Seperti diketahui, Sneijder dan Mourinho adalah dua soksos penting yang sukses mengantar Inter Milan meraih treble pada tahun 2010. Mou lantas meninggalkan La Beneamata di akhir musim 2009-10, sementara Sneijder baru gabung ke Galatasaray pada awal musim lalu. Kini keduanya akan kembali bertemu sebagai lawan di Turk Telekom Arena, Kamis (27/2) dini hari WIB. “Baik, apa yang bisa saya katakan tentang dia? Kami memenangkan trofi ini bersama. Tentu saja saya punya perasaaan spesial dengan Mourinho karena kami memenangkan tiga gelar dan mendapat tahun yang luar biasa,” tutur Sneijder seperti dilansir laman resmi UEFA. “Besok sepenuhnya pemikiran berbeda, Tentu saja kami adalah teman di luar lapangan tapi besok untuk 90 menit kami tidak akan menjadi teman. Saya sangat menghormatinya karena kami semua mengharagainya dan juga Chelsea. Kami ini raih kemenangan namun dengan rasa hormat.” Hal demikian itu juga disampaikan pelatih Tim Singa Turki, Roberto Mancini. Mantan juru racik Manchester City itu menyebutkan, bukan hanya Sneijder yang harus melupakan pertemanan dengan The Special One, hal itu juga berlaku untuk Didier Drogba. “Didier adalah seorang yang penting untuk Chelsea. Wesley meraih Liga Champions di bawah Mourinho dan mereka punya hubungan baik namun untuk 90 menit mereka akan menjadi musuh.” Demikian Mancini seperti dikutip Daily Mail.
Wesley Sneijder Tak Anggap Mourinho Sebagai Teman
BolaSkor - Rabu, 26 Februari 2014
- #Galatasaray
- #Inter Milan
- #Wesley Sneijder
- #Chelsea
- #Babak 16 Besar Liga Champions
- #Jose Mourinho
- #Roberto Mancini
Bagikan
BERITA TERKAIT
Sabtu, 03 Oktober 2026
Link Streaming Pertandingan Uji Coba Inter Milan vs Lumezzane
Selasa, 29 September 2026
Momen Penebusan Alessandro Bastoni
Selasa, 29 September 2026
Italia Menang Telak di Turki, Mancini Langsung Alihkan Fokus ke Laga Melawan Prancis
Senin, 28 September 2026
Milan dan Inter Rebutan Striker Cagliari, Satu Tim Kini Lebih Unggul
Sabtu, 26 September 2026
Satu Pesan Jose Mourinho untuk Skuad Real Madrid: Jangan Khianati Saya
Sabtu, 26 September 2026
Italia Tumbang: Comeback Mancini Berakhir Pahit, Gli Azzurri Disiuli Fans
Kamis, 24 September 2026
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Kamis, 24 September 2026
Carlo Ancelotti Sindir Real Madrid soal Waktu Bermain Endrick
Rabu, 23 September 2026
Dimulai dari Nol Pasca Gagal Lolos Piala Dunia Tiga Kali Beruntun, Italia Harus Melewati Era Kegelapan
Selasa, 22 September 2026
Target Trofi pada Periode Dua Roberto Mancini Melatih Timnas Italia
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026