Gol tunggal kemenangan Sunderland dicetak Sebastian Larsson pada menit ke-30. Kekalahanan ini tak merubah posisi MU di posisi ketujuh dengan 60 angka. Sementara, Sunderland kian menjauhi zona degradasi dengan tabungan 35 angka. Manchester United menjalani pertandingan ke-36 di ajang Liga Inggris dengan menjamu Sunderland di markasnya, Stadion Old Trafford, Sabtu (3/5) malam WIB. Ini menjadi pekerjaan kedua Ryan Giggs sebagai pelatih sementara Setan Merah. MU tak bisa menurunkan dua bomber andalannya, Wayne Rooney dan Robin van Persie, di pertandingan ini akibat cedera. Giggs pun memasang Javier 'Chicharito' Hernandez sendiri di depan lewat formasi 4-5-1. Adapun, Sunderland mengandalkan duet Connor Wickham dan Fabio Borini dalam skema 4-4-2. Pertandingan berjalan seimbang di babak pertama. MU kesulitan membongkar pertahanan Sunderland yang dimotori oleh dua mantan pemainnya, Wes Brown dan John O'Shea. Pola serangan MU terpusat dari dua sayapnya, yakni Ashley Young dan Nani. Pertandingan belum menginjak menit kesepuluh, MU sudah memiliki dua peluang, masing-masing lewat sepakan jarak jauh Ashley Young dan Juan Mata. Namun, peluang keduanya masih belum menemui sasaran. MU kembali mendapatkan peluang saat pertandingan berusia 20 menit. Melalui tembakan pojok yang diambil oleh Ashley Young, tandukan Patrice Evra masih terlalu lemah sehingga dengan mudah dipeluk oleh kiper Vito Mannone. Publik Old Trafford terhentak di menit ke-30. Berawal dari serangan balik cepat, Connor Wickham melepaskan umpan silang dari sisi kiri pertahanan MU. Bola kemudian disambar Sebastian Larsson dengan tembakan kaki kanan datar ke pojok kiri gawang. 1-0 Sunderland unggul. Usai gol itu, MU berupaya keras untuk menyamakan kedudukan. Patrice Evra melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-35. Namun, bola masih sedikit tinggi di atas mistar gawang Sunderland. Skor 1-0 bagi keunggulan Sunderland bertahan hingga babak pertama usai. Manchester United kian bernafsu dalam melakukan serangan di babak kedua untuk membalas ketertinggalan satu gol di babak pertama. Ryan Giggs pun menginstruksikan kedua bek sayapnya untuk maju dalam membantu serangan. MU hampir saja menyamakan kedudukan saat pertandingan menginjak menit ke-51. Sontekan Chicharito di muka gawang berhasil diblok oleh Wes Brown. Untuk menambah daya dobrak penyerangan timnya, Giggs memasukkan dua penyerang tambahan. Robin van Persie masuk menggantikan Juan Mata, sementara Danny Welbeck menggantikan Ashley Young. MU praktis bermain dengan formasi 4-3-3. Sunderland hampir saja menggandakan keunggulannya di menit ke-72. Jozy Altidore mengirimkan umpan silang datar dari sisi kiri pertahanan MU. Bola disambut sontekan kaki kanan Emmanuele Giaccherini. Namun, bola hanya membentur tiang sebelah kiri gawang. Semenit berselang, ganti MU yang gagal memaksimalkan sebuah peluang emas. Phil Jones mengirimkan umpan silang dari sisi kiri pertahanan Sunderland. Tetapi, sontekan van Persie di depan gawang masih belum menemui sasaran. Chicharito nyaris membawa MU menyamakan kedudukan di menit ke-81. Pemain asal Meksiko itu melepaskan tembakan kaki kanan keras dari dalam kotak penalti. Sayang, arahnya masih sedikit tinggi di atas mistar gawang. Skor 1-0 bagi keunggulan Sunderland tak berubah hingga akhir pertandingan. Susunan Pemain: Manchester United: De Gea; Jones, Ferdinand, Vidic, Evra; Nani, Carrick, Fletcher, Young; Mata; Hernandez. Sunderland: Mannone; Vergini, Brown, O'Shea, Alonso; Larsson, Cattermole, Colback; Johnson, Wickham, Borini.
Sunderland Beri Ryan Giggs Kekalahan Perdana di Old Trafford
BolaSkor - Sabtu, 03 Mei 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 24 September 2026
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Kamis, 24 September 2026
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Rabu, 23 September 2026
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Rabu, 23 September 2026
Kursi Manajer Manchester United Semakin Panas, Antonio Conte dan Julian Nagelsmann Jadi Kandidat
Selasa, 22 September 2026
Meski Baru Menang 2 Kali, Manchester United Tak Bisa Diremehkan
Selasa, 22 September 2026
5 Pemain Tinggalkan Skuad Inggris, Termasuk Duo Manchester United
Senin, 21 September 2026
Michael Carrick Melempem, Antonio Conte Bisa Jadi Opsi Menarik untuk Manchester United
Senin, 21 September 2026
Dapat Tudingan, Wasit Diyakini Tak Suka jika Manchester United Kalah
Senin, 21 September 2026
Berada di Peringkat 12 dengan 5 Poin, Manchester United Belum Sesuai Harapan
Senin, 21 September 2026
Hasil Fulham vs Manchester United: Matheus Cunha Selamatkan Setan Merah dari Kekalahan
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026