BolaSkor.com - Dua tim Eropa yang melakoni tur Asia di pramusim menuju musim 2026-2027, Inter Milan dan Manchester City, bertemu di Hong Kong Stadium.
Dimainkan pada Sabtu (01/08) malam WIB, The Citizens kalah 1-3 via adu penalti setelah di waktu normal imbang 1-1 kontra Inter Milan.
Hasil itu cukup menarik, mengingat Man City mendominasi permainan di sepanjang laga dan kalah via adu penalti.
Baca Juga:
Kian Dekat dengan Pintu Keluar Inter Milan, Davide Frattesi Didekati Juventus dan As Roma
Man City masih beradaptasi dengan Enzo Maresca, sementara Inter memasuki musim kedua dengan Cristian Chivu usai memenangi Coppa Italia dan Scudetto musim lalu.
Daftar Isi
Babak Pertama
Daftar Isi
Enzo Maresca, suksesor Pep Guardiola, menerapkan taktik 4-2-3-1 di Man City dengan menurunkan pemain seperti Phil Foden, Antoine Semenyo, Tijjani Reijnders, dan Mateo Kovacic - tanpa Erling Haaland yang masih absen pasca Piala Dunia 2026.
Sedangkan Inter senantiasa dengan taktik tiga bek pada varian 3-5-2. Cristian Chivu memainkan Nicolo Barella, Benjamin Pavard, Federico Dimarco, Pio Esposito, hingga Henrikh Mkhitaryan.
Man City sudah mendominasi permainan di awal laga dan unggul terlebih dahulu di menit 14. Striker Man City, Divin Mubama, menerima bola dari Semenyo dan mengonversinya dari jarak dekat menjadi gol. 1-0 Man City unggul.
Baca Juga:
Tidak butuh waktu lama bagi Inter meresponsnya. Enam menit berselang, Pavard mencetak gol usai menerima assist dari Dimarco pasca terjadi kemelut di kotak penalti Man City. Skor menjadi sama kuat 1-1.
Selepas gol tersebut, tidak ada lagi gol yang tercipta. Man City dominan tapi tak kuasa menciptakan peluang berbahaya, sementara serangan Inter dimentahkan Man City.
Babak Kedua
Permainan di babak kedua tidak jauh dari babak pertama, di mana Man City dominan dalam penguasaan bola dan Inter mengandalkan serangan balik.
Pola bermain Inter sukses membuat Man City frustrasi, tetapi di satu sisi juga membuat mereka minim dalam menyerang.
Sejumlah pergantian pemain juga terjadi kedua kubu. Dari Man City, masuknya Mahamadou Sangare dan Kaden Braithwaite menghadirkan enerji baru.
Baca Juga:
Keduanya menghidupkan sisi serangan sayap Man City, tetapi peluang yang mereka ciptakan juga urung berbuah gol dan sempat mengenai mistar gawang.
Memasuki menit 82, Man City dominan dengan 62 persen penguasaan bola dan Inter hanya memiliki 38 persen penguasaan bola.
Tidak ada lagi gol yang tercipta sampai laga kedua berakhir dan laga dilanjutkan ke adu penalti.
Pada drama adu penalti itu Inter memenangkan laga dengan skor akhir 3-1. Tiga penendang awal Man City urung mencetak gol.
Susunan Pemain
Manchester City (4-2-3-1): Gianluigi Donnarumma; Stephen Mfuni (Max Alleyne 46'), Josko Gvardiol (Vitor Reis 46'), Abdukhodir Khusanov, Rico Lewis; Tijjani Reijnders (Rayan Ait-Nouri 46'), Mateo Kovacic (Nico Gonzales 46'); Antoine Semenyo (Mahamadou Sangare 69'), Phil Foden (Claudio Echeverri 68'), Savinho (Kaden Braithwaite 78'); Divin Mubama (Ryan McAidoo 46')
Pelatih: Enzo Maresca
Inter Milan (3-5-2): Josep Martinez (Ivan Provedel 61'); Carlos Augusto (Alessandro Bastoni 46'), Yann Bisseck (Yvan Maye 78'), Benjamin Pavard (Leonardo Bovio 69'); Federico Dimarco, Henrikh Mkhitaryan (Piotr Zielinski 46'), Aleksandar Stankovic (Luka Topalovic 60'), Nicolo Barella (Davide Frattesi 46'), Andy Diouf (Luis Henrique 46'); Jamal Iddrissou (Mattia Mosconi 46'), Pio Esposito (Matteo Lavelli 67')
Pelatih: Cristian Chivu

