Menilik 3 Alasan di Balik Pemecatan Julian Nagelsmann

Bayern Munchen pecat Julian Nagelsmann.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 25 Maret 2023
Menilik 3 Alasan di Balik Pemecatan Julian Nagelsmann
Julian Nagelsmann (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tidak ada angin tidak ada badai tiba-tiba pelatih muda asal Jerman, Julian Nagelsmann, dipecat Bayern Munchen. Parahnya lagi, Nagelsmann mendapatkan informasi tersebut dari media ketika ia sedang berlibur di Austria.

Kabar itu pada awalnya ramai di media sosial dan dilaporkan oleh Fabrizio Romano. Sehari kemudian setelahnya Bayern mengonfirmasi kabar tersebut melalui situs resmi mereka, kemudian menunjuk Thomas Tuchel sebagai pelatih baru.

"FC Bayern Munchen telah melepas pelatih kepada, Julian Nagelsmann. Keputusan ini diambil oleh CEO, Oliver Kahn, dan anggota dewan olahraga, Hasan Salihamidzic, dengan berkonsultasi dengan presiden klub, Herbert Hainer," demikian pernyataan dari Bayern.

"Nagelsmann akan digantikan oleh Thomas Tuchel. Tuchel menerima kontrak hingga 30 Juni 2025 dan akan mengawasi latihan skuad untuk pertama kalinya pada Senin."

Baca Juga:

Liga Champions: PSG Dikritik Legenda Munchen Tak Bisa Manfaatkan Messi

Pep Guardiola Jadi Kunci Duel Manchester City Vs Bayern Munchen

Bayern Munchen Ungkap Alasan Pecat Nagelsmann dan Tunjuk Tuchel sebagai Pengganti

Kabar yang datang secara tak terduga itu mengejutkan publik, apalagi jika melihat performa Bayern dengan pelatih berusia 35 tahun itu tidaklah buruk. Bayern lolos ke perempat final Liga Champions dan masih berada dalam jalur perebutan titel Bundesliga.

Menilik informasi dari berbagai sumber, berikut BolaSkor menuturkan tiga alasan di balik pemecatan Nagelsmann:

1. Performa Menurun

Alasan pertama ini digunakan oleh Bayern untuk memecat Nagelsmann. Itu diutarakan oleh CEO sekaligus legenda Bayern, Oliver Kahn.

"Setelah Piala Dunia kami bermain kurang sukses dan kurang atraktif. Fluktuasi besar dalam kinerja telah meragukan tujuan kami untuk musim ini, tetapi juga tujuan kami untuk masa depan," ujar Kahn.

"Itu sebabnya kami bertindak sekarang. Secara pribadi dan atas nama FC Bayern, saya ingin berterima kasih kepada Julian dan tim kepelatihannya. Kami berharap yang terbaik untuk mereka di masa depan."

Bayern saat ini ada di urutan dua Bundesliga dengan 52 poin dari 25 laga, terpaut satu poin dengan Borussia Dortmund di puncak klasemen. Seyogyanya jarak itu masih normal dan Bayern masih punya peluang juara.

Akan tapi nasi telah menjadi bubur dengan pemecatan Nagelsmann. Petinggi Bayern mengambil keputusan setelah penurunan performa Bayern pasca berganti tahun menjadi 2023, setelah liga dimulai kembali pasca jeda musim dingin.

2. Hubungan Panas dengan Manuel Neuer

Hal ini disinyalir jadi alasan kuat Bayern memecat Nagelsmann. Panasnya hubungan Nagelsmann dengan kiper Bayern, Manuel Neuer, terlihat jelas di depan publik pasca Nagelsmann memecat Toni Tapalovic yang merupakan mantan pelatih kiper Bayern.

Tapalovic memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Neuer, ia bahkan sudah berada di Bayern sejak 2011 (tahun yang sama kala Neuer datang dari Schalke), dan Tapalovic juga menjadi pendamping pria Neuer di hari pernikahannya.

Tak ayal itu membuat friksi di kamar ganti pemain Bayern, terlebih dengan usia muda Nagelsmann sebagai pelatih. Para pemain senior Bayern kabarnya memihak kepada Neuer, Neuer pun tak lagi bermain dan Bayern merekrut Yann Sommer sebagai penggantinya pasca direkrut dari Borussia Monchengladbach.

"Saya merasa seperti jantung saya dicabut. Itu adalah hal paling brutal (pemecatan Tapalovic) dalam karier saya," keluh Neuer dalam sebuah wawancara dengan The Athleti soal pemecatan Tapalovic. Alhasil, Bayern memilih berpihak kepada skuad ketimbang Nagelsmann.

