BolaSkor.com - Stefano Lilipaly membuat kejutan dengan mengambil tawaran Semen Padang FC untuk bermain di kasta kedua sepak bola Indonesia, Championship 2026/27.
Padahal, sebelumnya dia selalu bermain di kasta tertinggi dan musim lalu membela Dewa United Banten FC.
Baca Juga:
Semen Padang FC Launching Tim, Targetkan Juara Championship 2026/2027
Keputusan penggawa Timnas Indonesia itu menimbulkan tanda tanya. Pesepakbola berusia 36 tahun tersebut akhirnya buka suara soal keputusannya itu.
Ya, mereka mau juara, saya juga mau bantu tim Semen Padang kembali ke Super League. Ini petualangan buat saya juga, itu yang paling penting,
ungkap Lilipaly kepada awak media termasuk BolaSkor.com.
Kronologi Bergabung

Stefano Lilipaly saat masih membela Dewa United Banten FC. (Media Dewa United Banten FC)
Penyerang kelahiran Belanda itu mengungkapkan bagaimana dirinya akhirnya bisa bergabung dengan tim berjuluk Kabau Sirah tersebut.
Baca Juga:
Serius Hadapi Championship 2026/27, Semen Padang Tantang Klub Liga 1 Singapura
Menurutnya, tak ada proses berbelit-belit dan semua negosiasi berjalan lancar saja hingga akhirnya dirinya menekan kontrak.
"Ada kesempatan mereka telefon saya, kami bernegosiasi, bicara soal apa rencana buat tahun ini dan ternyata sangat cocok," kata Lilipaly.
"Saya juga mau juara. Semoga saya bisa memberikan kontribusi yang terbaik untuk tim ini tahun ini dan bersama-sama bisa membawa tim kembali ke Super League," lanjutnya.
Pesaing Terkuat Semen Padang

Launching tim Semen Padang FC untuk Championship 2026/27. (BolaSkor.com/Gazza Roosaryatama)
Semen Padang tergabung di Grup A Championship 2026/27 bersama dengan sejumlah klub yang cukup membahayakan, seperti PSIS Semarang, PSMS Medan, dan Persiraja Banda Aceh.
Baca Juga:
Dibuka PSIS vs PSPS, Berikut Jadwal Pekan Pertama Championship Indonesia 2026/2027
Lilipaly mengaku belum mengeratahui secara mendalam soal calon lawan-lawannya di musim anyar nanti, tetapi dia sudah menyoroti sejumlah tim yang sekiranya akan membahayakan.
Kalau saya lihat mungkin (PSIS) Semarang tim bagus, Persis (Solo) juga bagus, tetapi yang lain saya belum lihat,
kata Lilipaly.
"Akan tetapi, saya tahu (tim lain) juga punya kualitas. Kita lihat saja tahun ini seperti apa," pungkasnya.