BolaSkor.com - Kegagalan timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2026, yang juga menjadi tiga kali beruntun, berdampak kepada beberapa pemain timnas.
Terutamanya bek berusia 26 tahun Inter Milan, Alessandro Bastoni, yang menerima kartu merah kala Italia kalah adu penalti melawan Bosnia-Herzegovina di play-off Piala Dunia 2026.
Menyusul momen kontroversial di Derby d'Italia kala Pierre Kalulu menerima kartu merah, kemudian Bastoni melakukan selebrasi, ditambah kartu merah kontra Inter, Bastoni disorot habis-habisan.
Baca Juga:
Hasil Serie A: Bungkam AS Roma 5-2, Inter Milan Kukuh di Puncak Klasemen
Jadwal dan Link Streaming Inter Milan vs AS Roma, Senin 6 April 2026
Superkomputer Prediksi Hasil Inter Milan vs AS Roma: Tiga Poin untuk Nerazzurri
Kabarnya, peluang Bastoni pergi pada bursa transfer musim panas mendatang cukup besar terjadi terlebih karena Barcelona juga mengincarnya.
Tak Ada Niatan Pergi

Alessandro Bastoni (@_gjr7)
Namun menurut mantan bek Inter, Andrea Ranocchia, Bastoni belum tentu ingin pergi. Menurutnya, Bastoni tak memiliki niatan pergi dari Inter dan pelatih Inter, Cristian Chivu, sosok yang dapat meyakinkannya bertahan.
"Dia (Bastoni) memiliki kepribadian yang hebat, dan itulah yang membantunya saat ini, ketika semuanya tampak menimpanya," kata Ranocchia soal Bastoni di Sempre Inter.
"Chivu benar-benar peduli pada para pemain secara manusiawi dan menularkan kekuatan kepada mereka."
"Pertandingan seperti ini penting baginya. Saya tidak akan meninggalkan sepak bola Italia karena situasi ini, dan saya rasa dia juga tidak menginginkannya."
"Banyak orang lain akan hancur dan kesulitan bahkan untuk keluar rumah."
"Dia membiarkan banyak hal berlalu begitu saja, meskipun ancaman tersebut telah memengaruhi putri dan istrinya. Hal-hal ini memiliki dampak," imbuh Ranocchia.
Kabarnya, Inter juga telah bersiap jika pada akhirnya Bastoni memutuskan pergi. Inter disinyalir ingin memulangkan bek Italia, Riccardo Calafiori, yang kini membela Arsenal.