Dalam konfrensi pers kemarin malam waktu Johannesburg, Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma merangkum pernyataan bela sungkawanya dalam kalimat, “kami kehilangan putra terhebat.” Kepergian Mandela menutup bagian akhir perjuangan Afrika Selatan dalam membasmi apartheid. Sosok yang dikenal humoris ini tak hanya meninggalkan ranah kehidupan sosial yang berkaitan dengan nilai-nilai kemanusiaan, politik, sosial dan budaya. Lebih dari itu kematian seorang Nelson Mandela juga kehilangan besar bagi dunia olahraga. Salah satu kenangan paling mengesankan adalah ketika Mandela melangkah di lapangan sebelum final Piala Dunia Rugby 1995 di Johannesburg. Dalam balutan bendera negaranya, Mandela mengucapkan selamat pada tim Afrika Selatan, sekitar 63.000 fans yang memadati stadion spontan meneriakkan namanya, “Nelson! Nelson!” Peran Mandela juga kental dalam membantu Afrika Selatan menjadi negara Afrika pertama yang menggelar Piala Dunia. Sangat disayangkan, Mandela batal menghadiri pembukaan Piala Dunia 2010 karena bertepatan dengan sebuah tragedi kecelakaan mobil yang menewaskan cucunya. Meski begitu tokoh kelahiran 18 Juli 1918 ini meramaikan acara penutupan Piala Dunia 2010 di tengah gemuruh terompet vuvuzela. Presiden FIFA Sepp Blatter menyatakan rasa kehilangan amat mendalam, “ini menjadi saat berkabung yang mendalam, saya memberi hormat untuk orang yang luar biasa, mungkin salah satu humanis terbesar di zaman kita dan teman baik saya, Nelson Rolihlahla Mandela.” “Ketika dia dihormati dan disanjung fans yang memadati Soccer City Stadium di Johannesburg pada 11 Juli 2010, dia tampil sebagai manusia biasa, manusia dengan hatinya, dan itu salah satu pengalaman paling mengharukan yang pernah saya alami.” "Nelson Mandela tetap hidup di hati kita selamanya. Kenangan akan perjuangannya yang luar biasa melawan penindasan, serta karisma yang luar biasa dan nilai-nilai positif darinya akan hidup selamanya bersama kita," papar Blatter seperti dilansir situs resmi FIFA. Sebelum wafat, Mandela sempat beberapa bulan dirawat di Rumah Sakit akibat menderita infeksi paru-paru. Kini markas besar FIFA di Zurich akan mengibarkan bendera setengah tiang 209 anggotanya sebagai penghormatan terakhir sekaligus tanda berkabung bagi wafatnya Mandela.
Nelson Mandela juga Meninggalkan Dunia Olahraga
BolaSkor - Jumat, 06 Desember 2013
- #Bola
- #Nelson Mandela
- #Afrika Selatan
- #Sepak Bola
- #Bolaskor.com
- #Skor
- #Sepp Blatter
- #Piala Dunia 2010
- #Fifa
- #Afrika
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 13 Juli 2026
Kontroversi Kartu Merah Balogun di Piala Dunia 2026: Ketua Komdis FIFA Ternyata Ambil Keputusan Sendiri
Senin, 13 Juli 2026
Bukan Sekedar Wacana, Piala Dunia 2030 Bisa Diikuti 64 Tim
Minggu, 12 Juli 2026
Kontroversi Spidercam di Perempat Final, FIFA Tolak Protes Norwegia
Minggu, 12 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Thomas Tuchel Tidak Bahagia, Sebut Inggris Beruntung Bisa Menang Lawan Norwegia
Sabtu, 11 Juli 2026
Profil Jayden Adams dan Misteri di Balik Kematian Pemain Afsel di Piala Dunia 2026
Jumat, 10 Juli 2026
6 Hal yang Menjadi Tren di Piala Dunia 2026
Jumat, 10 Juli 2026
Beda Sikap FIFA soal Kartu Merah Folarin Balogun dan Jarell Quansah
Kamis, 09 Juli 2026
Di Tengah Hujan Kontroversi, Collina Sebut Performa Wasit Piala Dunia 2026 Memuaskan
Kamis, 09 Juli 2026
FIFA Tolak Banding Prancis, Michael Olise Tetap Terancam Absen di Semifinal
PILIHAN EDITOR
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026