Bertanding di Arena Sao Paulo, Selasa (1/7) malam WIB, kedua tim tampil terlambat panas di menit-menit awal. Poros permainan hanya terfokus pada area sentral. Tak banyak peluang terjadi sepanjang 20 menit. Masing-masing tim hanya mendapat satu peluang yang belum mengenai sasaran. Argentina terlebih dahulu lakukan percobaan dari luar kotak penalti melalui Fernando Gago pada menit enam. Tiga menit berselang, Swiss coba membuka peluang saat sepakan Gokhan Inler melambung ke atas gawang Sergio Romero. Tim Tango berupaya memecah kebuntuan ketika laga memasuki menit 25. Angel Di Maria menyodorkan bola mati ke area 16 Swiss, namun sayang tak mampu dimanfaatkan Gonzalo Higuain untuk menjadi gol. Argentina terus mengurung pertahanan Swiss. Meski begitu, Swiss sempat mendapat dua peluang emas saat laga berjalan 28 menit. Granit Xhaka menghempaskan sepakan keras dari jarak dekat sementara Stephan Lichtsteiner dari luar kotak penalti, yang kedua upaya tersebut berhasil digagalkan Romero. Satu menit berselang, Albiceleste berpeluang membuka keunggulan andai saja sepakan Ezequiel Lavezzi usai menyambut umpan Higuain tak mampu dimentahkan penjaga gawang Swiss, Benaglio. Pasukan Ottmar Hitzfeld hampir mengubah situasi jika saja Josip Drmic lebih tenang dalam penyelesaian akhir. Memasuki menit 39, Drmic menerima umpan terobosan akurat dari Shaqiri sehingga tinggal berhadapan dengan kiper Argentina. Sayang, upaya Drmic untuk mencungkil bola berhasil terbaca oleh Romero. 40 menit laga berjalan, Argentina tampak mendominasi pertandingan. Sesuai dengan catatan statistik Whoscored, Lionel Messi dan kolega unggul dalam penguasaan bola yang mencapau 60 persen berbanding 40 persen. Skor imbang tanpa gol tetap bertahan hingga turun minum. Susunan pemain Argentina (4-1-2-1-2): Romero; Zabaleta, Fernandez, Garay, Rojo; Gago, Mascherano, Maria; Messi; Lavezzi, Higuain Swiss (4-2-3-1): Benaglio; Licthtsteiner, Schar, Djourou, Rodriguez; Inler, Behrami; Xhaka, Shaqiri, Mehmedi; Drnic
Tempo Sedang, Argentina dan Swiss tanpa Gol Babak I
BolaSkor - Selasa, 01 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 31 Juli 2026
Erick Thohir Senang dengan Wacana Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim
Jumat, 31 Juli 2026
FIFA Ngotot Jual Piala Dunia, UEFA Tegaskan Ogah Main di Seluruh Kompetisi
Jumat, 31 Juli 2026
Erick Thohir Dukung FIFA Jual Sebagian Saham Piala Dunia, PSSI Berpeluang Dapat Lebih dari Rp360 Miliar
Kamis, 30 Juli 2026
Ramai Isu Penjualan Saham Piala Dunia, Mantan Presiden FIFA Kecam Gianni Infantino
Rabu, 29 Juli 2026
FIFA Berencana Jual Saham Piala Dunia, Gianni Infantino Dikritik PM Inggris dan FA
Senin, 27 Juli 2026
Gianni Infantino Minta Para Pengkritik Bermeditasi, Berdoa, atau Menonton Sepak Bola
Kamis, 23 Juli 2026
Kocak, Ada Petisi agar Laga Spanyol vs Argentina Diulang
Kamis, 23 Juli 2026
FIFA Investigasi Insiden Final Piala Dunia 2026, Roberto Ayala Minta Maaf kepada Dani Olmo
PILIHAN EDITOR
Minggu, 02 Agustus 2026
9 Fakta Menarik Danny Welbeck, Striker Baru Chelsea yang Tak Banyak Diketahui
Sabtu, 01 Agustus 2026
Siapakah Hamza Abdelkarim? Wonderkid Barcelona yang Curi Perhatian Hansi Flick
Sabtu, 01 Agustus 2026
7 Kutipan Terbaik untuk Menggambarkan Legenda AC Milan, Franco Baresi
Jumat, 31 Juli 2026
Siapakah Carlos Espi? Striker Levante yang Membuat Real Madrid Menebus Klausul Rilisnya
Selasa, 28 Juli 2026
Ketika John Herdman Mencari Sudut Pandang yang Tak Terlihat dari Bangku Cadangan
Senin, 27 Juli 2026
Profil Mitchell Baker, Pencetak Hattrick saat Timnas Indonesia Menang atas Kamboja
Senin, 27 Juli 2026
Efek Domino Bursa Transfer: Vinicius, Rodri, Yan Diomande hingga Julian Alvarez
Senin, 27 Juli 2026