3. Hubungan dengan Lena Wurzenberger

Skuad Bayern dikabarkan terkejut ketika Nagelsmann memiliki hubungan dengan Lena Wurzenberger, wanita berusia 30 tahun yang juga bekerja di media Jerman, BILD, dan secara khusus menulis mengenai Bayern.

Wurzenberger sudah meninggalkan pekerjaan itu saat ia mulai berkencan dengan Nagelsmann, namun itu tak menghentikan adanya masalah kepercayaan dari skuad Bayern kepada Nagelsmann.

Hal itu diungkapkan oleh mantan bek timnas Jerman dan mantan pemain Bayern, Markus Babbel, kepada Blick.

"Saya tahu bahwa hubungan Nagelsmann dengan seorang reporter BILD adalah topik besar di ruang ganti. Sama sekali tidak menyenangkan bahwa dia bersamanya. Oleh karena itu pacarnya menjadi masalah besar bagi Bayern," terang Babbel.

"Ada kurangnya kepercayaan karena beberapa pemain tidak bisa mengomunikasikan apa yang mereka pikirkan lagi. Karena mereka takut semuanya akan berakhir di surat kabar."

Trivia Sepak Bola Julian Nagelsmann Bayern Bayern munchen

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Champions
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
UEFA resmi menunjuk Allianz Arena dan Camp Nou sebagai venue final Liga Champions 2028 dan 2029. Camp Nou kembali setelah 30 tahun.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
Ragam
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Harry Kane punya tiga alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, dari dominasi di Jerman hingga performa impresif bersama Timnas Inggris.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Ragam
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
AS Roma memuncaki klasemen Serie A 2026/2027 dengan rekor sempurna. Simak 5 alasan Giallorossi melaju kencang bersama Gasperini dan Donyell Malen.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Liga Dunia
Terus Pecahkan Rekor, Harry Kane Terdepan Menangi Ballon d'Or 2026?
Harry Kane menjadi pemain tercepat Bayern Munchen yang mencetak 150 gol. Apakah striker Inggris itu terdepan dalam perebutan Ballon d'Or 2026?
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Terus Pecahkan Rekor, Harry Kane Terdepan Menangi Ballon d'Or 2026?
Ragam
Momen-momen Tak Terlupakan dalam Sejarah Derby Manchester
Simak tujuh momen ikonik Derby Manchester, dari gol salto Wayne Rooney hingga selebrasi legendaris Mario Balotelli.
Arief Hadi - Minggu, 13 September 2026
Momen-momen Tak Terlupakan dalam Sejarah Derby Manchester
Hasil akhir
Hasil Liga Champions: Manchester United, Como, dan Bayern Munchen Pesta Gol
Gila! Manchester United, Como, dan Bayern Munchen sama-sama meraih kemenangan telak di Liga Champions. Cek hasil lengkap dan skor pertandingan tadi malam.
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Hasil Liga Champions: Manchester United, Como, dan Bayern Munchen Pesta Gol
Prediksi
Prediksi dan Link Live Streaming Bayern Munchen vs Bodo/Glimt: Bukan Lawan yang Mudah
Simak prediksi skor, susunan pemain, kabar tim, jadwal, dan link live streaming Bayern Munchen vs Bodo/Glimt di Liga Champions 2026-2027.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Prediksi dan Link Live Streaming Bayern Munchen vs Bodo/Glimt: Bukan Lawan yang Mudah
Ragam
5 Nama Besar yang Tidak Masuk Nominasi Ballon d'Or 2026
Pedri, David Raya, Raphinha, Bukayo Saka, dan Bradley Barcola mengejutkan karena tidak masuk nominasi Ballon d'Or 2026.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
5 Nama Besar yang Tidak Masuk Nominasi Ballon d'Or 2026
Ragam
Profil Sabah FK, Lawan Manchester United di Liga Champions
Sabah FK menjadi lawan Manchester United di Liga Champions. Simak sejarah klub, Valdas Dambrauskas, jersey pink, dan perjalanan mereka ke fase liga.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Profil Sabah FK, Lawan Manchester United di Liga Champions
Ragam
Sederet Rekor yang Dapat Terukir di Liga Champions Pekan Ini
Haaland hingga Zion Suzuki berpeluang mencetak sejarah di Liga Champions. Simak lima rekor yang bisa terukir pada matchday pertama.
Arief Hadi - Selasa, 08 September 2026
Sederet Rekor yang Dapat Terukir di Liga Champions Pekan Ini
Bagikan