Baru Debut dengan Chelsea, Graham Potter Sudah Dikritik

Graham Potter baru memainkan satu laga sebagai manajer Chelsea.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 29 September 2022
Baru Debut dengan Chelsea, Graham Potter Sudah Dikritik
Graham Potter (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sejak ditunjuk melatih Chelsea pada 8 September 2022, menggantikan Thomas Tuchel, Graham Potter tidak memiliki banyak waktu menanamkan filosofi sepak bola yang coba dibawanya ke Chelsea.

Jeda internasional September hingga penundaan laga Premier League setelah Ratu Elizabeth II meninggal dunia jadi penyebabnya. Alhasil, Potter baru memainkan satu laga debut sebagai pelatih Chelsea.

Laga itu terjadi di Liga Champions yang dihelat di Stamford Bridge antara Chelsea melawan RB Salzburg. Pertandingan berakhir imbang 1-1 dan beberapa pilihan Potter di laga tersebut memicu pertanyaan dari publik.

Salah satunya datang dari eks pemain Chelsea, William Gallas. Pria asal Prancis tidak habis pikir dengan pilihan taktik dan posisi bermain yang coba diterapkan Potter; seperti Raheem Sterling menjadi bek sayap dan Marc Cucurella menjadi bek tengah.

Baca Juga:

Graham Potter Dapat Peringatan, Chelsea Bukanlah Brighton & Hove Albion

Chelsea Punya Catatan Minor di Liga Champions, Graham Potter Bangga dengan Karakter Tim

Berusia 38 Tahun, Thiago Silva Belum Ingin Pensiun

"Itu adalah masalah. Ketika saya melihat Sterling bermain sebagai bek sayap kiri, saya tidak memahaminya. Sulit bagi saya untuk memahami mengapa dia ingin bereksperimen dengan sesuatu seperti ini, terutama di pertandingan Liga Champions," papar Gallas sebagaimana dinukil dari Mirror.

"Anda bermain di kandang dan Anda menempatkan Cucurella sebagai bek tengah, Anda memiliki (Wesley) Fofana di bangku cadangan dengan (Kalidou) Koulibaly, (Trevoh) Chalobah di bangku cadangan, dan Anda menempatkan Sterling sebagai bek sayap kiri? Saya tidak paham."

"Pada akhirnya, mereka tidak mendapatkan hasil yang baik, mereka bermain imbang 1-1. Orang akan selalu menilai hasilnya, dan pertanyaannya adalah mengapa dia menempatkan kedua pemain itu di posisi itu?"

Gallas punya pendapatnya dan Potter juga memiliki penilaian serta alasan bereksperimen di laga debutnya.

"Apapun yang Anda lakukan, selalu ada plus dan minus, tetapi kami berada di kandang, dan kami ingin unggul (penguasaan bola) dan mendapatkan beberapa ide menyerang di posisi itu," terang Potter beberapa waktu lalu.

"Raheem sangat bagus dalam menyerang lini belakang dan mencetak gol yang fantastis. Saya pikir dia sangat bagus dalam permainan. Reece (James) sedikit menyeimbangkannya, dan kami masih bisa bertahan dalam empat pemain jika perlu, jadi itulah pemikirannya."

Chelsea Graham Potter Premier League Liga Champions

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Kabar Terkini dan Prediksi Susunan Pemain Chelsea vs Brentford
Chelsea berusaha bangkit saat menghadapi Brentford. Simak kabar skuad dan prediksi susunan pemain The Blues pada pekan kelima Premier League.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
Kabar Terkini dan Prediksi Susunan Pemain Chelsea vs Brentford
Inggris
Wonderkid Manchester United Ajukan Permintaan untuk Pergi, Ada Apa dengan Setan Merah?
Wonderkid 15 tahun JJ Gabriel mengajukan permintaan untuk meninggalkan Manchester United. Real Madrid, Barcelona, dan Bayern Munchen mengintai.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Wonderkid Manchester United Ajukan Permintaan untuk Pergi, Ada Apa dengan Setan Merah?
Spanyol
Final Liga Champions Kembali ke Camp Nou setelah 30 Tahun Lamanya
UEFA resmi menunjuk Camp Nou sebagai venue final Liga Champions 2029. Partai puncak kembali digelar di Barcelona setelah 30 tahun.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Final Liga Champions Kembali ke Camp Nou setelah 30 Tahun Lamanya
Inggris
Sering Kritik Wasit, Mikel Arteta Disebut bak Sir Alex Ferguson
Jamie Carragher menyamakan Mikel Arteta dengan Sir Alex Ferguson setelah pelatih Arsenal itu mengkritik keras keputusan wasit kontra Sunderland.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Sering Kritik Wasit, Mikel Arteta Disebut bak Sir Alex Ferguson
Liga Champions
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
UEFA resmi menunjuk Allianz Arena dan Camp Nou sebagai venue final Liga Champions 2028 dan 2029. Camp Nou kembali setelah 30 tahun.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
Inggris
Warisi Skuad Peninggalan Klopp dan Slot, Iraola Minta Fans Liverpool Sabar
Andoni Iraola meminta fans Liverpool bersabar menghadapi performa naik turun The Reds setelah mewarisi skuad peninggalan Jurgen Klopp dan Arne Slot.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Warisi Skuad Peninggalan Klopp dan Slot, Iraola Minta Fans Liverpool Sabar
Inggris
Konyol, jika Manchester United Pecat Michael Carrick
Michael Owen menilai konyol jika Manchester United memecat Michael Carrick setelah start buruk di Premier League. Ia juga menyoroti lini pertahanan.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Konyol, jika Manchester United Pecat Michael Carrick
Inggris
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Protes Fans Manchester United Warnai Start Terburuk Klub Sejak 1992-1993
Manchester United mengawali Premier League dengan empat poin dari empat laga, menyamai start terburuk sejak 1992-1993. Fans pun melakukan protes.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Protes Fans Manchester United Warnai Start Terburuk Klub Sejak 1992-1993
Inggris
Old Trafford Taman Bermain Manchester City, Erling Haaland Raja di Derby Manchester
Erling Haaland menjadi raja baru Derby Manchester dengan 9 gol. Man City juga mencatat rekor 10 kemenangan tandang di Old Trafford.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Old Trafford Taman Bermain Manchester City, Erling Haaland Raja di Derby Manchester
Inggris
Kartu Merah Phil Foden yang Mengubah Segalanya di Derby Manchester
Kartu merah Phil Foden menjadi titik balik Derby Manchester. Man City bermain dengan 10 pemain, tetapi tetap mampu mengalahkan Man United 1-0.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Kartu Merah Phil Foden yang Mengubah Segalanya di Derby Manchester
Bagikan