BolaSkor.com – Kepindahan bintang asal Mesir, Mohamed Salah, ke klub Turki Trabzonspor akhirnya resmi dikonfirmasi.
Winger berusia 34 tahun tersebut memutuskan untuk melanjutkan babak baru kariernya di Liga Turki setelah meninggalkan Liverpool dengan status free agents (tanpa klub).
Meski sempat gencar dikaitkan dengan kepindahan ke Arab Saudi maupun MLS, Salah memilih berlabuh ke Turki musim panas ini.
Sambutan luar biasa pun menyertainya dan Mo Salah disambut puluhan ribu pendukung yang hadir langsung untuk menyambut kedatangannya.
Baca Juga:
Terlalu Mahal, Liverpool Diminta Mundur dalam Perburuan Bradley Barcola
Siapakah Ibrahim Mbaye? Bintang Muda PSG yang Jadi Target Liverpool untuk Gantikan Mohamed Salah
Salah meninggalkan Anfield sebagai legenda usai mempersembahkan dua gelar Premier League, Liga Champions, Piala Dunia Antarklub, Piala Super Eropa, Piala FA, dua trofi Piala Liga, hingga Community Shield.
Kendati demikian, langkah sang pemain yang memasuki masa senja kariernya ini mengundang rasa heran dari legenda Liverpool, Jamie Carragher.
Mantan bek The Reds tersebut menilai Salah masih memiliki kapasitas untuk membela klub top Eropa.
Disindir Jamie Carragher

Mohamed Salah gabung Trabzonspor (x/Trabzonspor)
Carragher, yang acapkali mengkritik Salah di Premier League, mengaku terkejut karena ia sempat meyakini Salah bakal kembali merumput di panggung Serie A Italia, ketimbang memilih berkarier di Turki.
Saya yakin dia akan berakhir di AC Milan atau Juventus atau tempat seperti itu, mungkin gajinya yang menjadi masalah,
ujar Carragher soal Mo Salah dikutip dari Mirror.
"Saya tidak mengenalnya, jelas tidak pernah berbicara dengannya. Namun dia seperti Ronaldo, dia sangat terdorong, angka-angkanya sangat berharga baginya."
"Saya pikir, dia masih bisa melakukan ini di Turki, tetapi saya pikir dia ingin bermain di klub yang benar-benar bereputasi tinggi," lanjut Carragher.
Baca Juga:
Mohamed Salah Resmi Gabung Klub Turki, Ikat Kontrak Dua Tahun
Carragher menilai faktor gaji tinggi menjadi penghalang bagi klub-klub papan atas Eropa, meski ia berharap Salah bersedia menekan tuntutan gajinya demi proyek olahraga yang lebih bergengsi.
"Jelas tuntutan gajinya telah membuat beberapa orang mundur, tetapi saya pikir dia mungkin hampir menekan tuntutan tersebut sedikit demi mendapatkan klub yang lebih baik," imbuh Carragher.
Untuk pergi ke AC Milan atau Juventus atau siapa pun itu, bermain di San Siro, masih bermain di laga-laga besar, masih bermain di Eropa. Turki rasanya hanya seperti... Saya hanya berpikir dia lebih baik dari itu,
tegas Carragher.