4 Manajer Top yang Gagal Direkrut Manchester United

Manchester United dalam sejarahnya pasca Sir Alex Ferguson pensiun gagal merekrut sejumlah manajer top.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 03 November 2021
4 Manajer Top yang Gagal Direkrut Manchester United
Antonio Conte (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Premier League 2021-2022 baru masuk awal musim tapi persaingan di sana sudah berlangsung seru. Termasuk drama di awal musim setelah Tottenham Hotspur memecat Nuno Espirito Santo.

Penggantinya bukan sembarang manajer. Dia adalah pelatih asal Italia yang pernah sukses memenangi trofi, Antonio Conte. Transfer itu memperlihatkan bagaimana situasi berubah cepat di Eropa.

Conte sebelumnya diisukan menggantikan Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United. Tapi pada akhirnya itu tak menjadi kenyataan dan Conte berlabuh di London Utara menggantikan Nuno Espirito Santo.

Baca Juga:

3 Alasan Manchester United Tak Perlu Menangisi Keputusan Conte Pilih Tottenham

Tikung Manchester United, Tottenham Hotspur Resmi Perkenalkan Antonio Conte

Staf Pelatih Terlalu Pendiam, Solskjaer Diminta Rekrut Roy Keane

Setelah Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013, konsistensi manajer di United memang jadi suatu hal yang langka. David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho, hingga kini dilatih Solskjaer adalah pelatih-pelatih United pasca era Ferguson.

Selain Van Gaal dan Mourinho yang namanya sudah terkenal di Eropa, ada lima manajer (termasuk Conte) top yang gagal direkrut United. Siapa saja?

1. Jurgen Klopp

Jurgen Klopp sudah melatih Liverpool sejak 2015 dan kini sukses membentuk tim yang diinginkannya. The Reds memenangi titel Premier League (akhir penantian 30 tahun) dan juga Liga Champions.

Jauh pada 2013 Klopp pernah menuturkan fakta menarik berbincang dengan Ferguson kala ia masih melatih Borussia Dortmund.

Kala itu kans Klopp meninggalkan Dortmund memang kecil, tapi faktanya United juga tak memberinya tawaran untuk melatih dan melewatkan kans merekrut pelatih top dari Jerman. United akhirnya memboyong David Moyes.

“Kami (Ferguson dan Klopp) berbicara. Kami tidak banyak berbicara tetapi, bagi saya, itu banyak. Itu adalah kehormatan besar, keseluruhan pembicaraan, jujur. Tapi saya tidak bisa meninggalkan Dortmund," tutur Klopp.

“Saya tidak mendengar tentang tawaran nyata (dari United) tetapi, jika ada, saya tidak bisa melakukannya. Saya pertama-tama harus menyelesaikan pekerjaan dengan Dortmund dan kemudian memikirkan hal-hal lain."

"Merupakan kehormatan besar untuk berbicara dengan Sir Alex. Bagi seorang manajer, hampir hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah duduk di sana dan mendengarkan."

"Mungkin dia adalah yang terhebat yang pernah ada - John Lennon dalam sepak bola. Dari sisi saya, ada rasa hormat yang besar. Apa yang dia lakukan tidak mudah dilakukan oleh manajer lain."

2. Pep Guardiola

"Saya suka atmosfer ini (di Old Trafford). Saya bisa melihat diri saya kelak melatih di sini."

Itu dituturkan Guardiola kepada teman terdekatnya dan juga jurnalis, Marti Perarnau. Pada akhirnya Guardiola justru berlabuh di rival sekota Manchester City pada 2016 setelah sukses di Barcelona dan Bayern Munchen.

Dua kali United gagal melabuhkannya ke Old Trafford. Pertama pada musim 2012-2013 kala Ferguson pensiun (manajemen tak mengetahui sebelumnya), Guardiola juga absen melatih selama setahun pasca meninggalkan Barcelona dan akhirnya ke Bayern pada 2013.

Lalu yang kedua pada 2016. Ketika dihadapkan pada pilihan antara Mourinho dan Guardiola, United pada akhirnya memilih Mourinho dan Guardiola membesut tim rival yang kemudian dibawanya memenangi titel Premier League, serta jadi tim yang dominan di Inggris.

3. Antonio Conte

Seperti halnya Guardiola, United punya dua kans merekrutnya pada 2016 dan 2021. Meski begitu United memilih untuk merekrut Mourinho pada 2016 dan memercayai Solskjaer pada 2021, kendati United dibantai Liverpool dengan skor 0-5 di Old Trafford.

Conte pun pada akhirnya melatih Tottenham Hotspur. Menilik kesuksesannya memenangi titel liga dengan Juventus, Chelsea, dan Inter Milan, Conte dapat mengubah mentalitas Tottenham jadi tim petarung titel.

4. Mauricio Pochettino

Pelatih asal Argentina tidak bergelimang trofi dalam kariernya sebagai pelatih di Espanyol, Southampton, dan Tottenham Hotspur. Tapi CV kepelatihannya bagus dari dua periode dengan Southampton dan Tottenham.

