Aksi 7 Pemain Muda yang Dinantikan di Piala Dunia 2022

Kiprah pemain-pemain muda ini layak dinantikan di Piala Dunia 2022.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 17 November 2022
Aksi 7 Pemain Muda yang Dinantikan di Piala Dunia 2022
Jude Bellingham (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Perhelatan Piala Dunia 2022 terbilang unik dengan event yang diselenggarakan di tengah bergulirnya musim 2022-2023 di Eropa. Tak ayal liga-liga top Eropa 'mengalah' dan memasuki jeda saat ini.

Cukup banyak kiprah negara-negara tertentu yang dinanti khususnya mereka yang masuk kategori calon juara, atau tim yang diprediksi bisa jadi kuda hitam persaingan. Satu hal menarik lainnya yang dinanti adalah: kiprah pemain muda.

Selayaknya turnamen besar lainnya, Piala Dunia 2022 juga bisa menjadi magnet bagi pemandu bakat klub-klub top Eropa untuk melihat bakat pemain. Jika memang kriteria mereka sesuai yang dibutuhkan klub maka para pemandu bakat akan memberi rekomendasi.

Baca Juga:

Piala Dunia 2022 Didominasi Pemain-pemain Premier League

Dua Rekor Diego Maradona yang Dapat Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2022

Piala Dunia Tinggal Hitungan Hari, Pelatih Argentina Buka Peluang Ganti Pemain

Cukup banyak pemain muda yang aksinya dapat dinikmati dan juga dinanti di Piala Dunia 2022. Siapa saja?

1. Jude Bellingham

Baru berusia 19 tahun dan sudah dua tahun bermain dengan Borussia Dortmund. Jude Bellingham kian matang dan dewasa pada usia tersebut dengan 17 caps bersama timnas Inggris. Aksinya akan dinanti fans.

Sejauh ini ia punya catatan sembilan gol dan tiga assists dari 22 laga dengan Dortmund di seluruh kompetisi. Bellingham gelandang dengan kekuatan pada operan bola, dribel, visi bermain, dan acapkali tak segan melakukan tekel.

2. Jamal Musiala

Lothar Mattheus melihat Jamal Musiala sebagai Lionel Messi-nya Jerman dan heran mengapa Inggris tak coba memanggilnya. Seperti Bellingham, Musiala baru berusia 19 tahun dan berposisi sebagai gelandang serang.

Musiala sejauh ini mencetak 12 gol dan memberikan 10 assists dari 22 laga di seluruh kompetisi. Kualitasnya dalam mencetak gol, memberikan operan bola, mendribel bola, akan dinanti publik. Musiala akan menghadirkan kreativitas di lini tengah Jerman.

3. Cody Gakpo

Namanya bisa jadi baru tenar saat Manchester United mengincarnya pada musim panas 2022. Tak ayal publik menantikan aksi pemain berusia 23 tahun PSV Eindhoven dengan timnas Belanda besutan Louis van Gaal.

Penilik sembilan caps dan tiga gol dengan Belanda bermain sebagai penyerang sayap. Gakpo senang melakukan penetrasi dari sisi kiri serangan dan merangsek ke kotak penalti dari posisi tersebut. Gakpo jadi pemain kunci PSV musim ini dengan 13 gol dan 17 assists dari 24 laga di seluruh kompetisi.

4. Takefusa Kubo

Jepang boleh jadi ada di grup sulit bersama Spanyol, Jerman, dan Kosta Rika. Tetapi skuad mereka juga bagus dengan adanya pemain-pemain yang berkarier di Eropa dan salah satu yang aksinya dinanti adalah Takefusa Kubo.

Real Madrid boleh saja melepasnya ke Real Sociedad pada 2022 karena tak yakin dengan performa Kubo, yang sempat dipinjamkan ke Mallorca, Villarreal, dan Getafe. Akan tapi bagi Jepang Kubo tetap jadi bintang muda mereka.

Pemain berusia 21 tahun punya 19 caps dan satu gol dengan Jepang. Ia dijuluki Lionel Messi-nya Jepang karena berkaki kidal, plus suka bergerak di sisi kanan serangan dan kemudian melakukan penetrasi.

5. Gavi

Pada Piala Eropa 2020 rekan setimnya di Barcelona, Pedri, sudah menyita perhatian dengan timnas Spanyol di usia muda. Kini giliran Gavi (18 tahun) yang aksinya dinantikan setelah memenangi penghargaan Golden Boy dan Kopa Trophy - kategori Pemain Muda Terbaik.

