Pep Guardiola saat ini didaulat sebagai pelatih terbaik sepanjang masa Barcelona. Hal itu tak lepas dari prestasi gemilangnya dengan membawa Barca meraih 14 gelar selama empat musim masa baktinya. Perstasi terbaik Guardiola bersama Barca adalah pada tahun 2009. Juru racik berkepala plontos itu berhasil mempersembahkan enam gelar, yakni gelar La Liga, Piala Super Spanyol, Liga Champions, Piala Super Spanyol, Kejuaraan Dunia Antar Klub, dan Piala Raja. Pep mengundurkan diri dari jabatan pelatih pada 2011 lalu karena ingin beristirahat dari dunia sepak bola. Setelahnya, Barca dilatih oleh asistennya, Tito Vilanova, dan kini dibesut oleh Gerardo Martino. Barca mendapatkan predikat sebagai klub terbaik dunia di masa kepemimpinan Pep. Hal itu tak lepas dari gaya penyerangan Barca dengan mengandalkan umpan pendek cepat dalam segi tiga kecil yang dikenal dengan sebutan Tiki-Taka. "Kami harus berhenti memikirkan masalah ini. Kita tak bisa membandingkan dengan tim yang memenangkan enam gelar dalam semusim. Dalam berbagai hal, kita pasti kalah. Kami akan melangkah sedikit demi sedikit pada bulan Maret dan April. Lalu, kita lihat apa yang bisa kami lakukan," tegas Pique dilansir Goal. "Level ekspektasi kepada kami sama seperti di masa Guardiola. Martino terus belajar dan dia tahu benar bagaimana menjalankan Barca. Dia adalah profesional dan diterima dengan baik di ruang ganti. Saya angkat topi baginya," ia menyambung. Barca saat ini sedang mengalami masa sulit usai dikalahkan secara beruntun oleh Ajax Amsterdam di Liga Champions dan Athletic Bilbao di Liga Spanyol. Meski demikian, Barca berhasil melangkah ke babak 16 besar Liga Champions dan tetap menghuni pucuk klasemen Liga Spanyol.
Pique Muak Perbandingan Barca Guardiola & Martino
BolaSkor - Rabu, 04 Desember 2013
- #Gerardo Martino
- #Barcelona
- #Gerard Pique
- #Josep Guardiola
- #Liga Spanyol
- #Perbandingan Barca Guardiola Dan Martino
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 21 Oktober 2026
Klasemen Liga Champions Terbaru Usai Pertandingan PSG vs Barcelona: Blaugrana Terlempar
Rabu, 21 Oktober 2026
Hasil Liga Champions: PSG Bungkam Barcelona, Liverpool Menangi Drama Tujuh Gol
Selasa, 20 Oktober 2026
Nyaman di Liverpool, Ronald Araujo Sepenuhnya Tinggalkan Barcelona?
Selasa, 20 Oktober 2026
Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Laga Besar Liga Champions PSG vs Barcelona
Selasa, 20 Oktober 2026
Pelatih PSG Ungkap Cara Sederhana Hentikan Lamine Yamal
Selasa, 20 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming PSG vs Barcelona, Live di SCTV?
Selasa, 20 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming PSG vs Barcelona: Les Parisiens Sering Jadi Mimpi Buruk
Senin, 19 Oktober 2026
Jadwal Liga Champions Tengah Pekan, Ada Laga Apa Saja?
Senin, 19 Oktober 2026
Fokus Hadapi RB Leipzig, Real Madrid Belum Pikirkan El Clasico Akhir Pekan Ini
Senin, 19 Oktober 2026
Ricuh di Paris, Bagaimana Kabar Laga PSG vs Barcelona?
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026