Aksi gigitan Suarez kepada bek Italia, Giorgio Chiellini, di laga terakhir penyisihan Grup D Piala Dunia 2014 berbuah hukuman larangan bermain 9 laga internasional. Kemudian, bintang Liverpool itu juga dilarang beraktivitas di dunia sepakbola selama 4 bulan lamanya. Maradona yang tampil dalam acara televisi De Zurda, menilai FIFA telah memperlakukan Suarez sebagai pelaku kriminal. Dia menunjukkan dukungan kepada Suarez dengan mengenakan kaos bertuliskan 'Luis, kami bersamamu'. "Keputusan ini begitu memalukan. Siapa yang dibunuh Suarez sehingga mendapatkan hukuman ini? Mengapa FIFA tidak memborgol dia dan mengirimnya ke Penjara Guantanamo?" kata Maradona seperti dikutip Soccer Laduma. "Seorang pemain bekerja keras sepanjang tahun untuk bisa bermain di Piala Dunia. Luis mencetak 29 gol dan mereka menendang dia dari Piala Dunia dengan cara seperti ini. Sulit dipercaya," sambungnya. Maradona lalu berbicara mengenai legenda Prancis, Zinedine Zidane yang menanduk bek Italia, Marco Materazzi di final Piala Dunia 2006. Saat itu, Zidane justru mendapatkan gelar Pemain Terbaik. "Ingat Zinedine Zidane dan apa yang dia lakukan di final Piala Dunia 2006. FIFA memberinya Bola Emas," kata Maradona sembari tertawa.
Maradona: FIFA Perlakukan Suarez Seperti Penjahat
BolaSkor - Jumat, 27 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 23 Oktober 2026
Kembali Dapatkan Dukungan AFC, Gianni Infantino Lanjut Jadi Presiden FIFA?
Rabu, 14 Oktober 2026
Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Emil Audero Bermimpi ke Piala Dunia dengan Indonesia
Jumat, 09 Oktober 2026
Tidak Tertarik Gantikan Infantino, Ceferin Kembali Mencalonkan Diri sebagai Presiden UEFA
Kamis, 08 Oktober 2026
Jeda Internasional Empat Pekan, Virus FIFA Kian Parah: 60 Pemain Cedera
Rabu, 30 September 2026
Satu Kandidat Hilang, Supremo PSG Tak Tertarik Jadi Presiden FIFA
Sabtu, 26 September 2026
FIFA Ungkap Alasan Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Rabu, 23 September 2026
Dimulai dari Nol Pasca Gagal Lolos Piala Dunia Tiga Kali Beruntun, Italia Harus Melewati Era Kegelapan
Selasa, 22 September 2026
Alasan Mengapa Jeda Internasional Kali Ini Berlangsung Selama Tiga Pekan
Rabu, 02 September 2026
11 Momen Paling Berkesan Lionel Messi di Timnas Argentina
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026