Timnas Brasil harus bersusah payah kala melewati hadangan Chili pada babak 16 besar Piala Dunia 2014. Bermain di Estadio Mineirao, Sabtu (28/6) malam WIB, kedudukan imbang 1-1 bertahan hingga babak tambahan. Pertandingan pun akhirnya harus memasuki babak adu penalti. Tiga penendang Brasil, David Luiz, Marcelo, dan Neymar mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. Sementara, Chili hanya Charles Aranguiz dan Marcelo Diaz yang berhasil. Brasil pun menang 3-2. Meski melangkah ke babak 16 besar sebagai juara Grup A, permainan Brasil di fase Grup mendapatkan banyak kritikan.Scolari dianggap kurang mampu mengeluarkan kemampuan terbaik skuat bertabur bintang Brasil. Gaya permainan Brasil juga dinilai terlalu 'lembut'. "Kami mencetak gol. Kemudian, kami kebobolan gol yang berawal dari lemparan ke dalam. Hal ini tak bisa diterima dalam dunia sepak bola moderen. Setelahnya, kami mendapatkan tiga sampai empat kesempatan mencetak gol kemenangan," ungkap Scolari dinukil Goal. "Kami telah berdiskusi di ruang ganti setelah pertandingan. Kami merasa permainan kami bermain terlalu baik dan lembut kepada lawan. Saatnya bagi kami menunjukkan bahwa kami tak bisa seperti ini lagi," ia menambahkan. Lawan Brasil di babak perempatfinal adalah Timnas Kolombia, yang menundukkan Uruguay dua gol tanpa balas. Scolari menilai perjalanan timnya menuju final bakal sangat sulit. "Kami mengakui bahwa perjalanan menuju final bakal sangat sulit. Tapi, fans dan tim selalu memiliki hasrat besar untuk tampil sebagai juara. Kami memiliki kepercayaan diri tinggi dapat meuwujudkan impian tersebut," demikian Scolari.
Scolari: Saatnya Brasil Main Nakal!
BolaSkor - Minggu, 29 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Sabtu, 03 Oktober 2026
Jangan Lewatkan! Link Streaming India vs Brasil Live di Sini
Sabtu, 03 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming India vs Brasil: Pertama dan Bersejarah
Selasa, 29 September 2026
Link Streaming Australia vs Brasil pada Selasa (29/9), Live Sebentar Lagi di Sini!
Senin, 28 September 2026
Eks Pelatih Real Madrid Tak Punya Niatan Mengistirahatkan Raphinha, Barcelona Ketar-ketir
Jumat, 25 September 2026
Hasil Pertandingan: Brasil Nyaris Dikalahkan Australia
Jumat, 25 September 2026
Australia vs Brasil Disiarkan di Mana? Sedang Berlangsung di Link Streaming Ini!
Jumat, 25 September 2026
Link Streaming Australia vs Brasil, Live Sebentar Lagi di Sini!
Jumat, 25 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Australia vs Brasil: Menambah Jam Terbang
Kamis, 24 September 2026
Carlo Ancelotti Sindir Real Madrid soal Waktu Bermain Endrick
Senin, 21 September 2026
Barcelona Khawatir Raphinha Pergi Bela Timnas Brasil, Mengapa?
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026