BolaSkor.com – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menegaskan tidak akan memakai strategi yang rumit untuk meredam pergerakan Lamine Yamal.
Menjelang duel Liga Champions melawan Barcelona di Parc des Princess, Rabu (21/10) pukul 02.00 dini hari WIB, juru taktik asal Spanyol tersebut menyiapkan rencana yang sangat simpel.
Pria yang pernah melatih Barcelona itu menilai kuncinya ada pada penguasaan bola.
Baca Juga:
Prediksi dan Link Streaming PSG vs Barcelona: Les Parisiens Sering Jadi Mimpi Buruk
Menurutnya, menghentikan Yamal bukan berarti harus menempel sang pemain muda selama 90 menit penuh, melainkan memutus alur bola kepadanya.
Ini sangat sederhana: kami tidak boleh membiarkannya mendapatkan bola, karena jika dia memegangnya, dia adalah sebuah ancaman,
tutur Enrique di Bein Sports.
Ancaman Barcelona Bukan Semata dari Yamal
Lamine Yamal (Foto: @ChampionsLeague)
Pendekatan Enrique berfokus pada penguasaan bola secara tim. Dibandingkan hanya berfokus pada Yamal saat memegang bola di area berbahaya, PSG bertekad menghentikan skema serangan Barcelona sejak dari proses awal.
Cara terbaik untuk bertahan melawan Lamine adalah dengan memastikan Barca tidak menguasai bola,
tegas Enrique.
Namun, Enrique juga mengingatkan bahwa ancaman Barcelona tidak hanya datang dari satu pemain, melainkan juga dari nama-nama seperti Raphinha, Pedri, Anthony Gordon, hingga Rodri.
Baca Juga:
Di sisi lain, Enrique menolak menyamakan Yamal dengan megabintang Argentina, Lionel Messi.
Ia meminta publik tidak memberi beban perbandingan tersebut kepada talenta muda yang sedang naik daun itu.
"Lamine Yamal ingin menjadi Lamine Yamal. Kita tidak bisa membandingkannya dengan Messi atau siapa pun. Dia sangat cerdas dan harus terus menjadi dirinya sendiri," urai Enrique.