BolaSkor.com - Ketua Manchester City, Khaldoon Al Mubarak, mengisyaratkan bahwa dirinya akan berbicara secara terbuka mengenai sengketa panjang antara klubnya dan Premier League begitu putusan terkait kasus dugaan pelanggaran aturan keuangan resmi diumumkan.
Seperti diketahui, Manchester City didakwa oleh Premier League pada 2023 atas 115 dugaan pelanggaran aturan keuangan yang disebut terjadi dalam rentang 2009 hingga 2018.
Selain itu, klub juga dituduh tidak memberikan kerja sama penuh selama proses investigasi berlangsung.
Baca Juga:
Bukan AC Milan, Sandro Tonali Jadi Incaran Manchester City
Kandidat Presiden Real Madrid Janjikan Erling Haaland, Manchester City Ancam Ambil Jalur Hukum
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Meski sidang di hadapan komisi independen telah digelar sekitar satu setengah tahun, hingga kini hasil akhirnya masih belum diumumkan.
Di tengah penantian itu, Manchester City tetap mempertahankan sikapnya dengan membantah seluruh tuduhan. Karena alasan itulah, Khaldoon memilih untuk tidak banyak berkomentar sebelum proses hukum benar-benar mencapai titik akhir.
"Saya akan tetap konsisten seperti yang selama ini saya lakukan. Sampai ada keputusan resmi, saya tidak bisa berbicara banyak mengenai hal ini," ujar Khaldoon kepada media klub.
"Begitu keputusan resmi diumumkan, percayalah, kita akan duduk bersama dan saya akan mengatakan semua hal yang ingin saya sampaikan selama tiga tahun terakhir," lanjutnya.
Manchester City dan Ambisi Jangka Panjang
Terlepas dari kasus yang masih berjalan, Manchester City tetap menikmati periode paling gemilang dalam sejarah klub sejak diambil alih Abu Dhabi United Group pada 2008.
Dalam kurun waktu tersebut, The Citizens menjelma menjadi salah satu kekuatan terbesar di sepak bola Eropa. Delapan gelar Premier League, satu trofi Liga Champions, empat Piala FA, dan tujuh Piala Liga Inggris berhasil mereka menangkan.
Khaldoon menegaskan bahwa keberhasilan tersebut membuat pemilik klub, Sheikh Mansour, semakin yakin dengan proyek jangka panjang yang sedang dibangun. Karena itu, dia membantah anggapan bahwa Manchester City atau City Football Group akan dijual dalam waktu dekat.
Ketika Sheikh Mansour berinvestasi di klub ini, beliau melihatnya sebagai proyek jangka panjang,
kata Khaldoon.
"Beliau sama sekali tidak berniat menjual. Tujuannya justru terus mengembangkannya karena kami melihat potensi pertumbuhan yang masih sangat besar," ujarnya.