berada di bawah tekanan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Piala Dunia
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Kapten Argentina, Lionel Messi, angkat bicara mengenai berbagai tuduhan yang menyebut La Albiceleste mendapat perlakuan istimewa dan kerap diuntungkan sepanjang Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Ragam
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Final Piala Dunia 2026 mempertemukan dua sosok yang pernah memiliki hubungan guru dan murid: Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Piala Dunia
Indra Sjafri Prediksi Argentina Susul Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
Indra Sjafri memprediksi Argentina mengalahkan Inggris dan melaju ke final Piala Dunia 2026 menghadapi Spanyol. Simak alasan serta pandangannya soal manfaat technical report FIFA.
Rizqi Ariandi - Rabu, 15 Juli 2026
Indra Sjafri Prediksi Argentina Susul Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
Bagikan