BolaSkor.com - Pemuncak klasemen Serie A, Inter Milan, mengakhiri kutukan atau rekor buruk tiap kali memainkan laga besar.
Bertanding di pekan 25 Serie A melawan Juventus di Giuseppe Meazza, Minggu (15/02) dini hari WIB, Il Nerazzurri menang 3-2.
Tiga gol dari gol bunuh diri Andrea Cambiaso (17'), Pio Esposito (76'), dan Piotr Zielinski (90') dibalas oleh dua gol pemain Juventus, Andrea Cambiaso (26') dan Manuel Locatelli (83').
Baca Juga:
Buntut Kekalahan dari Inter Milan, Juventus Soroti Kinerja Wasit
Hasil Serie A: Gol Telat Zielinski Bawa Inter Milan Bekuk Juventus 3-2
Tidak Disiarkan ANTV, Berikut Jadwal dan Link Streaming Inter Milan vs Juventus
Juventus juga bermain dengan 10 pemain sejak Pierre Kalulu menerima kartu merah di babak pertama (meni 42').
Akhir Rekor Buruk di Laga Besar

Selebrasi Inter Milan (x/SerieA)
Pelatih Inter, Cristian Chivu, mengakui timnya sempat tertekan melawan Juventus karena sudah lama tidak mengalahkan klub-klub besar di Serie A, plus kesulitan bermain di laga besar.
"Musim ini kami ingin lebih fokus pada performa daripada hasil, tetapi seperti yang selalu Anda ingatkan, Inter belum pernah mengalahkan klub besar di Serie A selama dua tahun, jadi para pemain merasakan tekanan itu," tutur Chivu kepada Sky Sport Italia.
"Dengan semangat dan karakter, kami melakukan apa yang perlu kami lakukan untuk membawa pulang kemenangan."
"Saya akan membawa pulang tekad dan keinginan untuk selalu menyulitkan tim yang telah menimbulkan masalah bagi setiap lawan sejak Luciano Spalletti datang."
"Mereka adalah tim yang mengesankan, baik secara kolektif maupun individual," tambahnya.
Chivu juga berharap kemenangan atas Juventus itu menjadi titik mula perubahan Inter setiap kali bermain di laga besar, melawan tim besar lainnya.
"Saya harap pertandingan malam ini menjadi titik balik bagi hambatan mental dan bahkan fisik yang dialami tim ini," harap Chivu.
"Saya tidak menyukai penampilan mereka, kami tidak memiliki stamina atau ketajaman untuk melakukan apa yang telah kami persiapkan atau memainkan sepak bola kami."
"Pada akhirnya, saya akan menerima kemenangan ini, dan saya mencoba memberi tahu mereka bahwa mereka menang di Dortmund."
"Anda bisa merasakan malam ini kecemasan dari tim yang belum mampu memenangkan pertandingan besar selama dua tahun, itu sangat membebani mereka," urai Chivu.