Pochettino membangun skuad dengan mengembangkan pemain-pemain muda, bermain ofensif dan enerjik dalam filosofi bermainnya, hingga kini ia melatih Lionel Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe di PSG - klub dengan potensi besar memenangi trofi tiap musimnya.

Pelatih berusia 49 tahun sempat vakum melatih selama setahun pasca meninggalkan Tottenham pada 2019. United sempat dikaitkan dengannya kala performa tim buruk dan Solskjaer dirumorkan dipecat.

Pada akhirnya tawaran itu tak kunjung datang dan Pochettino melatih PSG sejak 2021.

Trivia Sepak Bola Manchester United Antonio Conte Jurgen Klopp Pep Guardiola Mauricio Pochettino

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Berdamai dengan Carrick, Bruno Fernandes Berpotensi Kembali Bermain Saat Manchester United Hadapi Chelsea
Sempat berseteru dan dicadangkan, Bruno Fernandes dikabarkan telah berdamai dengan Michael Carrick dan siap tampil saat Manchester United tantang Chelsea.
Gazza Roosaryatama - Rabu, 28 Oktober 2026
Berdamai dengan Carrick, Bruno Fernandes Berpotensi Kembali Bermain Saat Manchester United Hadapi Chelsea
Inggris
Jika Datang ke Old Trafford, Conte Akan Menjadi 'Bencana' untuk Skuad Man United
Antonio Conte dikaitkan dengan Manchester United. Ashley Young mengungkap gaya kepelatihan keras Conte dan risiko jika ia menangani Setan Merah.
Arief Hadi - Rabu, 28 Oktober 2026
Jika Datang ke Old Trafford, Conte Akan Menjadi 'Bencana' untuk Skuad Man United
Inggris
Memecat Michael Carrick Tidak Akan Menyelesaikan Masalah Manchester United
Peter Schmeichel menilai pemecatan Michael Carrick tak akan menyelesaikan masalah Manchester United. Ia menyoroti krisis kepemimpinan klub.
Arief Hadi - Rabu, 28 Oktober 2026
Memecat Michael Carrick Tidak Akan Menyelesaikan Masalah Manchester United
Inggris
Michael Carrick Belum Akan Dipecat Manchester United, Manajemen Masih Sabar
Manajemen Manchester United memutuskan untuk tidak memecat Michael Carrick. Setan Merah sudah dinantikan laga sulit dalam beberapa pekan ke depan.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 27 Oktober 2026
Michael Carrick Belum Akan Dipecat Manchester United, Manajemen Masih Sabar
Italia
AC Milan Pantau Bruno Fernandes, Reuni dengan Ruben Amorim?
AC Milan minati Bruno Fernandes yang dikabarkan retak dengan Manchester United. Sang gelandang berpeluang reuni dengan Ruben Amorim di Italia.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 27 Oktober 2026
AC Milan Pantau Bruno Fernandes, Reuni dengan Ruben Amorim?
Ragam
Prediksi, 3 Kandidat Utama Pemenang Ballon d'Or 2026
Prediksi Ballon d'Or 2026 mengerucut pada Lamine Yamal, Kylian Mbappe, dan Harry Kane. Simak performa serta peluang ketiganya meraih trofi.
Arief Hadi - Senin, 26 Oktober 2026
Prediksi, 3 Kandidat Utama Pemenang Ballon d'Or 2026
Inggris
Adakan Pertemuan, Manchester United Segera Pecat Michael Carrick?
Manchester United menggelar rapat darurat usai kalah 0-3 dari Bournemouth. Michael Carrick terancam dipecat, Eddie Howe dan Julian Nagelsmann masuk radar.
Arief Hadi - Senin, 26 Oktober 2026
Adakan Pertemuan, Manchester United Segera Pecat Michael Carrick?
Inggris
Manchester United Kalah Lagi, Suporter Justru Nyanyikan Nama Michael Carrick
Manchester United kalah 0-3 dari Bournemouth dan terpuruk di posisi ke-16 Premier League. Namun, suporter tetap menyanyikan nama Michael Carrick. Akankah sang manajer dipecat?
Johan Kristiandi - Senin, 26 Oktober 2026
Manchester United Kalah Lagi, Suporter Justru Nyanyikan Nama Michael Carrick
Klasemen
Klasemen Terbaru Premier League: Liverpool Masuk Empat Besar, Manchester United Dekati Zona Degradasi
Klasemen Premier League terbaru pekan ke-8: Liverpool masuk empat besar usai menang atas Brighton, sementara Manchester United kalah 0-3 dari Bournemouth.
Arief Hadi - Minggu, 25 Oktober 2026
Klasemen Terbaru Premier League: Liverpool Masuk Empat Besar, Manchester United Dekati Zona Degradasi
Hasil akhir
Hasil Premier League 2026/2027: Manchester United Dibantai, Liverpool Hentikan Laju Brighton
Manchester United telan kekalahan telak dari Bournemouth pada pekan kedelapan Premier League 2026/2027. Sementara itu, Liverpool sukses menang.
Gazza Roosaryatama - Minggu, 25 Oktober 2026
Hasil Premier League 2026/2027: Manchester United Dibantai, Liverpool Hentikan Laju Brighton
Bagikan