Berlaga di Arena Sao Paulo, Selasa (1/7) malam WIB, Argentina tampil dominan sepanjang 45 menit pertama. Dari catatan statistik terlihat Albiceleste unggul penguasaan bola yang mencapai 63 persen berbanding 37 persen. Namun dari segi peluang, Swiss tampak lebih efektif. Dari lima peluang yang dimiliki Argentina, dari lima peluang hanya dua yang mengenai sasaran. Sementara Swiss mampu mengancam gawang Sergio Romero tiga dari empat peluang yang dimiliki. Bek sayap Swiss, Ricardo Rodriguez, jadi pembeda di interval pertama. Rodriguez kerap kali membangun serangan dari sektor kiri. Sementara itu mega bintang Lionel Messi tak mampu memberikan permainan terbaiknya. Messi juga tak sekalipun melepas tembakan ke arah gawang. Selepas turun minum, tempo permainan tak berubah seperti babak pertama. Argentina terus mencoba celah untuk menjebol gawang Benaglio. Sedangkan Swiss lebih mengandalkan serangan balik. Pertandingan semakin menarik ketika memasuki menit 50. Xherdan Shaqiri berkesempatan membuka keunggulan saat meluncurkan tendangan bebas jarak jauh. Beruntung Romero sigap dalam menghalau datangnya bola. Marcos Rojo coba membantu serangan dari sisi kiri sebelum akhirnya melepaskan umpan silang yang mampu dimentahkan Benaglio saat laga berjalan 58 menit. Empat menit berselang Benaglio kembali melakukan penyelamatan gemilang saat menepis sundulan Gonzalo Higuain. Pujian layak diberikan kepada Benaglio yang sanggup meredam setiap peluang Argentina. Seperti ketika laga berjalan 78 menit, penjaga gawang 30 tahun itu gemilang dalam menepis sepakan keras Messi dari dalam kotak penalti. Hingga pertandingan usai belum ada gol tercipta. Susunan pemain Argentina (4-1-2-1-2): Romero; Zabaleta, Fernandez, Garay, Rojo; Gago, Mascherano, Maria; Messi; Lavezzi (Palacio 74’), Higuain Swiss (4-2-3-1): Benaglio; Licthtsteiner, Schar, Djourou, Rodriguez; Inler, Behrami; Xhaka (Gelson Fernandez 66’), Shaqiri, Mehmedi; Drmic (Seferovic 82’)
Tampil Pragmatis, Swiss Paksa Argentina ke Babak Tambahan
BolaSkor - Selasa, 01 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 31 Juli 2026
Erick Thohir Senang dengan Wacana Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim
Jumat, 31 Juli 2026
FIFA Ngotot Jual Piala Dunia, UEFA Tegaskan Ogah Main di Seluruh Kompetisi
Jumat, 31 Juli 2026
Erick Thohir Dukung FIFA Jual Sebagian Saham Piala Dunia, PSSI Berpeluang Dapat Lebih dari Rp360 Miliar
Kamis, 30 Juli 2026
Ramai Isu Penjualan Saham Piala Dunia, Mantan Presiden FIFA Kecam Gianni Infantino
Rabu, 29 Juli 2026
FIFA Berencana Jual Saham Piala Dunia, Gianni Infantino Dikritik PM Inggris dan FA
Senin, 27 Juli 2026
Gianni Infantino Minta Para Pengkritik Bermeditasi, Berdoa, atau Menonton Sepak Bola
Kamis, 23 Juli 2026
Kocak, Ada Petisi agar Laga Spanyol vs Argentina Diulang
Kamis, 23 Juli 2026
FIFA Investigasi Insiden Final Piala Dunia 2026, Roberto Ayala Minta Maaf kepada Dani Olmo
PILIHAN EDITOR
Minggu, 02 Agustus 2026
9 Fakta Menarik Danny Welbeck, Striker Baru Chelsea yang Tak Banyak Diketahui
Sabtu, 01 Agustus 2026
Siapakah Hamza Abdelkarim? Wonderkid Barcelona yang Curi Perhatian Hansi Flick
Sabtu, 01 Agustus 2026
7 Kutipan Terbaik untuk Menggambarkan Legenda AC Milan, Franco Baresi
Jumat, 31 Juli 2026
Siapakah Carlos Espi? Striker Levante yang Membuat Real Madrid Menebus Klausul Rilisnya
Selasa, 28 Juli 2026
Ketika John Herdman Mencari Sudut Pandang yang Tak Terlihat dari Bangku Cadangan
Senin, 27 Juli 2026
Profil Mitchell Baker, Pencetak Hattrick saat Timnas Indonesia Menang atas Kamboja
Senin, 27 Juli 2026
Efek Domino Bursa Transfer: Vinicius, Rodri, Yan Diomande hingga Julian Alvarez
Senin, 27 Juli 2026