Kemenangan ini membuat AS Roma mengumpulkan 76 poin. Pasukan Serigala Ibukota kini unggul 12 poin dari Napoli yang berada di posisi ketiga. Melawat ke Stadio Sant'Elia pada pekan ke-32 Liga Italia, Minggu (6/4) malam WIB, Roma langsung mengendalikan jalannya laga. Namun, I Giallorissi mendapatkan perlawanan berat dari Cagliari di awal pertandingan. Laga baru memasuki menit ke-7, Mauricio Pinilia menebar ancaman ke gawang I Lupi. Tapi, sundulan Pinillia usai menerima umpan lambung Daniele Dessena masih melayang di atas mistar. Mengandalkan Radja Nainggolan, Daniele De Rossi dan Miralem Pjanic, skuat Serigala Ibukota mampu menguasai lini tengah. Namun, solidnya barisan belakang Cagliari membuat serangan penggawa Roma selalu gagal. Di menit ke-21, Roma mendapatkan peluang pertamanya lewat kaki Maicon. Sayangnya, tendangan keras kaki kanan Maicon hanya melambung jauh di atas mistar gawang. Masuk menit ke-24 Nene memiliki kans untuk membawa Cagliari memimpin. Akan tetapi, sepakan bebas Nene ke tiang jauh masih belum membuahkan hasil. Mattia Destro akhirnya sukses memecah kebuntuan AS Roma di menit ke-32. Berawal dari skema serangan balik, Gervinho memberikan umpan terukur kepada Destro yang telah memanti di muka gawang. Dengan mudah, penyerang 23 tahun itu menjaringkan bola ke dalam gawang dengan sepakan. Tertinggal satu gol, Cagliari semakin gencar membangun serangan ke pertahanan Roma. Namun, hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan Roma tetap bertahan. Unggul satu gol di babak pertama membuat pasukan AS Roma semakin percaya diri dalam melancarkan serangan. Serigala Ibukota langsung tancap gas di awal babak kedua. Cagliari praktis dipaksa bermain bertahan dan hanya sesekali menyerang. Radja Nainggolan hampir saja mencetak gol ke gawang mantan klubnya pada menit ke-55. Namun, tembakan pemain asal Belgia yang memiliki darah keturunan Indonesia dari luar kotak penalti masih sedikit melenceng di sisi kanan gawang Cagliari. Namun, Nainggolan berhasil membayar lunas kegagalannya semenit berselang. Melalui skema serangan balik, Nainggolan mengirimkan umpan terobosan terukur yang berhasil dikonversi menjadi gol oleh Mattia Destro. 2-0 Roma unggul. Satu-satunya peluang terbaik Cagliari di babak kedua hadir di menit ke-80. Danilo Avelar melepaskan tembakan jarak jauh dengan kaki kirinya. Namun, Morgan De Sanctis sigap mengawal gawangnya Cagliari mendapatkan hadiah penalti saat pertandingan menyisakan waktu dua menit lagi. Mauricio Pinilla dijatuhkan Mehdi Benatia di kotak terlarang. Pinilla yang mengambil sendiri tembakan penalti tersebut sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1 yang bertahan hingga laga usai. Destro mencetak gol ketiganya bagi Roma di menit ke-73. Kali ini, tembakan kaki kanannya gagal dihalau kiper Vlada Avramov usai mendapatkan umpan terobosan matang Alessandro Florenzi. Roma unggul jauh tiga gol tanpa balas. Susunan Pemain: Cagliari: Avramov; Pisano, Oikonomou, Astori, Avelar; Ekdal, Dessena, Conti; Cossu; Pinilla, Nene Roma: De Sanctis; Maicon, Benatia, Castan, Romagnoli; Nainggolan, De Rossi, Pjanic; Florenzi, Destro, Gervinho
Tri Gol Mattia Destro Antar AS Roma Hancurkan Cagliari
BolaSkor - Minggu, 06 April 2014
- #Cagliari
- #Francesco Totti
- #Mattia Destro
- #AS Roma
- #Tiga Gol Destro Antar Cagliari Hancurkan Cagliari
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 21 September 2026
Klasemen Terbaru Serie A 2026-2027: Milan dan Juventus Merangkak Naik, Cagliari Jadi Kejutan di Empat Besar
Minggu, 20 September 2026
Klasemen Sementara Serie A 2026/2027 Usai AS Roma dan Inter Imbang 2-2
Minggu, 20 September 2026
Hasil Pertandingan: AS Roma Ditahan Inter di Kandang, Barcelona Perpanjang Rekor Kemenangan
Sabtu, 19 September 2026
AS Roma vs Inter Milan Disiarkan ANTV? Ini Informasinya!
Sabtu, 19 September 2026
Cara Menonton, Jadwal, dan Link Live Streaming AS Roma vs Inter Milan
Sabtu, 19 September 2026
Prediksi Skor AS Roma vs Inter Milan Versi Superkomputer: Berbagi Poin?
Sabtu, 19 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming AS Roma vs Inter Milan: Duel Dua Klub Papan Atas Serie A
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Selasa, 15 September 2026
Klasemen Serie A Terbaru: AS Roma di Puncak, Juventus Tergelincir
Senin, 14 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Torino vs AS Roma: Ujian Konsistensi untuk Giallorossi
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026