Berlatar belakang di sebuah pesta di Kroasia Schweinsteiger, yang mengenakan kaus berwarna hitam dan topi, naik ke atas meja dan kemudian meneriakkan kata Borussia Dortmund Hurensöhnein, atau yang berarti, maaf, Borussia Dortmund anak-anak pelacur. Chant tersebut sering dinyanyikan pendukung Bayern kala kedua tim bentrok di lapangan. Sadar tindakannya itu sudah melampaui batas, pemain berusia 29 tahun itu langsung mengunggah video permintaan maaf melalui akun resmi Facebook-nya. "Saya ingin mengucapkan permintaan maaf kepada pendukung, pemain, dan ofisial Borussia Dortmund. Ini memang chant yang lumrah dinyanyikan fans, tapi saya tak ingin menghina siapapun dengan kata-kata buruk," ungkap Schweinsteiger. "Saya tak memiliki masalah dengan pemain Dortmund. Kevin Grosskreutz adalah teman saya. Sekali lagi saya minta maaf kepada pendukung Dortmund. Saya berharap kalian semua mengerti," ia menyambung. Borussia Dortmund sendiri langsung menanggapi video permintaan Schweinsteiger ini. Dengan nada sedikit nyinyir, Dortmund menawarkan jasa les bernyanyi bagi Schweinsteiger. "Tak masalah bagi kami jika Anda minum beberapa botol bir dan kemudian bernyanyi tanpa berpikir usai memenangkan Piala Dunia. Kami selalu melihat Anda sebagai pria baik," demikian pernyataan resmi Dortmund. "Kami takkan terpengaruh dengan nyanyian Anda. Kami menerima video permintaan maaf Anda dan semoga liburan Anda menyenangkan di Kroasia. Sangat penting Anda menyanyikannya dengan benar. Jika Anda butuh les bernyanyi, kami akan dengan senang hati membantu Anda," tambah pernyataan tersebut. Berikut Videonya: [video url="http://www.youtube.com/watch?v=ZKimYHpwVqQ"] Video Permintaan Maaf Schweisnteiger: [video url="http://www.youtube.com/watch?v=CRaKf3i1iCw"]
VIDEO Nyanyian Hinaan Schweinsteiger Pada Dortmund
BolaSkor - Jumat, 01 Agustus 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 24 September 2026
Harry Kane Rencanakan Pindah Cabor Usai Pensiun dari Sepak Bola
Sabtu, 19 September 2026
Hasil Pertandingan: Bayern Munchen Pesta Gol, Chelsea Dibantai Brentford
Jumat, 18 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Bayern Munchen vs Union Berlin: Tak Terkalahkan, tetapi Tidak Sempurna
Selasa, 15 September 2026
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Senin, 14 September 2026
Terus Pecahkan Rekor, Harry Kane Terdepan Menangi Ballon d'Or 2026?
Jumat, 11 September 2026
Hasil Liga Champions: Manchester United, Como, dan Bayern Munchen Pesta Gol
Kamis, 10 September 2026
Prediksi dan Link Live Streaming Bayern Munchen vs Bodo/Glimt: Bukan Lawan yang Mudah
Selasa, 08 September 2026
Prediksi Superkomputer: Arsenal Favorit Juara Liga Champions 2026-2027
Kamis, 03 September 2026
Gabung Borussia Dortmund, Ethan Nwaneri Bisa Menghantui Arsenal di Liga Champions
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026