FIFA Selidiki Misteri Bangku Kosong pada Laga Uruguay Vs Mesir

Ketika Mesir berhadapan melawan Uruguay, satu hal yang menarik perhatian, yaitu kursi berwarna oranye kosong yang tersebar di sekitar Ekaterinburg Arena.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Sabtu, 16 Juni 2018
FIFA Selidiki Misteri Bangku Kosong pada Laga Uruguay Vs Mesir
Banyak bangku kosong di laga Mesir kontra Uruguay. (Twitter/Uruguay)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Piala Dunia baru berusia dua hari, namun FIFA sudah direpotkan dengan pertanyaan mengenai banyaknya bangku kosong dalam stadion.

Ketika Mesir berhadapan melawan Uruguay, satu hal yang menarik perhatian, yaitu kursi berwarna oranye kosong yang tersebar di sekitar Ekaterinburg Arena. Diperkirakan jumlah bangku kosong mencapai 6.000.

Padahal FIFA mengatakan tiket pertandingan tersebut nayaris ludes. FIFA belum memiliki penjelasan mengapa penonton yang hadir tidak sesuai dengan tiket yang terjual.

"Kami dapat mengonfirmasi bahwa jumlah resmi penonton di Ekaterinburg adalah 27.015. Tiket yang dialokasikan adalah 32.278," kata juru bicara FIFA dikutip CNN.

"Kapasitas stadion adalah 33.061. Fakta bahwa kehadiran saat ini tidak mencerminkan jumlah tiket yang dialokasikan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, yang saat ini sedang diselidiki FIFA."

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pekan lalu, FIFA mengatakan, "Dengan hanya tujuh hari jelang pembukaan Piala Dunia FIFA 2018 di Rusia, FIFA dapat mengonfirmasi bahwa 2.403.116 tiket telah disalurkan untuk para penggemar sepak bola di seluruh dunia sejak penjualan dimulai di September 2017."

Selain itu, ada juga masalah dengan sistem antrean yang rumit. Sepanjang pagi, di berbagai tempat di seluruh kota, ada garis-garis panjang yang membentang dari tempat-tempat yang membagikan ID suporter yang diperlukan untuk mendapatkan akses ke stadion.

Kartu-kartu yang dilaminasi itu cukup untuk membuat para pendukung masuk, tetapi begitu sampai di sana mereka harus antre lagi untuk menerima gelang pergelangan tangan yang memungkinkan mereka masuk ke stadion.

"Itu sangat membingungkan," kata seorang penggemar Mesir dikutip The Guardian. “Kami tidak tahu garis yang mana. Jadi saya ternyata telah antre lama untuk bir atau barang dagangan, bukan akses masuk. Ada banyak sukarelawan yang sangat membantu, tetapi saya tidak yakin mereka diarahkan dengan baik.”

Serba-Serbi Piala Dunia 2018 Piala Dunia 2018 Fifa

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Dunia
Pemilihan Presiden FIFA 2027: Ceferin Enggan Maju, Manuver Infantino Berlanjut ke Negara Kecil
Aleksander Ceferin memastikan tidak maju dalam pemilihan Presiden FIFA 2027. Gianni Infantino tetap ingin bertarung dan berpotensi menghadapi penantang.
Arief Hadi - Senin, 24 Agustus 2026
Pemilihan Presiden FIFA 2027: Ceferin Enggan Maju, Manuver Infantino Berlanjut ke Negara Kecil
Liga Dunia
FIFA Sanksi Argentina Terkait Keributan di Final Piala Dunia 2026, Satu Pemain Dihukum Larangan Bermain 10 Laga
Buntut keributan final Piala Dunia 2026, FIFA menghukum Leandro Paredes 10 laga. AFA juga didenda dan berencana mengajukan banding.
Arief Hadi - Sabtu, 22 Agustus 2026
FIFA Sanksi Argentina Terkait Keributan di Final Piala Dunia 2026, Satu Pemain Dihukum Larangan Bermain 10 Laga
Liga Dunia
Tidak Hadir di Final Piala Dunia Putri U-17, Presiden FIFA Justru Berada di Turnamen Padel
Gianni Infantino dikritik setelah memilih menghadiri turnamen padel di Qatar ketimbang final Piala Dunia Putri U-17 di Republik Dominika.
Arief Hadi - Kamis, 20 Agustus 2026
Tidak Hadir di Final Piala Dunia Putri U-17, Presiden FIFA Justru Berada di Turnamen Padel
Liga Dunia
Kritik Gianni Infantino, COO FIFA Mengundurkan Diri
COO FIFA Kevin Lamour mengundurkan diri setelah mengkritik Gianni Infantino. Simak konflik internal FIFA dan ancaman pencalonan Infantino.
Arief Hadi - Selasa, 18 Agustus 2026
Kritik Gianni Infantino, COO FIFA Mengundurkan Diri
Timnas
Bangladesh Bersedia Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026
Bangladesh berpeluang menggantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026 Jakarta. BFF mengaku sudah mendapat undangan FIFA dan mulai mempersiapkan diri.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 15 Agustus 2026
Bangladesh Bersedia Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026
Liga Indonesia
Persoalan Administrasi dengan Robert Rene Alberts, Persib Kembali disanksi FIFA
Persib Bandung kembali disanksi FIFA akibat persoalan dengan Robert Rene Alberts. Maung Bandung terancam dilarang transfer selama tiga periode.
Arief Hadi - Selasa, 11 Agustus 2026
Persoalan Administrasi dengan Robert Rene Alberts, Persib Kembali disanksi FIFA
Piala Dunia
AFC, UEFA, dan Concacaf Bersatu Tekan FIFA
AFC, UEFA, dan Concacaf menilai kontroversi FFE bukan hanya soal komunikasi yang buruk, tetapi juga menunjukkan adanya kegagalan dalam proses pengambilan keputusan.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
AFC, UEFA, dan Concacaf Bersatu Tekan FIFA
Piala Dunia
FIFA Kecam Upaya Menggulingkan Gianni Infantino
FIFA mengecam keras apa yang disebut sebagai upaya terkoordinasi dan berkelanjutan untuk melemahkan organisasi sekaligus menggoyang posisi Gianni Infantino.
Yusuf Abdillah - Minggu, 09 Agustus 2026
FIFA Kecam Upaya Menggulingkan Gianni Infantino
Piala Dunia
Infantino Kantongi Dukungan dari Amerika Selatan di Tengah Krisis FIFA
Presiden FIFA Gianni Infantino mendapat dukungan dari sejumlah tokoh sepak bola Amerika Selatan.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 08 Agustus 2026
Infantino Kantongi Dukungan dari Amerika Selatan di Tengah Krisis FIFA
Internasional
Infantino Dapat Dukungan Penuh Afrika, CAF Jadi Sekutu di Tengah Gelombang Penolakan
Gianni Infantino mendapat dukungan penting di tengah derasnya kritik terhadap kepemimpinannya sebagai Presiden FIFA.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Infantino Dapat Dukungan Penuh Afrika, CAF Jadi Sekutu di Tengah Gelombang Penolakan
Bagikan