BolaSkor.com - Tim Woodball Indonesia memulai perjalanan di ajang World Cup Woodball Championship 2026 dengan gemilang.
Dari ajang yang digelar di Perlis, Malaysia, tersebut, Skuad Merah Putih sudah menyabet dua medali emas.
Baca Juga:
Sukses Gelar Kejurnas Woodball 2026, IWbA Fokus ke Kejuaraan Dunia
Medali emas pertama diraih dari nomor Fairway Men's Team yang diperkuat oleh Eka Candra Aprilyanto, Moh Habibullah, Fachri Husaini, I Gede Prabawa Mapet Darma Nugraha, Erif Nurachmad Satrio Mulya, dan Ahmad Yopi Solpianda.
Sementara itu, di nomor Fairway Women's Double, Indonesia mengamankan medali emas dan perak usai dua perwakilan, yakni Bibit Setyaningati/Ika Yulianingsih dan Nur'Izza/Ardin berhadapan di partai puncak.
Bibit/Ika pulang dengan medali emas dari nomor tersebut, sedangkan Nur'Izza/Ardin menyabet medali perak.
Ketua Umum Indonesia Woodball Association (IWbA), Aang Sunadji, mengapresiasi pencapaian para atlet yang mampu menunjukkan kualitas terbaiknya di level dunia.
"Puji syukur, hasil sementara ini menjadi awal yang sangat baik bagi Tim Woodball Indonesia. Keberhasilan meraih dua medali emas dan terciptanya All Indonesian Final menunjukkan bahwa pembinaan woodball Indonesia berada di jalur yang tepat," ujar Aang dalam rilis yang diterima BolaSkor.com.
Saya mengapresiasi kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh tim yang telah berjuang membawa nama Indonesia di panggung dunia,
lanjutnya.
Berpotensi Tambah Pundi-pundi Medali
Tak hanya dua emas dan satu perak, tim Woodball Indonesia berpeluang untuk menambah pundi-pundi medali dari kejuaraan dunia tersebut. Pasalnya, masih ada beberapa nomor yang belum dipertandingkan.
Pada nomor Stroke, wakil Indonesia di single stroke putra dan putri berhasil melaju ke babak final dan akan berjuang memperebutkan gelar juara.
Selain itu, pertandingan di nomor double putra, double putri, dan mixed double stroke juga masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
IWbA optimistis para atlet mampu mempertahankan performa terbaiknya untuk menambah raihan medali sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama woodball dunia.
"Perjuangan belum selesai. Masih ada beberapa nomor yang akan dimainkan dan peluang meraih emas masih sangat terbuka. Kami berharap seluruh atlet tetap fokus, menjaga kondisi, dan tampil maksimal hingga akhir kejuaraan," tutur Aang.
Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia agar Tim Merah Putih dapat memberikan hasil terbaik," tutupnya.
Penulis: Gazza Roosaryatama