Inter Milan menjamu Lazio di pekan ke-36 Liga Italia, Minggu (11/5) dini hari WIB. Partai ini rencananya menjadi laga perpisahan kapten Javier Zanetti yang memutuskan gantung sepatu musim depan. Pelatih Walter Mazzarri tak menurunkan Zanetti sejak awal pada pertandingan ini. Mengusung formasi 4-4-2, Mazzarri mengandalkan duet Rodrigo Palacio dan Mauro Icardi di lini depan. Sementara, Lazio bertumpu pada trio Keita, Felipe Anderson, dan Klose dalam formasi 4-3-3. Inter Milan dikejutkan dengan gol kilat Lazio saat pertandingan belum genap berusia dua menit. Umpan tandukan Lorik Cana disontek masuk ke dalam gawang dengan kaki kanan oleh Giuseppe Biava. 1-0 Lazio unggul. Gol tersebut seolah melecut semangat para penggawa Inter Milan. Pasukan Nerazzurri berupaya terus menyerang dan mengurung pertahanan Lazio untuk mencetak gol balasan. Gol yang ditunggul Inter akhirnya hadir pada menit ketujuh. Melalui skema serangan balik cepat, Mateo Kovacic menyodorkan umpan terobosan matang ke dalam kotak penalti Lazio. Bola kemudian diteruskan Rodrigo Palacio dengan tembakan kaki kanan datar ke pojok kiri gawang. Skor sama kuat 1-1. Inter Milan berbalik unggul pada menit ke-34. Proses terjadinya gol kedua juga mirip dengan gol pertama. Kovacevic mengirim umpan terobosan matang dan dengan tenang dikonversi menjadi gol oleh Mauro Icardi. Dia pun merayakan gol tersebut dengan cara memeluk Zanetti di pinggir lapangan. 2-1 Inter unggul. Tiga menit berselang, Palacio menciptakan gol ketiganya. Yuto Nagatomo mengirimkan umpan silang dari sisi kanan pertahanan Lazio dan dengan tenang disambut sontekan kaki kanan Palacio. Skor 3-1 nagi keunggulan Inter bertahan hingga babak pertama usai. Inter Milan tetap tampil menyerang di babak kedua meski sudah memiliki keunggulan 3-1 pada babak pertama. Pergerakan Hernanes dan Mateo Kovacevic di lini tengah menjadi andalan Inter dalam membongkar pertahanan Lazio. Akhirnya, Javier Zanetti masuk di menit ke-52 menggantikan JOnathan. Pemain berkebangsaan Argentina itu pun mengenakan ban kapten dan seragam spesial di laga ini. Di ban kapten tertulis, Zanetti 4 ever, atau yang berarti Zanetti selamanya. Pun demikian dengan kostum yang ia kenakan. Tak lama kemudian, Diego Milito masuk menggantikan Rodrigo Palacio. Ini juga menandai pertandingan terakhir pemain asal Argentina itu. Publik Giuseppe Meazza pun memberikan tepuk tangan sebagai bentuk penghargaan terhadap dedikasinya. Inter berhasil mencetak gol keempatnya saat pertandingan menginjak menit ke-79. Menerima umpan Kovacevic, tendangan melengkung kaki kanan Hernanes bersarang mulus di jala mantan timnya. Inter unggul 4-1 hingga laga usai. Susunan Pemain: Inter Milan: Handanovic; Ranocchia, Samuel, Rolando; Jonathan, Hernanes, Kuzmanovic, Kovacic, Nagatomo; Icardi, Palacio. Lazio: Berisha; Biava, Cana, Dias; Gonzales, Onazi, Biglia, Pereirinha; Keita, Felipe Anderson; Klose.
Partai Perpisahan Zanetti Berbuah Kemenangan Telak Inter Milan
BolaSkor - Sabtu, 10 Mei 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 21 September 2026
Miris, Suporter Juventus Membelakangi Lapangan saat Mengheningkan Cipta untuk Legenda Inter
Minggu, 20 September 2026
Klasemen Sementara Serie A 2026/2027 Usai AS Roma dan Inter Imbang 2-2
Minggu, 20 September 2026
Hasil Pertandingan: AS Roma Ditahan Inter di Kandang, Barcelona Perpanjang Rekor Kemenangan
Sabtu, 19 September 2026
AS Roma vs Inter Milan Disiarkan ANTV? Ini Informasinya!
Sabtu, 19 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Venezia vs Lazio: Momen Il Biancocelesti untuk Kembali Menang
Sabtu, 19 September 2026
Cara Menonton, Jadwal, dan Link Live Streaming AS Roma vs Inter Milan
Sabtu, 19 September 2026
Prediksi Skor AS Roma vs Inter Milan Versi Superkomputer: Berbagi Poin?
Sabtu, 19 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming AS Roma vs Inter Milan: Duel Dua Klub Papan Atas Serie A
Jumat, 18 September 2026
Ironi, Serie A Punya 14 Pemain di Top 50, tetapi Hanya 5 yang Berasal dari Italia
Selasa, 15 September 2026
Klasemen Serie A Terbaru: AS Roma di Puncak, Juventus Tergelincir
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026