Afrika Selatan sebenarnya sanggup permainan Tim Samba di babak pertama. Terlihat dari penguasaan bola, Brasil hanya sanggup menguasai 53 persen berbanding 47 persen. Dari segi peluang, Tim tuan rumah sedikit lebih banyak, yakni enam peluang dimana dua kesempatan mengarah ke gawang. Selecao terlihat tampil lebih efektif, dua dari lima peluang yang dimiliki membuahkan gol. Dua gol keunggulan pasukan Scolari dicetak oleh Oscar menit 10 dan Neymar menit 43. Memasuki babak kedua, pasukan Scolari mengganti seragam. Jika di paruh pertama mengenakan kostum kuni-biru, di paruh kedua Neymar dan kolega memakai warna biru-biru, lengkap dengan strip hitam bertuliskan 46664 di lengan kiri setiap pemain. Itu adalah sebagai penghormatan kepada Mantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela yang ditangkap sebagai tahanan politik tahun 1964 dan menjadi tahanan ke-466 di penjara di Pulau Robben. Seperti diketahui, Mandela baru saja meninggal pada 5 Desember tahun lalu. Laga belum berlangsung lama, Neymar berhasil menjauhkan perolehan skor Brasil. Lepas dari jebakan off-side, bomber Barcelona itu sukses menaklukkan Williams usai menyambut umpan Fred. Menit 47, giliran Willian berpeluang mengemas gol. Namun sayang upayanya dari jarak dekat hanya melebar tipis ke sisi kiri gawang Afrika Selatan. Anak-anak asuh Felipe Scolari terlihat semakin meningkatkan penyerangan. Sementara Bafana Bafana coba menggunakan skema serangan balik. Tim besutan Gordon Igesund berkesempatan mempertipis keadaan menit 63. Bertarung dengan dua pemain bertahan Brasil, Ayanda Patosi cerdik melepaskan tembakan di muka gawang. Beruntung Julio Cesar tepat mengantisipasi datangnya bola meski sempat kehilangan posisi. Armada Scolari hampir saja meraih gol keempat pada menit 73, andai saja sepakan Alves tak mengenai kaki Williams. Gawang Afrika Selatan kembali bobol di menit 79. Fernandinho lakukan spekulasi dari jarak jauh. Bola pun meluncur kencang ke pojok kanan gawang Williams. Sebagai catatan, ini adalah gol internasional pertama Fernandinho bersama Brasil. Selanjutnya, Brasil akan menjalani dua laga persahabatan lagi melawan Panama pada 2 Juni nanti di Amerika Serikat dan Serbia tiga hari berselang di Sao Paolo, sebelum melakoni laga perdana di Piala Dunia kontra Kroasia pada 12 Juni. Selecao kukuhkan keperkasaan atas Afrika Selatan di laga ini. Neymar kembali mencatat namanya di papan skor kala mengemas gol di menit 90, memanfaatkan umpan sundulan Jo. Hingga laga usai, tak ada gol lagi tercipta. Susunan pemain Afrika Selatan: Williams, Ncongca, Matlaba, Khumalo (Xulu 20'), Nthethe, Furman, Jali (Zungu 55'), Serero, Claasen (Ndlovu 52'), Parker (Patosi 62'), Rantie (Manyisa 46') Brasil: Julio Cesar, Rafinha, Thiago Silva, David Luiz (Dante 64'), Marcelo (Alves 58'), Fernandinho, Paulinho (Luis Gustavo 45'), Oscar (Willian 45'), Hulk (Ramires 45'), Neymar, Fred (Jo 62')
Neymar Tri Gol, Brasil Bantai Afrika SelatanUji Coba Internasional
BolaSkor - Rabu, 05 Maret 2014
- #Neymar
- #Afrika Selatan
- #Brasil
- #Bafana Bafan
- #Oscar
- #Fernandinho
- #Felipe Scolari
- #Willian
- #Tim Samba
- #Neymar Dua Gol
Bagikan
BERITA TERKAIT
Sabtu, 29 Agustus 2026
Walau Perih, Gabriel Jesus Diminta Bertahan di Arsenal
Kamis, 20 Agustus 2026
Dikabarkan Masuk Islam, Roberto Carlos Angkat Bicara
Jumat, 07 Agustus 2026
Calon Lawan Timnas Indonesia Pertimbangkan Mundur dari FIFA ASEAN Cup demi Hadapi Brasil
Senin, 13 Juli 2026
7 Hal Unik dan Menarik dalam Sejarah Semifinal Piala Dunia
Sabtu, 11 Juli 2026
Profil Jayden Adams dan Misteri di Balik Kematian Pemain Afsel di Piala Dunia 2026
Senin, 06 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Brasil Tersingkir, Neymar Resmi Pensiun
Minggu, 05 Juli 2026
5 Pelatih dengan Kemenangan Terbanyak di Piala Dunia, Didier Deschamps Pertajam Rekor
Minggu, 05 Juli 2026
Superkomputer Prediksi Hasil Brasil vs Norwegia: Canarinho Punya Catatan Bagus di 16 Besar Piala Dunia
Minggu, 05 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Baru Main 14 Menit, Neymar Kecewa
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026