Gavi sudah sangat dipercaya Xavi musim ini di Barcelona dengan 19 penampilan dan satu assist. Bahkan bersama timnas Spanyol di usia tersebut ia sudah bermain 12 kali dengan catatan satu gol.

6. Enzo Fernandez

Baru menjalani debut pada September lalu di timnas Argentina dan sudah jadi buah bibir di Eropa, diprediksi pemain masa depan dengan banderol 100 juta poundsterling. Enzo Fernandez berposisi sebagai gelandang bertahan, dapat menciptakan peluang dari kedalaman dan bisa juga digunakan dalam transisi bermain.

Gelandang Benfica baru berusia 21 tahun dan Piala Dunia 2022 dapat jadi momen baginya mempopulerkan nama di Eropa.

7. Aurelien Tchouameni

Tanggung jawab besar sudah diemban Aurelien Tchouameni, baik itu di Real Madrid atau timnas Prancis. Di Madrid ia jadi pengganti langsung Casemiro, sementara di Prancis mengemban tugas dua pemain absen karena cedera, N'Golo Kante dan Paul Pogba.

Sejauh ini pemain berusia 22 tahun menjalankan tugasnya dengan baik di Madrid. Menarik juga melihat bagaimana ia menjaga lini tengah Prancis di Piala Dunia 2022

Selain ketujuh nama tersebut pemain-pemain muda lain yang juga dapat memberi kejutan dengan penampilan mereka adalah: Nuno Mendes, Josko Gvardiol, Charles De Ketelaere, Xavi Simons, Vinicius, Rodrygo, Pedri.

Serba-Serbi Piala Dunia 2022 Piala dunia 2022 Piala Dunia 2022 Qatar Aurelien Tchouameni Sosok Trivia Sepak Bola Jamal Musiala Jude Bellingham

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Ragam
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Floyd Samba mencetak dua gol pada debut bersama Manchester City. Striker 17 tahun itu merupakan putra mantan bek Blackburn Rovers, Christopher Samba.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Ragam
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Brentford vs Chelsea menjanjikan laga seru di Premier League. Simak lima alasan yang membuat duel ini layak dinanti, dari hujan gol hingga H2H.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Ragam
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Harry Kane punya tiga alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, dari dominasi di Jerman hingga performa impresif bersama Timnas Inggris.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Ragam
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
AS Roma memuncaki klasemen Serie A 2026/2027 dengan rekor sempurna. Simak 5 alasan Giallorossi melaju kencang bersama Gasperini dan Donyell Malen.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Ragam
Momen-momen Tak Terlupakan dalam Sejarah Derby Manchester
Simak tujuh momen ikonik Derby Manchester, dari gol salto Wayne Rooney hingga selebrasi legendaris Mario Balotelli.
Arief Hadi - Minggu, 13 September 2026
Momen-momen Tak Terlupakan dalam Sejarah Derby Manchester
Ragam
5 Nama Besar yang Tidak Masuk Nominasi Ballon d'Or 2026
Pedri, David Raya, Raphinha, Bukayo Saka, dan Bradley Barcola mengejutkan karena tidak masuk nominasi Ballon d'Or 2026.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
5 Nama Besar yang Tidak Masuk Nominasi Ballon d'Or 2026
Ragam
Profil Sabah FK, Lawan Manchester United di Liga Champions
Sabah FK menjadi lawan Manchester United di Liga Champions. Simak sejarah klub, Valdas Dambrauskas, jersey pink, dan perjalanan mereka ke fase liga.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Profil Sabah FK, Lawan Manchester United di Liga Champions
Ragam
Sederet Rekor yang Dapat Terukir di Liga Champions Pekan Ini
Haaland hingga Zion Suzuki berpeluang mencetak sejarah di Liga Champions. Simak lima rekor yang bisa terukir pada matchday pertama.
Arief Hadi - Selasa, 08 September 2026
Sederet Rekor yang Dapat Terukir di Liga Champions Pekan Ini
Ragam
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Dari Serie D ke Liga Champions, Como menulis dongeng sepak bola Italia. Simak perjalanan klub, peran Cesc Fabregas, dan dukungan suporternya.
Arief Hadi - Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Ragam
7 Transfer Pemain yang Menjadi Pembeda bagi Klub dalam Sejarah Premier League
Eric Cantona, Petr Cech hingga Sergio Aguero masuk daftar 7 transfer pemain yang menjadi pembeda dan mengubah sejarah Premier League.
Arief Hadi - Kamis, 03 September 2026
7 Transfer Pemain yang Menjadi Pembeda bagi Klub dalam Sejarah Premier League
Bagikan